Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Zulhas: Berkat Prediksi Jitu Prabowo, RI Lebih Tangguh Hadapi Gejolak Global

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 07 April 2026 | 21:15 WIB
Zulhas: Berkat Prediksi Jitu Prabowo, RI Lebih Tangguh Hadapi Gejolak Global
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas). Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo jitu prediksi krisis global; kebijakan antisipatif langsung dijalankan.
  • Pemerintah percepat swasembada pangan dari target lima tahun menjadi hanya satu tahun.
  • Indonesia lebih siap hadapi krisis geopolitik dibanding negara lain meski logistik terdampak.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa Indonesia berada dalam posisi yang jauh lebih siap dibandingkan banyak negara lain dalam menghadapi badai krisis global. Gejolak yang dipicu konflik geopolitik di Timur Tengah ini dinilai telah diantisipasi dengan matang oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Zulhas mengungkapkan bahwa situasi dunia yang "sedang tidak baik-baik saja" sudah diprediksi sejak awal oleh Presiden Prabowo. Hal inilah yang mendasari lahirnya kebijakan strategis yang tepat sasaran.

"Kita bersyukur ya di waktu yang tepat punya Presiden juga yang tepat ya, Pak Prabowo, yang bisa mengantisipasi keadaan ini akan terjadi seperti ini. Bahwa akan ada perang, dunia yang tidak baik-baik saja sudah diprediksi, sehingga Presiden mengambil kebijakan yang tepat," ujar Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Menurut Ketua Umum PAN ini, pemerintah tidak sekadar menunggu bola. Sejumlah langkah antisipatif telah disiapkan jauh-jauh hari, mencakup penguatan sektor pangan, energi, hingga hilirisasi industri.

Bahkan, Zulhas menyebut ada instruksi khusus untuk melakukan percepatan pada program-program vital yang semula ditargetkan selesai dalam lima tahun.

"Pertama, kita harus swasembada pangan. Dua, kita harus swasembada energi. Tiga, kita harus hilirisasi. Nah, kebijakan-kebijakan yang sedianya lima tahun, dipercepat. Seperti pangan itu satu tahun," tegasnya.

Percepatan ini, lanjutnya, menjadi modal utama bagi ketahanan nasional di tengah ketidakpastian global yang masih menghantui ekonomi dunia.

Meski mengklaim posisi Indonesia lebih unggul dari negara lain yang kurang siap, Zulhas tetap bersikap realistis. Ia mengakui bahwa dampak krisis global tetap merembes ke pasar domestik, terutama pada sektor logistik dan ketersediaan bahan baku.

"Ya, memang ada beberapa saya akui dampak itu terasa ya," akunya di hadapan organisasi kemahasiswaan dan pemuda.

baca juga

Namun, ia memastikan pemerintah tidak tinggal diam. Langkah mitigasi terus dilakukan secara komprehensif mulai dari sektor peternakan, perikanan, perdagangan, hingga penguatan UMKM agar stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga.

"Jadi saudara-saudara, kita syukuri, saya sampaikan kepada teman-teman, keadaan kita jauh lebih baik dibanding negara-negara lain yang kurang siap," pungkas Zulhas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Buka Akses Istana untuk Pelajar, Ada Tur Edukatif hingga Diskusi

Prabowo Buka Akses Istana untuk Pelajar, Ada Tur Edukatif hingga Diskusi

Foto | Selasa, 07 April 2026 | 19:11 WIB

Jagung, Gula, hingga Telur Ayam Surplus Sambut El Nino Godzilla

Jagung, Gula, hingga Telur Ayam Surplus Sambut El Nino Godzilla

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:22 WIB

Zulhas Pasang Badan: Meski Dunia Membara, Stok Pangan RI Aman Hingga 2027!

Zulhas Pasang Badan: Meski Dunia Membara, Stok Pangan RI Aman Hingga 2027!

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 15:49 WIB

Terkini

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:25 WIB

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:20 WIB

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:19 WIB

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:13 WIB

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09 WIB

PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput

PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:08 WIB

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:02 WIB

×