Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 14 April 2026 | 06:38 WIB
Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026
ilustrasi reksadana.(Pexels.com/Alexandr Podvalny)
  • OJK dan BEI gelar Road to Pekan Reksa Dana 2026 di 5 kota besar untuk dongkrak literasi keuangan.
  • Bibit.id pelopori strategi Nabung Rutin (SIP) sebagai solusi investasi disiplin dan minim risiko.
  • Investor reksa dana RI melonjak drastis, tembus 19,84 juta orang pada Januari 2026.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan para pelaku industri pasar modal resmi menabuh genderang rangkaian kegiatan “Road to Pekan Reksa Dana 2026”.

Kegiatan strategis ini menyasar kota-kota besar mulai dari Surabaya, Semarang, Bandung, Medan, hingga Makassar. Tujuannya jelas: mengedukasi masyarakat agar tidak lagi sekadar menyimpan uang di bawah bantal, melainkan mulai merencanakan masa depan lewat instrumen reksa dana yang aman dan terukur.

Melalui kampanye seperti #ReksaDanaAja dan program PINTAR Reksa Dana, regulator ingin menyederhanakan stigma bahwa investasi itu rumit. Fokus utama gerakan ini adalah memperkenalkan investasi yang sesuai profil risiko namun tetap mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Senada dengan visi tersebut, aplikasi investasi digital Bibit.id turut mengambil peran sentral. Bibit terus konsisten mengampanyekan strategi Systematic Investment Plan (SIP) atau yang akrab dikenal dengan gerakan Nabung Rutin.

"Kami senang gerakan yang Bibit dorong sejak lama kini menjadi agenda bersama regulator dan industri. Bersama kita perkuat industri reksa dana untuk masa depan keuangan Indonesia yang lebih baik," ujar William, Head of PR & Corporate Communication Bibit.id.

Konsep SIP sendiri merupakan kombinasi ampuh antara the power of compounding dan Dollar Cost Averaging. Strategi ini mewajibkan investor menyetor dana dalam jumlah tetap secara terjadwal. Praktisi perencana investasi, Dede Suryanto, menekankan bahwa di era sekarang, fungsi menabung telah bergeser.

"Dulu menabung hanya simpan uang di bank yang nilainya tergerus inflasi dan pajak. Sekarang, menabung adalah menyimpannya di instrumen investasi yang menguntungkan seperti reksa dana," jelas Dede.

Indonesia tampaknya ingin mengekor kesuksesan India. Sejak kampanye "Mutual Fund Sahi Hai" diluncurkan di India pada 2017, aset kelolaan (AAUM) reksa dana di sana melonjak tajam hingga dua kali lipat dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Optimisme Indonesia bukan tanpa alasan. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan pertumbuhan investor yang eksponensial. Pada akhir 2022, jumlah investor reksa dana tercatat sebanyak 9,6 juta, namun per Januari 2026, angkanya melesat lebih dari dua kali lipat menjadi 19,84 juta investor.

Kolaborasi antara regulator dan platform digital seperti Bibit diharapkan menjadi katalisator agar lonjakan jumlah investor ini juga dibarengi dengan kedisiplinan investasi jangka panjang melalui strategi nabung rutin yang tepat sasaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aset Tembus Rp2.992 Triliun, OJK Perkuat Tata Kelola Dana Pensiun

Aset Tembus Rp2.992 Triliun, OJK Perkuat Tata Kelola Dana Pensiun

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 06:00 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:28 WIB

Terkini

Aset Tembus Rp2.992 Triliun, OJK Perkuat Tata Kelola Dana Pensiun

Aset Tembus Rp2.992 Triliun, OJK Perkuat Tata Kelola Dana Pensiun

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 06:00 WIB

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB