Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 02 April 2026 | 12:17 WIB
Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam
Harga kakao periode April 2026 turun 21,17 persen menjadi USD 3.190,63 akibat kelebihan pasokan internasional. [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi CPO April 2026 sebesar USD 989,63 per metrik ton akibat kendala suplai global.
  • Peningkatan harga referensi CPO tersebut berdampak langsung pada kenaikan bea keluar dan pungutan ekspor minyak kelapa sawit.
  • Harga referensi biji kakao periode April 2026 turun 21,17 persen menjadi USD 3.190,63 akibat kelebihan pasokan internasional.

Suara.com - Kementerian Perdagangan menetapkan kenaikan harga referensi minyak kelapa sawit mentah (CPO) untuk periode April 2026 di tengah dinamika global yang memengaruhi sektor komoditas. Di sisi lain, harga biji kakao justru mengalami penurunan tajam akibat kelebihan pasokan di pasar internasional.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, menyampaikan bahwa harga referensi CPO periode April 2026 mencapai USD 989,63 per metrik ton, naik 5,41 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

"Saat ini, HR CPO meningkat dibandingkan dengan periode Maret 2026. Peningkatan ini disebabkan adanya peningkatan permintaan yang tidak diikuti dengan peningkatan suplai akibat penurunan produksi, serta peningkatan harga minyak mentah akibat situasi geopolitik di Timur Tengah," ujarnya kepada wartawan, Rabu (1/4/2026).

Kenaikan harga ini berdampak langsung pada peningkatan bea keluar (BK) CPO yang ditetapkan sebesar USD 148 per metrik ton. Selain itu, pungutan ekspor (PE) juga ikut naik menjadi USD 123,7035 per metrik ton atau setara 12,5 persen dari harga referensi.

Penetapan harga referensi tersebut dihitung berdasarkan rata-rata harga dari beberapa bursa internasional dalam periode 20 Februari hingga 19 Maret 2026. Dalam periode tersebut, harga CPO di Bursa Indonesia tercatat USD 896,94 per metrik ton, Bursa Malaysia USD 1.082,31 per metrik ton, dan Rotterdam mencapai USD 1.319,84 per metrik ton.

"Sehingga, harga referensi bersumber dari Bursa CPO di Indonesia dan Bursa CPO di Malaysia. Sesuai dengan perhitungan tersebut, HR CPO ditetapkan sebesar USD 989,63/MT," kata Tommy.

Selain CPO, pemerintah juga menetapkan kebijakan terhadap produk turunannya seperti minyak goreng kemasan. Untuk produk refined, bleached, and deodorized (RBD) palm olein dalam kemasan bermerek dengan berat maksimal 25 kilogram, dikenakan bea keluar sebesar USD 33 per metrik ton.

Sementara itu, kondisi berbeda terjadi pada komoditas kakao. Harga referensi biji kakao periode April 2026 ditetapkan sebesar USD 3.190,63 per metrik ton, turun drastis hingga 21,17 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan ini turut menekan harga patokan ekspor (HPE) biji kakao yang kini berada di level USD 2.886 per metrik ton atau turun 22,46 persen secara bulanan.

baca juga

"Penurunan HR dan HPE biji kakao dipengaruhi peningkatan suplai seiring dengan membaiknya produksi di negara produsen utama, yang tidak diimbangi dengan peningkatan permintaan," tutur Tommy.

Untuk komoditas lainnya, pemerintah menetapkan harga patokan ekspor produk kulit yang relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, getah pinus mengalami kenaikan tipis menjadi USD 916 per metrik ton.

Di sektor kehutanan, beberapa produk kayu mengalami kenaikan harga patokan ekspor, terutama untuk jenis veneer dan kayu olahan tertentu. Meski begitu, sebagian jenis lain seperti merbau dan jati justru mengalami penurunan harga, mencerminkan dinamika permintaan global yang belum merata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inovasi Desa Perkuat Ekonomi Tanpa Merusak Ekosistem: dari Lebah, Kakao hingga Kopi Lokal

Inovasi Desa Perkuat Ekonomi Tanpa Merusak Ekosistem: dari Lebah, Kakao hingga Kopi Lokal

Lifestyle | Senin, 01 Desember 2025 | 09:24 WIB

Pengusaha Kakao Lokal Minta Insentif ke Pemerintah, Suku Bunga Bisa Tembus 12%

Pengusaha Kakao Lokal Minta Insentif ke Pemerintah, Suku Bunga Bisa Tembus 12%

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 12:26 WIB

Gaji Petani Kakao Indonesia Bisa Tembus Rp 10 Juta per Bulan, Ini Rahasianya

Gaji Petani Kakao Indonesia Bisa Tembus Rp 10 Juta per Bulan, Ini Rahasianya

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 23:12 WIB

Kemenkeu Siapkan Peremajaan Lahan Kakao 5.000 Hektar di 2026

Kemenkeu Siapkan Peremajaan Lahan Kakao 5.000 Hektar di 2026

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 20:47 WIB

Kakao Indonesia di Mata Dunia: Dihantam Black Campaign, Dianggap Mematikan Orang Utan

Kakao Indonesia di Mata Dunia: Dihantam Black Campaign, Dianggap Mematikan Orang Utan

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 18:58 WIB

Terkini

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

×