Laba PTBA Anjlok 42,5 Persen

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 06 April 2026 | 16:08 WIB
Laba PTBA Anjlok 42,5 Persen
Rapor merah membayangi PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sepanjang tahun buku 2025. Foto Yaumal-Suara.com
baca 10 detik
  • Laba bersih PTBA 2025 anjlok 42,5% ke Rp2,93 triliun akibat jatuhnya harga batu bara global.
  • Meski produksi naik 9%, profit PTBA tergerus dalam karena indeks Newcastle merosot 22%.
  • Dirut PTBA klaim efisiensi, namun pasar soroti penurunan tajam laba bersih emiten pelat merah.

Suara.com - Rapor merah membayangi PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sepanjang tahun buku 2025. Emiten pertambangan batu bara pelat merah ini terpaksa gigit jari setelah mencatatkan kejatuhan laba bersih yang cukup signifikan di tengah fluktuasi pasar komoditas global.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, PTBA hanya mampu membukukan laba bersih sebesar Rp2,93 triliun. Angka ini merosot tajam hingga 42,5 persen jika dibandingkan dengan perolehan tahun 2024 yang masih perkasa di angka Rp5,10 triliun.

Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, berdalih bahwa merosotnya profitabilitas perusahaan tak lepas dari koreksi harga jual rata-rata akibat indeks Newcastle yang anjlok hingga 22 persen.

"Meski harga jual rata-rata terkoreksi, PTBA mampu menjawab tantangan tersebut dengan peningkatan efisiensi operasional," ujar Arsal dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Namun, klaim efisiensi tersebut tampaknya kontras dengan realitas laba yang tergerus hampir separuh dari tahun sebelumnya. Meskipun EBITDA tercatat sebesar Rp6,08 triliun, pasar tetap menyoroti ketidakmampuan perseroan membentengi profit dari hantaman harga global.

Di tengah penurunan laba, PTBA justru terus memacu volume produksi hingga 47,2 juta ton (naik 9 persen) dan volume penjualan 45,4 juta ton. Namun, kenaikan volume ini tidak mengompensasi hilangnya pendapatan akibat jatuhnya harga pasar.

Perseroan juga terlihat jor-joran dalam belanja modal (capex) senilai Rp4,55 triliun yang dialokasikan untuk infrastruktur jangka panjang. Disisi lain PTBA mengalokasikan 54 persen total penjualannya untuk kebutuhan domestik demi menjaga ketahanan energi nasional. Untuk porsi ekspor tercatat sebesar 46 persen sebagai hasil dari langkah ekspansi dan diversifikasi pasar global perusahaan.

Untuk tahun 2026, PTBA mematok target produksi dan penjualan yang lebih tinggi, yakni 49,5 juta ton. Arsal menyatakan pihaknya akan menerapkan strategi penambangan selektif untuk menjaga daya saing.

"PTBA optimis dapat menjaga kinerja positif yang berkelanjutan untuk berkontribusi pada perekonomian bangsa serta menjaga ketahanan energi nasional,” ujarnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:40 WIB

Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas

Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Emiten DVLA dan Astra Garap Pasar Alkes Berbasis AI

Emiten DVLA dan Astra Garap Pasar Alkes Berbasis AI

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 08:04 WIB

Terkini

Kompleks DPR hingga MK di IKN Ditargetkan Rampung 2028

Kompleks DPR hingga MK di IKN Ditargetkan Rampung 2028

Foto | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Dukung MotoGP Jepang 2026 Motul Amankan Kemitraan Hingga 2030

Dukung MotoGP Jepang 2026 Motul Amankan Kemitraan Hingga 2030

Otomotif | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Jangan Sampai Kecolongan, DPRD DKI Minta Dinkes Gencarkan Skrining Influenza A

Jangan Sampai Kecolongan, DPRD DKI Minta Dinkes Gencarkan Skrining Influenza A

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Ratifikasi UNCAC Bukan Berarti Illicit Enrichment Otomatis Berlaku di Indonesia

Ratifikasi UNCAC Bukan Berarti Illicit Enrichment Otomatis Berlaku di Indonesia

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Febrie Adriansyah akan Ajukan Perlawanan Usai Didakwa Memeras dan Cuci Uang Ratusan Miliar

Febrie Adriansyah akan Ajukan Perlawanan Usai Didakwa Memeras dan Cuci Uang Ratusan Miliar

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Emiten AGRO Rombak Jajaran Direksi

Emiten AGRO Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:58 WIB

Polisi Tes Kejiwaan Perempuan Pelaku Penusukan Sopir Taksi Listrik di Jakut

Polisi Tes Kejiwaan Perempuan Pelaku Penusukan Sopir Taksi Listrik di Jakut

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:58 WIB

Epson Perkenalkan SureColor V4000, Printer UV Flatbed A1+ untuk Kebutuhan Custom Printing

Epson Perkenalkan SureColor V4000, Printer UV Flatbed A1+ untuk Kebutuhan Custom Printing

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Bitcoin Cs Lagi Kebakaran, Indeks CFX10 Merosot 2,83%

Bitcoin Cs Lagi Kebakaran, Indeks CFX10 Merosot 2,83%

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Polisi Mediasi 5 Siswi Bully Anak SD di Medan, Penyebab Diduga Gegara Postingan Medsos

Polisi Mediasi 5 Siswi Bully Anak SD di Medan, Penyebab Diduga Gegara Postingan Medsos

Sumut | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:51 WIB

×