Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Dicky Prastya

Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?
Ilustrasi mobil pickup. [Dok Suara.com/AI]
baca 10 detik
  • BPS mencatat impor mobil pikap dari India dan Thailand senilai Rp975,8 miliar sepanjang periode Januari hingga Februari 2026.
  • PT Agrinas Pangan Nusantara mengadakan 160 ribu kendaraan pikap impor untuk mendukung operasional koperasi desa dengan anggaran Rp200 triliun.
  • Impor dilakukan karena spesifikasi kendaraan pikap sistem penggerak empat roda yang dibutuhkan tidak tersedia melalui produksi pabrikan lokal.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan impor kendaraan mobil pikap (pickup) mencapai 57,4 juta Dolar AS atau sekitar Rp 975,8 miliar selama periode Januari dan Februari 2026.

Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono menyampaikan kalau impor mobil pikap itu berasal dari India dan Thailand. Ia merinci bahwa komoditas itu masuk dalam kode HS 8704.21.26, yang merujuk pada kendaraan bermotor untuk angkutan barang dalam kondisi utuh atau completely built up (CBU).

"Pada Januari Februari ini sebesar 57,4 juta Dolar AS dengan negara asalnya itu India dan Thailand," kata Ateng dalam konferensi pers, dikutip Kamis (2/4/2026).

Hanya saja Ateng tak menjelaskan untuk apa tujuan impor mobil pikap Rp 975,5 miliar itu. Ia hanya mempersilakan untuk dikaji lebih dalam peruntukkan barang tersebut.

"Untuk identifikasi peruntukkanya, ini silakan perlu kajian lebih mendalam. Kami hanya mencatat yang tadi dari impor, negara asal, dan juga HS-nya. Alhamdulillah ini HS-nya bisa sampai dengan rinci ya. Silakan dikaji lebih dalam untuk peruntukkannya," ucap dia.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono saat konferensi pers virtual pada Rabu (2/4/2026). [Screenshot YouTube BPS]
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono saat konferensi pers virtual pada Rabu (2/4/2026). [Screenshot YouTube BPS]

Sementara itu Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan bahwa impor 160 ribu kendaraan pikap untuk kegiatan operasional koperasi desa/kelurahan merah putih (Kopdes Merah Putih atau KDMP) tak hanya berasal dari India, tapi juga China dan Jepang.

"Semua kendaraan sudah dilakukan pengadaannya, sebanyak 160 ribu (unit)," kata Joao pada Selasa (31/3/2026), dikutip dari Antara.

Joao mengatakan pihaknya memilih opsi impor karena spesifikasi kendaraan pikap yang menggunakan sistem penggerak empat roda (4WD/4-by-4/4x4) tidak diproduksi di Indonesia.

"Semua mobil yang ada di sini kan kalau 4x4 semuanya full impor. Tidak ada yang pembuatan lokal, tidak ada," ujar dia.

baca juga

Ia merinci, kendaraan angkutan barang dari sejumlah pabrikan otomotif seperti Hino, Mitsubishi, dan Isuzu dari Jepang, serta pabrikan otomotif China yaitu Foton, diimpor bersama dengan ribuan truk dan pikap dari India.

"160 ribu itu terdiri atas 13.600 dari Jepang atau dari Mitsubishi, 10 ribu dari Hino Jepang, 900 dari Isuzu Jepang. Foton 13 ribu dari China, baru sisanya dari India yang datang," ujar Joao.

Lebih jauh, Joao mengatakan total anggaran pengadaan kendaraan tersebut adalah sebesar Rp200 triliun, yang berasal dari alokasi pembangunan per kopdes/kel merah putih sebesar Rp3 miliar.

Namun, terkait data jumlah unit yang sudah berada di Indonesia dan siap disalurkan untuk kebutuhan kopdes/kel merah putih, Joao mengaku tidak memiliki data pasti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:27 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap

Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:15 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB

Timur Tengah Bergejolak, Petrokimia Gresik Bicara Nasib Soal Pasokan Sulfur

Timur Tengah Bergejolak, Petrokimia Gresik Bicara Nasib Soal Pasokan Sulfur

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 14:09 WIB

Terkini

Makan Sambal Tak Teras Pedas, Harga Cabai Lagi Mahal Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Makan Sambal Tak Teras Pedas, Harga Cabai Lagi Mahal Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Tak Terima, Malaysia Pertanyakan Injury Time Timnas Indonesia, Mengapa?

Tak Terima, Malaysia Pertanyakan Injury Time Timnas Indonesia, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duduk Perkara Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh 2 Menit Menjadi 7 Menit

Duduk Perkara Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh 2 Menit Menjadi 7 Menit

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Perkasa Hari Ini ke Level Rp17.947/USD

Rupiah Perkasa Hari Ini ke Level Rp17.947/USD

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:42 WIB

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:31 WIB

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

×