Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.394,125
LQ45 627,469
Srikehati 306,090
JII 380,924
USD/IDR 17.839

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

M Nurhadi

Minggu, 05 April 2026 | 10:12 WIB
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
Bendera Iran [Unsplash/Sina]

Rencana awalnya, megaproyek ini akan dibangun di Bojanegara, Banten, di bawah skema konsorsium gabungan di mana NIORDC memegang 40 persen saham, Pertamina menguasai 40 persen, dan sisa 20 persen dikantongi oleh korporasi asal Malaysia, Petrofield.

Meskipun restu dan izin administrasi telah dikantongi dari Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada tahun 2008, proyek strategis tersebut hingga kini belum pernah terwujud menjadi bangunan fisik operasional, tanpa alasan jelas.

Geliat kerja sama sempat berembus kembali pada tahun 2014 ketika sebuah korporasi migas asal Iran menyatakan komitmen mereka untuk memasok minyak mentah guna menghidupkan kilang-kilang pengolahan di Indonesia.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM pada masa itu, Naryanto Wagimin, seusai mendampingi delegasi Kementerian Energi Iran untuk bertemu dengan Menteri ESDM Sudirman Said, menegaskan antusiasme pemerintah dalam menyambut niat baik tersebut.

"Kami akan bahas lebih jauh dalam working group (tim teknis)," kata Naryanto.

Menurut klaim informasi dari pihak Kedutaan Besar Iran saat itu, spesifikasi teknis minyak mentah yang ditawarkan dinilai sangat presisi dan cocok dengan karakter kilang pengolahan milik PT Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah.

Namun sayang, kelanjutan dari hasil pertemuan tim teknis tersebut kembali menguap begitu saja.

Tawaran Kilang Bontang dan Realitas di Tahun 2026

Babak negosiasi berikutnya kembali terjadi pada tahun 2016. Saat itu, Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, menghadiri kegiatan Sidang Komisi Bersama di Jakarta.

baca juga

Dalam forum bilateral tersebut, Iran secara terbuka melayangkan proposal minat untuk membangun dua unit kilang minyak baru di wilayah Indonesia, menyasar sektor kilang swasta serta keterlibatan di Kilang Bontang untuk dikelola bersama dengan Pertamina.

Estimasi kapasitas pengolahan kilang yang diusulkan oleh pihak delegasi Iran berkisar antara 100.000 hingga 300.000 barel per hari.

Dalam paparannya mengenai kesiapan jaminan bahan baku, Wiratmaja menyampaikan, “Nanti supply crude-nya dari mereka,” menandakan kesanggupan Iran menjamin ketersediaan bahan mentah secara kontinu.

Meskipun demikian, realisasi pengerjaan fisik proyek energi ini selalu dihadang oleh restriksi finansial akibat sanksi ekonomi global yang dijatuhkan dunia barat kepada Iran, yang membuat banyak korporasi maupun lembaga perbankan ragu untuk mengeksekusi pendanaan.

Walaupun pengerjaan kilang terhambat, Pertamina sebenarnya sukses menjalin kemitraan pasokan komoditas gas LPG dengan volume mencapai 88.000 ton di tahun 2016 untuk kebutuhan nasional.

Hingga menginjak kuartal awal tahun 2026 ini, potret kerja sama infrastruktur fisik kilang minyak antara Indonesia dan Iran masih berada pada titik vakum tanpa proyek aktif yang berjalan di lapangan.

Penawaran-penawaran strategis dan proposal pembangunan kilang, seperti usulan untuk menggarap Kilang Bontang, nyatanya masih tertahan dalam tatanan wacana. Fokus kemitraan energi kedua negara saat ini murni bergerak pada rantai distribusi komoditas gas LPG serta sebatas pemetaan potensi investasi di sektor hulu migas.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Israel Serang Markas UNIFIL, Tiga Prajurit TNI Terluka

Kronologi Israel Serang Markas UNIFIL, Tiga Prajurit TNI Terluka

News | Minggu, 05 April 2026 | 09:05 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?

PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?

Your Say | Sabtu, 04 April 2026 | 17:06 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Terkini

Pemulihan Jaringan Listrik Pascagempa NTT

Pemulihan Jaringan Listrik Pascagempa NTT

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Empat Ahli Disiapkan Febrie Adriansyah dalam Sidang Praperadilan Hari Ini

Empat Ahli Disiapkan Febrie Adriansyah dalam Sidang Praperadilan Hari Ini

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Riset Ungkap Tekanan Finansial Warga RI, 38% Pendapatan Bulanan Habis buat Kebutuhan Keluarga

Riset Ungkap Tekanan Finansial Warga RI, 38% Pendapatan Bulanan Habis buat Kebutuhan Keluarga

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:58 WIB

IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir

IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:56 WIB

Kepala SPPG di Jember Mabuk dan Berantem dengan Relawannya Sendiri

Kepala SPPG di Jember Mabuk dan Berantem dengan Relawannya Sendiri

Jatim | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Festival Motor Lintas Genre Throttle Land 2026 Siap Manjakan Pecinta Roda Dua Jakarta

Festival Motor Lintas Genre Throttle Land 2026 Siap Manjakan Pecinta Roda Dua Jakarta

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba

Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba

Jogja | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri

Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri

Malang | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Daftar Bank Penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) Bebas Biaya dan Ketentuannya

Daftar Bank Penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) Bebas Biaya dan Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:41 WIB

Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu

Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu

Jogja | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:40 WIB

×