Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 25 Maret 2026 | 07:46 WIB
Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN
Harga minyak dunia terus naik akibat krisis di Teluk. Amerika Serikat mendesak negara-negara sekutunya dan China untuk mengerahkan kapal perang untuk membuka Selat Hormuz. [Suara.com/Iqbal]
  • The Economist sebut energi Indonesia aman (low exposure, strong buffer) dibanding Vietnam.
  • Cadangan minyak 4,4 miliar barel mampu perkuat ketahanan energi nasional hingga 10 tahun.
  • Meski aman dari krisis global, publik diminta tetap bijak dalam pemakaian energi harian.

Suara.com - Badan Energi Internasional (IEA) baru saja merilis langkah antisipasi menghadapi gangguan pasokan energi global akibat memanasnya tensi geopolitik.

IEA menyarankan penghematan ekstrem, mulai dari membatasi perjalanan hingga beralih ke kompor listrik. Namun, bagi Indonesia, kondisinya ternyata jauh lebih stabil.

Pakar ekonomi dari Universitas Hasanuddin, Profesor Hamid Paddu, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu dilanda kecemasan berlebih.

Berdasarkan laporan terbaru dari media internasional asal Inggris, The Economist, ketahanan energi Indonesia dinilai jauh lebih tangguh dibandingkan banyak negara berkembang lainnya, termasuk Vietnam.

"Dari sisi ketahanan energi, kita lebih stabil. Dalam jangka menengah, kita tidak terlalu terpapar, semisal situasi geopolitik sekarang berlanjut," ujar Hamid, Selasa (24/3/2026).

Menurut Hamid, pengakuan dari dunia internasional ini bukan tanpa alasan. Indonesia dinilai sudah berada di jalur yang tepat (on the right track) dalam membangun benteng energi nasional. The Economist menempatkan Indonesia dalam kategori low exposure, strong buffer artinya memiliki paparan risiko rendah dengan bantalan ketahanan yang kuat.

Beberapa faktor kunci yang membuat Indonesia "sakti" menghadapi krisis adalah masifnya pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan kampanye kendaraan listrik, langkah Pertamina dalam menggarap Energi Baru Terbarukan (EBT), khususnya panas bumi (geothermal).

Selain itu Indonesia juga dinilai masih mengantongi cadangan minyak terbukti (proven reserves) sebesar 4,4 miliar barel yang cukup untuk memperkuat pasokan hingga 10 tahun ke depan.

Meski posisi Indonesia aman dari dampak konflik Iran-AS-Israel, Hamid tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak terlena. Langkah antisipasi tetap diperlukan, terutama untuk menjaga stabilitas dalam jangka pendek.

“Ya, tidak usah khawatir karena Indonesia sudah mempersiapkan. Namun, masyarakat memang perlu bijak dalam menggunakan energi,” tuturnya.

Keunggulan Indonesia kian terlihat saat dibandingkan dengan Vietnam. Meski sama-sama memiliki paparan rendah, skor resiliensi Indonesia jauh lebih tinggi karena Vietnam dinilai lebih rentan terhadap gangguan rantai pasok manufaktur global jika krisis energi memburuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik

Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:50 WIB

Terkini

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB