Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:18 WIB
Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?
Ilustrasi. CEO BlackRock, Larry Fink, menyebutkan bahwa lonjakan harga minyak mentah hingga menyentuh level US$ 150 per barel bukan sekadar angka, melainkan alarm bahaya yang bisa memicu resesi global yang tajam dan curam. Foto BBC Indonesia.
  • BlackRock ingatkan minyak US$ 150/barel picu resesi dunia yang tajam.
  • Kenaikan harga energi disebut 'pajak regresif' yang memukul kaum miskin.
  • Negara diminta pragmatis pakai energi fosil sekaligus agresif ke EBT.

Suara.com - Raksasa pengelola aset global, BlackRock, melontarkan peringatan keras terkait stabilitas ekonomi dunia. CEO BlackRock, Larry Fink, menyebutkan bahwa lonjakan harga minyak mentah hingga menyentuh level US$ 150 per barel bukan sekadar angka, melainkan alarm bahaya yang bisa memicu resesi global yang tajam dan curam.

Berdasarkan kurs saat ini (Rp 16.886/US$), harga tersebut setara dengan Rp 2,53 juta per barel. Fink menilai kenaikan biaya energi ini merupakan pukulan telak bagi masyarakat ekonomi lemah.

"Kenaikan harga energi adalah pajak yang sangat regresif. Ini lebih memengaruhi kaum miskin daripada kaum kaya," tegas Fink sebagaimana dikutip dari BBC, Rabu (25/3/2026).

Liar dan tidak terprediksi. Itulah gambaran pasar keuangan saat ini akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Para pelaku pasar masih terus mengalkulasi dampak akhir dari ketegangan geopolitik tersebut terhadap biaya energi global.

Fink memetakan dua skenario ekstrem bagi masa depan harga minyak. Pertama, jika konflik mereda dan Iran kembali diterima oleh komunitas internasional, harga minyak berpotensi melandai ke level sebelum perang.

Kedua, jika ketegangan berlanjut tanpa solusi, harga minyak diprediksi terbang ke angka US$ 150. Skenario inilah yang disebut Fink akan menyeret dunia ke dalam resesi yang dalam.

Menghadapi ketidakpastian ini, muncul desakan di berbagai negara, termasuk Inggris, untuk memperkuat produksi minyak dan gas domestik guna mengurangi ketergantungan impor di tengah instabilitas global.

Namun, Fink menekankan pentingnya sikap pragmatis dalam bauran energi. Menurutnya, negara-negara tidak boleh terjebak hanya pada satu sumber. Ketersediaan energi murah tetap menjadi kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan standar hidup.

"Gunakan apa yang Anda miliki tanpa ragu, tetapi juga secara agresif bergerak menuju sumber alternatif," pungkas Fink.

Ia memprediksi, jika harga minyak tertahan di level US$ 150 selama 3-4 tahun ke depan, transisi menuju tenaga surya dan angin akan bergerak jauh lebih masif di seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:47 WIB

Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran

Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:25 WIB

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:02 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:24 WIB

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:21 WIB

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:15 WIB

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:04 WIB

Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya

Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:42 WIB

BSI Habiskan Rp198 Miliar untuk Biayai Makan Bergizi Gratis

BSI Habiskan Rp198 Miliar untuk Biayai Makan Bergizi Gratis

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:35 WIB

IHSG Terus Merosot, Dana Asing yang Keluar Rp40,823 Triliun Sepanjang Tahun 2026

IHSG Terus Merosot, Dana Asing yang Keluar Rp40,823 Triliun Sepanjang Tahun 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:10 WIB