Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 14 April 2026 | 08:52 WIB
Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang
Ada barisan profesional yang justru mengandalkan ritual "nyeleneh" hingga takhayul demi mengais cuan di pasar modal. Foto ist.
  • George Soros gunakan nyeri punggung sebagai tanda peringatan dini portofolio.
  • Fenomena bulan purnama dan astrologi pengaruhi psikologi beberapa trader.
  • Strategi berbasis data tetap lebih unggul dibanding ritual atau angka keberuntungan.

Suara.com - Di dunia trading yang serba cepat dan penuh tekanan, rasa nyaman adalah barang mewah. Tak heran, banyak trader melakukan meditasi hingga menulis jurnal untuk menjaga mental.

Namun, tahukah Anda? Ada barisan profesional yang justru mengandalkan ritual "nyeleneh" hingga takhayul demi mengais cuan di pasar modal.

Melansir Elev8, salah satu kisah yang paling legendaris di jagat finansial adalah milik George Soros. Bukan grafik canggih, sinyal trading paling akurat Soros konon berasal dari punggungnya. Sang putra, Robert Soros, mengungkapkan bahwa jika ayahnya merasakan nyeri punggung bawah yang hebat, itu adalah alarm fisik bahwa ada yang salah dengan portofolionya. Tanpa ragu, Soros sering langsung menutup posisi trading-nya hanya karena sakit punggung tersebut.

Tak hanya sinyal tubuh, banyak investor yang memalingkan wajah ke langit. Ada kepercayaan bahwa fase bulan memengaruhi volatilitas pasar. Menariknya, studi ilmiah bertajuk "Are Investors Moonstruck?" menemukan bahwa imbal hasil saham memang cenderung lebih rendah di sekitar periode bulan purnama. Meski selisihnya tipis (3-5% per tahun), secara statistik ini dianggap signifikan.

Lalu ada Astrologi Keuangan. Beberapa trader memilih libur saat Merkurius sedang dalam posisi retrograde karena takut sial. Ada juga yang mengaitkan badai geomagnetik matahari dengan kecemasan investor yang memicu gejolak pasar. Namun, secara ilmiah, korelasi antara posisi planet dengan indeks saham seperti S&P 500 masih dianggap sangat lemah dan tidak konsisten.

Di Asia, angka 4 sering dihindari karena pelafalannya mirip dengan kata 'mati', sementara angka 8 menjadi primadona karena melambangkan kemakmuran. Hal ini bahkan memengaruhi psikologi harga order di pasar.

Bicara soal penampilan, trader legendaris Paul Tudor Jones punya cerita sendiri. Saat memprediksi market crash tahun 1987, ia konon mengenakan sepatu kets hitam "keberuntungan" untuk menjaga mentalnya tetap tangguh saat pasar global sedang rontok.

Meski ritual unik ini memberikan rasa aman secara psikologis, broker Elev8 mengingatkan bahwa bintang di langit bukan pengganti strategi. Ilmu pengetahuan memang menunjukkan beberapa korelasi aneh, namun korelasi bukanlah penyebab utama (kausalitas).

"Pasar bergerak karena data ekonomi, kinerja emiten, dan suku bunga bukan karena posisi Merkurius. Takhayul mungkin menambah warna, tapi jangan jadikan itu fondasi portofolio Anda," tulis Elev8.

Jadi, boleh saja Anda menyimpan potongan kuku seperti Pablo Picasso atau tidur menghadap utara ala Charles Dickens demi kreativitas. Tapi untuk urusan saldo akun trading, analisis teknikal dan manajemen risiko tetaplah mantra yang paling sakti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata Masalah Ini yang Bikin Investor Ritel Boncos di Pasar Saham

Ternyata Masalah Ini yang Bikin Investor Ritel Boncos di Pasar Saham

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:21 WIB

Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 06:38 WIB

Cuan di Awal, Bertahan di Akhir: Membedah Siklus Sunyi Pekerja Setiap Bulannya

Cuan di Awal, Bertahan di Akhir: Membedah Siklus Sunyi Pekerja Setiap Bulannya

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 06:00 WIB

Terkini

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:15 WIB

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:02 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:24 WIB

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:21 WIB

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:15 WIB

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:04 WIB

Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya

Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:42 WIB

BSI Habiskan Rp198 Miliar untuk Biayai Makan Bergizi Gratis

BSI Habiskan Rp198 Miliar untuk Biayai Makan Bergizi Gratis

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:35 WIB