Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Dicky Prastya

Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB
Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun
Ilustrasi emas. (Freepik/wirestock)
baca 10 detik
  • BPS mencatat komoditas emas perhiasan mengalami deflasi sebesar 1,17 persen pada Maret 2026 setelah 30 bulan berturut-turut inflasi.
  • Inflasi bulanan Maret 2026 tercatat 0,41 persen, sementara inflasi tahunan mencapai 0,94 persen akibat kenaikan harga pangan dan energi.
  • Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi nasional dengan kenaikan harga pada komoditas beras serta daging.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan komoditas emas mengalami deflasi pada Maret 2026. Ini terjadi setelah 30 bulan berturut-turut emas mengalami inflasi.

"Komoditas emas perhiasan selama 30 bulan berturut-turut mengalami inflasi, dan baru saat ini komoditas emas mengalami deflasi," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dikutip Kamis (2/4/2026).

Ia menjelaskan, tingkat deflasi emas perhiasan pada Maret 2026 mencapai 1,17 persen secara month-to-month (mtm) dengan andil inflasi umum sebesar 0,03 persen.

Akibat deflasi beruntun itu, emas perhiasan menjadi komoditas yang memberikan andil terdalam terhadap kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, dengan kontribusi deflasi sebesar 0,37 persen.

Adapun kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi salah satu hal utama penyumbang deflasi Maret 2026, dengan tingkat deflasi sebesar 0,21 persen dan andil deflasi sebesar 0,01 persen.

Atang juga mengungkapkan kalau deflasi kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya pada Maret 2026 merupakan yang terendah dalam empat tahun terakhir.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono saat konferensi pers virtual pada Rabu (2/4/2026). [Screenshot YouTube BPS]
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono saat konferensi pers virtual pada Rabu (2/4/2026). [Screenshot YouTube BPS]

Inflasi Maret naik 0,94 persen yoy

Di saat yang sama, BPS melaporkan adanya kenaikan tekanan inflasi pada periode Maret 2026. Meroketnya harga sejumlah komoditas pangan dan energi menjadi pemicu utama terkereknya Indeks Harga Konsumen (IHK) di bulan ketiga tahun ini.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengungkapkan, inflasi bulanan (month-to-month/mtm) Maret 2026 tercatat sebesar 0,41%. Angka ini membawa IHK bergerak naik ke level 110,95, dibandingkan posisi Februari yang berada di angka 110,57.

"Pada Maret 2026 terjadi inflasi sebesar 0,41 persen secara bulanan. Sementara itu, jika ditarik secara tahunan (year-on-year), inflasi tercatat sebesar 0,94 persen," ujar Ateng dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

baca juga

Lonjakan inflasi ini utamanya disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 1,07% dengan andil mencapai 0,32%. Ateng merinci, komoditas "meja makan" seperti ikan segar dan daging ayam ras menjadi motor utama dengan andil masing-masing 0,06%.

Menyusul di belakangnya adalah beras dengan andil 0,03%. Sementara telur ayam ras, cabai rawit, minyak goreng, hingga daging sapi masing-masing memberikan kontribusi sebesar 0,02% terhadap laju inflasi.

Tak hanya urusan perut, sektor transportasi juga ikut memanas. Kenaikan harga bensin menyumbang inflasi 0,04%, disusul tarif angkutan antarkota sebesar 0,03%.

"Seluruh komponen penyusun inflasi mengalami kenaikan. Komponen harga bergejolak (volatile food) menjadi penyumbang utama dengan inflasi 1,58 persen dan andil 0,27 persen," tambah Ateng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:27 WIB

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 10:07 WIB

Midah Si Manis Bergigi Emas: Ketika Perempuan Menggugat Moralitas Semu

Midah Si Manis Bergigi Emas: Ketika Perempuan Menggugat Moralitas Semu

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 13:25 WIB

Harga Emas di Pegadaian Naik Signifikan Hari Ini, Kembali ke Rp 3 Jutaan

Harga Emas di Pegadaian Naik Signifikan Hari Ini, Kembali ke Rp 3 Jutaan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 08:04 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB

Terkini

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:19 WIB

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 04:50 WIB

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×