Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Dicky Prastya

Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB
Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun
Ilustrasi emas. (Freepik/wirestock)
baca 10 detik
  • BPS mencatat komoditas emas perhiasan mengalami deflasi sebesar 1,17 persen pada Maret 2026 setelah 30 bulan berturut-turut inflasi.
  • Inflasi bulanan Maret 2026 tercatat 0,41 persen, sementara inflasi tahunan mencapai 0,94 persen akibat kenaikan harga pangan dan energi.
  • Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi nasional dengan kenaikan harga pada komoditas beras serta daging.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan komoditas emas mengalami deflasi pada Maret 2026. Ini terjadi setelah 30 bulan berturut-turut emas mengalami inflasi.

"Komoditas emas perhiasan selama 30 bulan berturut-turut mengalami inflasi, dan baru saat ini komoditas emas mengalami deflasi," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dikutip Kamis (2/4/2026).

Ia menjelaskan, tingkat deflasi emas perhiasan pada Maret 2026 mencapai 1,17 persen secara month-to-month (mtm) dengan andil inflasi umum sebesar 0,03 persen.

Akibat deflasi beruntun itu, emas perhiasan menjadi komoditas yang memberikan andil terdalam terhadap kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, dengan kontribusi deflasi sebesar 0,37 persen.

Adapun kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi salah satu hal utama penyumbang deflasi Maret 2026, dengan tingkat deflasi sebesar 0,21 persen dan andil deflasi sebesar 0,01 persen.

Atang juga mengungkapkan kalau deflasi kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya pada Maret 2026 merupakan yang terendah dalam empat tahun terakhir.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono saat konferensi pers virtual pada Rabu (2/4/2026). [Screenshot YouTube BPS]
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono saat konferensi pers virtual pada Rabu (2/4/2026). [Screenshot YouTube BPS]

Inflasi Maret naik 0,94 persen yoy

Di saat yang sama, BPS melaporkan adanya kenaikan tekanan inflasi pada periode Maret 2026. Meroketnya harga sejumlah komoditas pangan dan energi menjadi pemicu utama terkereknya Indeks Harga Konsumen (IHK) di bulan ketiga tahun ini.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengungkapkan, inflasi bulanan (month-to-month/mtm) Maret 2026 tercatat sebesar 0,41%. Angka ini membawa IHK bergerak naik ke level 110,95, dibandingkan posisi Februari yang berada di angka 110,57.

"Pada Maret 2026 terjadi inflasi sebesar 0,41 persen secara bulanan. Sementara itu, jika ditarik secara tahunan (year-on-year), inflasi tercatat sebesar 0,94 persen," ujar Ateng dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

baca juga

Lonjakan inflasi ini utamanya disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 1,07% dengan andil mencapai 0,32%. Ateng merinci, komoditas "meja makan" seperti ikan segar dan daging ayam ras menjadi motor utama dengan andil masing-masing 0,06%.

Menyusul di belakangnya adalah beras dengan andil 0,03%. Sementara telur ayam ras, cabai rawit, minyak goreng, hingga daging sapi masing-masing memberikan kontribusi sebesar 0,02% terhadap laju inflasi.

Tak hanya urusan perut, sektor transportasi juga ikut memanas. Kenaikan harga bensin menyumbang inflasi 0,04%, disusul tarif angkutan antarkota sebesar 0,03%.

"Seluruh komponen penyusun inflasi mengalami kenaikan. Komponen harga bergejolak (volatile food) menjadi penyumbang utama dengan inflasi 1,58 persen dan andil 0,27 persen," tambah Ateng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:27 WIB

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 10:07 WIB

Midah Si Manis Bergigi Emas: Ketika Perempuan Menggugat Moralitas Semu

Midah Si Manis Bergigi Emas: Ketika Perempuan Menggugat Moralitas Semu

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 13:25 WIB

Harga Emas di Pegadaian Naik Signifikan Hari Ini, Kembali ke Rp 3 Jutaan

Harga Emas di Pegadaian Naik Signifikan Hari Ini, Kembali ke Rp 3 Jutaan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 08:04 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB

Terkini

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

IHSG Mulai Menghijau pada Awal Perdagangan, Pantau ENRG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:17 WIB

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

John Herdman Buka Suara Usai Timnas Indonesia Hujan Gol Lawan Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Perbandingan Aries vs Leo, Siapa yang Paling Dominan Saat Menjadi Pemimpin?

Perbandingan Aries vs Leo, Siapa yang Paling Dominan Saat Menjadi Pemimpin?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Harga HP Xiaomi Terbaru Oktober 2026 yang Dijual di Indonesia

Harga HP Xiaomi Terbaru Oktober 2026 yang Dijual di Indonesia

Tekno | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Short Selling Makin Diburu, 50 Investor Sudah Buka Rekening

Short Selling Makin Diburu, 50 Investor Sudah Buka Rekening

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3

Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:00 WIB

×