Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 05 April 2026 | 14:14 WIB
Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik
Antrean kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Selasa (31/3/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Ketua Ikappi, Reynaldi, menyatakan kebijakan pembatasan BBM pada 5 April 2026 berisiko meningkatkan biaya logistik dan harga pangan.
  • Sistem distribusi pangan konvensional yang bergantung pada energi membuat fluktuasi harga komoditas sulit ditekan di berbagai wilayah.
  • Pemerintah disarankan memperkuat sentra produksi dalam negeri serta memperbaiki tata niaga pangan guna menstabilkan harga pasar secara alami.

Suara.com - Rencana kebijakan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah dinilai berisiko memberikan dampak berantai terhadap stabilitas harga pangan di dalam negeri.

Kekhawatiran ini muncul di tengah kondisi harga sejumlah komoditas di pasar tradisional yang hingga kini masih menunjukkan fluktuasi dan belum kembali ke level ideal.

Sekjen Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Reynaldi Sarijowan, menyoroti bahwa ketergantungan sektor distribusi pangan pada sistem konvensional menjadikan harga pangan sangat sensitif terhadap perubahan biaya energi.

Menurutnya, transportasi logistik merupakan komponen vital dalam menyalurkan bahan pangan dari produsen ke konsumen.

“Tentunya nanti (pembatasan BBM) akan berpengaruh (terhadap kenaikan harga pangan),” ujar Reynaldi saat memberikan keterangan pada Minggu (5/4/2026).

Reynaldi menjelaskan bahwa kebijakan penghematan energi, seperti pemberlakuan work from home (WFH), tidak serta-merta berdampak pada penurunan harga pangan.

Hal ini dikarenakan rantai pasok pangan tetap menuntut mobilitas tinggi yang tidak bisa digantikan oleh sistem kerja jarak jauh. Apalagi, Indonesia memiliki tantangan geografis yang luas untuk menjangkau wilayah pelosok.

Ia menambahkan bahwa distribusi dari sentra produksi menuju pasar membutuhkan biaya logistik yang besar.

Akses ke daerah terpencil yang sulit dijangkau akan mengonsumsi energi lebih banyak, sehingga setiap perubahan kebijakan BBM akan langsung membebani ongkos angkut.

baca juga

“Pendistribusian kita masih konvensional. Bagaimana dengan daerah-daerah pelosok yang kesulitan akses, tentu akan memakan energi yang besar,” tuturnya.

Harga Daging Sapi Masih Bertahan Tinggi

Kondisi harga komoditas saat ini pun terpantau masih beragam. Reynaldi mencontohkan harga daging sapi yang masih tertahan di kisaran Rp142.000 hingga Rp145.000 per kilogram.

Padahal, harga normal komoditas tersebut idealnya berada di rentang Rp125.000 sampai Rp130.000 per kilogram.

Tingginya harga ini dinilai kontradiktif dengan upaya pemerintah yang melakukan impor daging sapi untuk stabilisasi harga. Menurut Reynaldi, kenaikan biaya logistik yang dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak dunia turut memperberat beban distribusi sehingga harga di pasar sulit turun.

“Untuk daging sapi memang terjadi kenaikan. Ini kontradiksi dengan alasan impor daging sapi untuk stabilisasi, namun faktanya harga belum juga turun secara signifikan,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR: WFH Jumat Jadi Opsi Hemat Energi Nasional

DPR: WFH Jumat Jadi Opsi Hemat Energi Nasional

Video | Minggu, 05 April 2026 | 13:41 WIB

Awas Terjebak! Pindah ke EV Saat Krisis BBM Cuma Pindah Masalah

Awas Terjebak! Pindah ke EV Saat Krisis BBM Cuma Pindah Masalah

Otomotif | Sabtu, 04 April 2026 | 13:35 WIB

Sama-sama RON 92, Intip Perbedaan Formula BBM Pertamina Hingga Shell

Sama-sama RON 92, Intip Perbedaan Formula BBM Pertamina Hingga Shell

Otomotif | Sabtu, 04 April 2026 | 11:05 WIB

5 Kebijakan WFH Paling Nyeleneh di Dunia Imbas Perang, Indonesia Tak Ada Apa-apanya

5 Kebijakan WFH Paling Nyeleneh di Dunia Imbas Perang, Indonesia Tak Ada Apa-apanya

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 19:10 WIB

5 Motor Bekas Paling Irit dan Jarang Rewel, Hemat Biaya dan Minim Perawatan!

5 Motor Bekas Paling Irit dan Jarang Rewel, Hemat Biaya dan Minim Perawatan!

Otomotif | Minggu, 05 April 2026 | 07:35 WIB

Negara Asia Tenggara Alami Krisis BBM, Antrean Berjam-jam hingga Sekolah Diliburkan

Negara Asia Tenggara Alami Krisis BBM, Antrean Berjam-jam hingga Sekolah Diliburkan

Otomotif | Sabtu, 04 April 2026 | 17:10 WIB

Terkini

Pemuda Makassar Tewas Diduga Dikeroyok 20 Pelajar SMP

Pemuda Makassar Tewas Diduga Dikeroyok 20 Pelajar SMP

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:57 WIB

PM Anwar Ibrahim Cibir Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

PM Anwar Ibrahim Cibir Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Miras di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Milik Napi Koruptor Jimmy Masrin!

Miras di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Milik Napi Koruptor Jimmy Masrin!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:54 WIB

AC Makin Pintar, Pendingin Ruangan Ini Bisa Kenali Penghuni

AC Makin Pintar, Pendingin Ruangan Ini Bisa Kenali Penghuni

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang

Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Viral Fenomena 'Blue Fire' di Papandayan, Mengapa Bisa Terjadi?

Viral Fenomena 'Blue Fire' di Papandayan, Mengapa Bisa Terjadi?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Sejumlah Menteri Sudah Pakai Mobil Dinas Maung MV3 Garuda Limousine, Begini Penampakannya

Sejumlah Menteri Sudah Pakai Mobil Dinas Maung MV3 Garuda Limousine, Begini Penampakannya

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:48 WIB

Sarmuji dan Bamsoet Masuk Pemerintahan, Ini Sosok Calon Penggantinya di DPR RI

Sarmuji dan Bamsoet Masuk Pemerintahan, Ini Sosok Calon Penggantinya di DPR RI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:45 WIB

BRI Siapkan 41 Insan Jadi Penyuluh Antikorupsi Melalui PELOPOR 2026

BRI Siapkan 41 Insan Jadi Penyuluh Antikorupsi Melalui PELOPOR 2026

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:42 WIB

Menkeu Suahasil Lantik 17 Pejabat Pajak, Bea Cukai, hingga KSSK, Ini Daftarnya

Menkeu Suahasil Lantik 17 Pejabat Pajak, Bea Cukai, hingga KSSK, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:41 WIB

×