Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Zulhas Akui Konflik Global Hantam Ekonomi RI: Karung Gabah Langka, Ongkos Pesawat Melejit!

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 07 April 2026 | 14:59 WIB
Zulhas Akui Konflik Global Hantam Ekonomi RI: Karung Gabah Langka, Ongkos Pesawat Melejit!
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), blak-blakan mengenai dampak ngeri konflik geopolitik global yang mulai merembet ke sendi-sendi ekonomi domestik. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Konflik global picu kelangkaan bahan baku plastik, hambat distribusi gabah akibat krisis karung.
  • Waktu logistik laut membengkak hingga 60 hari, picu kenaikan biaya distribusi barang nasional.
  • Harga avtur dunia melonjak, berdampak pada kenaikan tiket pesawat domestik hingga 13 persen.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), blak-blakan mengenai dampak ngeri konflik geopolitik global yang mulai merembet ke sendi-sendi ekonomi domestik. Tak main-main, gangguan rantai pasok kini menyasar sektor pangan hingga logistik udara.

Usai bertemu organisasi kemahasiswaan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (7/4/2026), Zulhas mengungkapkan bahwa ketegangan di Timur Tengah, terutama serangan melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, telah menciptakan efek domino yang nyata.

Salah satu dampak yang cukup mengejutkan adalah kelangkaan bahan baku plastik. Hal ini berujung pada sulitnya petani mendapatkan karung untuk mendistribusikan hasil panen.

"Plastik itu luar biasa naiknya. Tadi ada yang mengadu kepada saya dari Kalimantan Barat mau beli gabah, karungnya enggak ada. Karena karungnya dari plastik," ujar Zulhas dengan nada prihatin.

Bukan hanya urusan karung, sektor transportasi pun babak belur. Zulhas menjelaskan bahwa gangguan jalur pelayaran internasional memaksa kapal-kapal memutar arah, yang secara otomatis membengkakkan biaya dan waktu tempuh.

"Yang tadinya bisa 20 hari, sekarang bisa 60 hari. Tentu ongkos naik," jelasnya.

Kondisi ini diperparah dengan merangkaknya harga avtur. Menurut Zulhas, kenaikan harga bahan bakar pesawat ini memicu lonjakan biaya transportasi udara yang mencapai angka belasan persen.

"Avtur yang naik sehingga juga ongkos pesawat boleh (naik) 13 persen," tambahnya.

Meski tekanan dari sisi logistik dan bahan baku kian nyata, Ketua Umum PAN ini meminta masyarakat tidak panik. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan langkah antisipasi agar dampak konflik global tidak melumpuhkan ekonomi nasional.

baca juga

Zulhas optimis Indonesia memiliki daya tahan yang lebih solid dibandingkan negara-negara lain yang mengalami guncangan serupa.

"Dibanding negara-negara lain, alhamdulillah kita jauh lebih siap dan kita jauh lebih baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran

Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:23 WIB

Iran Ejek Ultimatum Gila Trump yang Ingin Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Dalam 4 Jam

Iran Ejek Ultimatum Gila Trump yang Ingin Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Dalam 4 Jam

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:38 WIB

Viral! Wanita Israel Terhempas Ledakan Rudal, Ajaib Masih Bisa Bangkit dan Berjalan

Viral! Wanita Israel Terhempas Ledakan Rudal, Ajaib Masih Bisa Bangkit dan Berjalan

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:34 WIB

Terkini

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:25 WIB

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:20 WIB

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:19 WIB

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:13 WIB

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09 WIB

PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput

PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:08 WIB

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:02 WIB

×