Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

Ada Harapan Perang AS-Iran Usai, Wall Street Langsung Ngegas

Achmad Fauzi

Selasa, 07 April 2026 | 08:06 WIB
Ada Harapan Perang AS-Iran Usai, Wall Street Langsung Ngegas
ilustrasi indeks saham Wall Street yang langsung ngegas setelah ada harapan perang berakhir. [Unsplash].
baca 10 detik
  • S&P 500, Nasdaq, dan Dow Jones naik seiring harapan meredanya konflik geopolitik.
  • Pembicaraan antara AS dan Iran soal penghentian konflik dan pembukaan Selat Hormuz mengangkat optimisme investor.
  • Lonjakan harga minyak dan ketidakpastian geopolitik membuat pasar tetap waspada. 

Suara.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street kembali ditutup menguat pada awal pekan, setelah ada harapan meredanya konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.

Mengutip laporan CNBC, indeks S&P 500 naik 0,44 persen dan ditutup di level 6.611,83, menandai kenaikan untuk sesi keempat berturut-turut.

Sementara itu, Nasdaq Composite menguat 0,54 persen ke level 21.996,34, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,36 persen atau sekitar 165,21 poin ke posisi 46.669,88.

Penguatan pasar didorong oleh optimisme investor terhadap peluang tercapainya gencatan senjata antara AS dan Iran.

Sejumlah laporan menyebutkan kedua pihak tengah membahas skema penghentian konflik, termasuk potensi gencatan senjata selama 45 hari yang dapat menjadi jalan menuju perdamaian permanen.

ilustrasi indeks saham Wall Street yang langsung ngegas setelah ada harapan perang berakhir. [Unsplash].
ilustrasi indeks saham Wall Street yang langsung ngegas setelah ada harapan perang berakhir. [Unsplash].

Selain itu, terdapat pula laporan mengenai rencana pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai bagian dari kesepakatan, yang menjadi krusial bagi kelancaran distribusi energi global.

Namun demikian, Presiden AS Donald Trump tetap mengeluarkan peringatan keras. Ia menegaskan akan menyerang infrastruktur penting Iran jika negara tersebut tidak membuka kembali jalur strategis tersebut sebelum tenggat waktu yang ditentukan.

Di tengah dinamika tersebut, harga minyak dunia bergerak fluktuatif. Kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk Mei naik 0,78 persen menjadi 112,41 dolar AS per barel, sementara Brent menguat 0,68 persn ke level 109,77 dolar AS per barel.

Volatilitas pasar juga masih tinggi, tercermin dari indeks Volatilitas CBOE (VIX) yang bertahan di atas level 24 setelah pernyataan Trump.

baca juga

Chief Investment Officer Angeles Investments, Michael Rosen, menilai pasar masih meremehkan dampak gangguan energi global terhadap perekonomian.

"Dampak langsung dan jangka menengah dari gangguan energi ini, menurut saya, kemungkinan besar diremehkan oleh pasar, yang berarti harga energi akan tetap tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama," ujarnya seperti dikutip CNBC, Selasa (7/4/2026).

Dengan kondisi tersebut, pergerakan pasar diperkirakan masih akan dipengaruhi perkembangan geopolitik dan fluktuasi harga energi dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Brent Tembus 111 Dolar AS, Iran Syaratkan Ganti Rugi Perang

Harga Minyak Brent Tembus 111 Dolar AS, Iran Syaratkan Ganti Rugi Perang

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 10:25 WIB

Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi

Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 08:40 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

Terkini

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit

Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla

Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan

Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi

Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi

Surakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

×