Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 14 April 2026 | 06:38 WIB
Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026
ilustrasi reksadana.(Pexels.com/Alexandr Podvalny)
baca 10 detik
  • OJK dan BEI gelar Road to Pekan Reksa Dana 2026 di 5 kota besar untuk dongkrak literasi keuangan.
  • Bibit.id pelopori strategi Nabung Rutin (SIP) sebagai solusi investasi disiplin dan minim risiko.
  • Investor reksa dana RI melonjak drastis, tembus 19,84 juta orang pada Januari 2026.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan para pelaku industri pasar modal resmi menabuh genderang rangkaian kegiatan “Road to Pekan Reksa Dana 2026”.

Kegiatan strategis ini menyasar kota-kota besar mulai dari Surabaya, Semarang, Bandung, Medan, hingga Makassar. Tujuannya jelas: mengedukasi masyarakat agar tidak lagi sekadar menyimpan uang di bawah bantal, melainkan mulai merencanakan masa depan lewat instrumen reksa dana yang aman dan terukur.

Melalui kampanye seperti #ReksaDanaAja dan program PINTAR Reksa Dana, regulator ingin menyederhanakan stigma bahwa investasi itu rumit. Fokus utama gerakan ini adalah memperkenalkan investasi yang sesuai profil risiko namun tetap mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Senada dengan visi tersebut, aplikasi investasi digital Bibit.id turut mengambil peran sentral. Bibit terus konsisten mengampanyekan strategi Systematic Investment Plan (SIP) atau yang akrab dikenal dengan gerakan Nabung Rutin.

"Kami senang gerakan yang Bibit dorong sejak lama kini menjadi agenda bersama regulator dan industri. Bersama kita perkuat industri reksa dana untuk masa depan keuangan Indonesia yang lebih baik," ujar William, Head of PR & Corporate Communication Bibit.id.

Konsep SIP sendiri merupakan kombinasi ampuh antara the power of compounding dan Dollar Cost Averaging. Strategi ini mewajibkan investor menyetor dana dalam jumlah tetap secara terjadwal. Praktisi perencana investasi, Dede Suryanto, menekankan bahwa di era sekarang, fungsi menabung telah bergeser.

"Dulu menabung hanya simpan uang di bank yang nilainya tergerus inflasi dan pajak. Sekarang, menabung adalah menyimpannya di instrumen investasi yang menguntungkan seperti reksa dana," jelas Dede.

Indonesia tampaknya ingin mengekor kesuksesan India. Sejak kampanye "Mutual Fund Sahi Hai" diluncurkan di India pada 2017, aset kelolaan (AAUM) reksa dana di sana melonjak tajam hingga dua kali lipat dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Optimisme Indonesia bukan tanpa alasan. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan pertumbuhan investor yang eksponensial. Pada akhir 2022, jumlah investor reksa dana tercatat sebanyak 9,6 juta, namun per Januari 2026, angkanya melesat lebih dari dua kali lipat menjadi 19,84 juta investor.

baca juga

Kolaborasi antara regulator dan platform digital seperti Bibit diharapkan menjadi katalisator agar lonjakan jumlah investor ini juga dibarengi dengan kedisiplinan investasi jangka panjang melalui strategi nabung rutin yang tepat sasaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aset Tembus Rp2.992 Triliun, OJK Perkuat Tata Kelola Dana Pensiun

Aset Tembus Rp2.992 Triliun, OJK Perkuat Tata Kelola Dana Pensiun

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 06:00 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:28 WIB

Terkini

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:12 WIB

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

×