Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 05 April 2026 | 10:12 WIB
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
Bendera Iran [Unsplash/Sina]

Suara.com - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali menjadi sorotan tajam publik internasional belakangan ini. Iran mendadak menghadapi gempuran militer masif dari koalisi Amerika Serikat dan Israel atas tuduhan kepemilikan senjata nuklir, yang hingga kini pembuktiannya justru dinilai semakin tidak terbukti kuat.

Konflik bersenjata antara poros Iran-Israel-AS ini sendiri sebenarnya telah meledak secara drastis sejak Juni 2025 lalu.

Pemicunya adalah aksi serangan udara Israel yang menyasar fasilitas pengembangan nuklir Iran dan langsung dibalas dengan genderang perang terbuka oleh pihak Teheran.

Keterlibatan aktif militer AS dengan memasok persenjataan berat berupa bom penghancur bunker makin memperkeruh suasana, memicu ketegangan militer berkepanjangan hingga memasuki tahun 2026 yang dibumbui ancaman pengerahan pasukan darat serta sanksi global.

Di luar sengitnya pertempuran fisik dan pertarungan propaganda militer antara Iran melawan koalisi AS-Israel, negara yang kaya akan sumber daya energi tersebut sebenarnya memiliki jalinan sejarah yang sangat panjang terkait rencana investasi sektor energi di Indonesia.

Namun sayangnya, meskipun Iran berkali-kali menawarkan berbagai proposal proyek hilirisasi yang dinilai sangat menguntungkan bagi pemenuhan ketahanan energi nasional, pemerintah Indonesia sejak tahun 2014 terkesan tidak pernah memberikan tindak lanjut yang cukup serius.

Iran Negeri BBM Murah

Secara global, Iran diakui sebagai salah satu negara dengan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) paling murah di planet bumi.

Sebagai data pembanding, hingga periode Maret 2026 saja, harga eceran BBM di sana dilaporkan stabil di angka Rp450 hingga Rp500 per liter saja.

Nominal yang sangat murah bagi ukuran negara modern ini dapat terwujud berkat ketersediaan cadangan hidrokarbon raksasa yang melimpah, kebijakan kucuran subsidi energi masif dari anggaran negara, serta terdevaluasinya nilai mata uang rial.

Kondisi tersebut tentu berbanding terbalik dengan struktur harga komoditas energi di Indonesia. Sebagai pembanding utama, harga bahan bakar dengan klasifikasi paling murah yang disubsidi pemerintah saat ini adalah jenis Pertalite yang dipatok seharga Rp10.000 per liter.

Jurang harga yang menganga lebar ini menjadi alasan logis mengapa pengolahan pasokan energi dari Iran sempat diproyeksikan sangat bernilai ekonomis bagi publik Indonesia.

Kegagalan Proyek Strategis Tahun 2007 dan 2014

Melihat kembali lintasan sejarah, rekam jejak penjajakan kerja sama migas antara Jakarta dan Teheran ini sebenarnya sudah dimulai sejak lama. Pada tahun 2007, saat era kepemimpinan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono bersama mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, rencana pembangunan megaproyek kilang pengolahan sudah digulirkan secara serius.

Melalui anak BUMN migasnya, National Iranian Oil Refining and Distribution Company (NIORDC), Iran berencana menanam modal untuk membangun fasilitas pengolahan bahan bakar berkapasitas 300.000 barel per hari dengan nilai proyek mencapai 6 miliar dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Israel Serang Markas UNIFIL, Tiga Prajurit TNI Terluka

Kronologi Israel Serang Markas UNIFIL, Tiga Prajurit TNI Terluka

News | Minggu, 05 April 2026 | 09:05 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?

PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?

Your Say | Sabtu, 04 April 2026 | 17:06 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Terkini

Pengusaha Khawatir Pasar Ekspor Terganggu Imbas Pembentukan DSI, Begini Respons Danantara

Pengusaha Khawatir Pasar Ekspor Terganggu Imbas Pembentukan DSI, Begini Respons Danantara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:39 WIB

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis

IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:18 WIB

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:04 WIB

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:48 WIB

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:43 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:37 WIB

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:30 WIB

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:21 WIB

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18 WIB