Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Prabowo-Bahlil Gas Pol Ekosistem Kendaraan Listrik

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 10 April 2026 | 12:58 WIB
Prabowo-Bahlil Gas Pol Ekosistem Kendaraan Listrik
Presiden Prabowo Subianto (tengah) bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kiri), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia (kedua kiri), Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, Anindya N Bakrie (kedua kanan) dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (kanan) menekan tombol saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). [ANTARA FOTO/Anis Efizudin/YU]
baca 10 detik
  • Pemerintah percepat ekosistem EV demi tekan ketergantungan energi fosil dan emisi.
  • Menteri ESDM Bahlil siapkan insentif dan infrastruktur untuk kejar target elektrifikasi.
  • Presiden Prabowo tegaskan elektrifikasi transportasi adalah kunci kedaulatan energi nasional.

Suara.com - Pemerintah tancap gas mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV) di tanah air. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata menekan ketergantungan terhadap konsumsi energi fosil yang kian membengkak.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menegaskan, percepatan ini akan dilakukan melalui penguatan industri dari hulu ke hilir, penyediaan infrastruktur pendukung, hingga guyuran insentif untuk memperluas adopsi kendaraan listrik secara terintegrasi.

"Kami mendorong pemanfaatan energi bersih dan terbarukan ini lebih cepat dijalankan, termasuk melalui elektrifikasi di sektor transportasi. Ini bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan menekan emisi," ujar Bahlil usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik di Magelang, Jawa Tengah, dikutip Jumat (10/4/2026).

Bahlil menambahkan, saat ini pemerintah tengah menggodok berbagai skema insentif dan kemudahan birokrasi agar program elektrifikasi nasional ini berjalan sesuai target. Baginya, kunci utama adalah eksekusi yang nyata di level akar rumput.

"Yang penting implementasinya bisa jalan di lapangan. Kita dorong terus supaya realisasinya sesuai target," tegas mantan Menteri Investasi tersebut.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan kuat terkait kedaulatan negara. Menurut Presiden, transisi menuju energi bersih bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan strategis yang tidak bisa ditunda-tunda.

Prabowo menekankan bahwa penggunaan listrik dalam moda transportasi adalah kunci untuk melepaskan diri dari jeratan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) yang membebani fiskal negara.

"Salah satu langkah adalah akan menggunakan listrik, elektrifikasi. Memakai listrik untuk tidak lagi memakai terlalu banyak BBM dari fosil, dari karbon," tegas Prabowo.

Dengan sinergi antara penguatan industri lokal dan kebijakan insentif yang tepat, pemerintah optimistis Indonesia mampu memimpin pasar kendaraan listrik di Asia Tenggara sekaligus mencapai target emisi nol bersih di masa depan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:44 WIB

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Terkini

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

×