Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Zulhas Akui Konflik Global Hantam Ekonomi RI: Karung Gabah Langka, Ongkos Pesawat Melejit!

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 07 April 2026 | 14:59 WIB
Zulhas Akui Konflik Global Hantam Ekonomi RI: Karung Gabah Langka, Ongkos Pesawat Melejit!
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), blak-blakan mengenai dampak ngeri konflik geopolitik global yang mulai merembet ke sendi-sendi ekonomi domestik. Foto Fakhri-Suara.com
  • Konflik global picu kelangkaan bahan baku plastik, hambat distribusi gabah akibat krisis karung.
  • Waktu logistik laut membengkak hingga 60 hari, picu kenaikan biaya distribusi barang nasional.
  • Harga avtur dunia melonjak, berdampak pada kenaikan tiket pesawat domestik hingga 13 persen.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), blak-blakan mengenai dampak ngeri konflik geopolitik global yang mulai merembet ke sendi-sendi ekonomi domestik. Tak main-main, gangguan rantai pasok kini menyasar sektor pangan hingga logistik udara.

Usai bertemu organisasi kemahasiswaan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (7/4/2026), Zulhas mengungkapkan bahwa ketegangan di Timur Tengah, terutama serangan melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, telah menciptakan efek domino yang nyata.

Salah satu dampak yang cukup mengejutkan adalah kelangkaan bahan baku plastik. Hal ini berujung pada sulitnya petani mendapatkan karung untuk mendistribusikan hasil panen.

"Plastik itu luar biasa naiknya. Tadi ada yang mengadu kepada saya dari Kalimantan Barat mau beli gabah, karungnya enggak ada. Karena karungnya dari plastik," ujar Zulhas dengan nada prihatin.

Bukan hanya urusan karung, sektor transportasi pun babak belur. Zulhas menjelaskan bahwa gangguan jalur pelayaran internasional memaksa kapal-kapal memutar arah, yang secara otomatis membengkakkan biaya dan waktu tempuh.

"Yang tadinya bisa 20 hari, sekarang bisa 60 hari. Tentu ongkos naik," jelasnya.

Kondisi ini diperparah dengan merangkaknya harga avtur. Menurut Zulhas, kenaikan harga bahan bakar pesawat ini memicu lonjakan biaya transportasi udara yang mencapai angka belasan persen.

"Avtur yang naik sehingga juga ongkos pesawat boleh (naik) 13 persen," tambahnya.

Meski tekanan dari sisi logistik dan bahan baku kian nyata, Ketua Umum PAN ini meminta masyarakat tidak panik. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan langkah antisipasi agar dampak konflik global tidak melumpuhkan ekonomi nasional.

Zulhas optimis Indonesia memiliki daya tahan yang lebih solid dibandingkan negara-negara lain yang mengalami guncangan serupa.

"Dibanding negara-negara lain, alhamdulillah kita jauh lebih siap dan kita jauh lebih baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran

Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:23 WIB

Iran Ejek Ultimatum Gila Trump yang Ingin Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Dalam 4 Jam

Iran Ejek Ultimatum Gila Trump yang Ingin Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Dalam 4 Jam

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:38 WIB

Viral! Wanita Israel Terhempas Ledakan Rudal, Ajaib Masih Bisa Bangkit dan Berjalan

Viral! Wanita Israel Terhempas Ledakan Rudal, Ajaib Masih Bisa Bangkit dan Berjalan

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:34 WIB

Terkini

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:05 WIB

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:53 WIB

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:38 WIB

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:38 WIB

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:20 WIB

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:16 WIB

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:05 WIB

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:59 WIB

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:54 WIB

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:41 WIB