Bahlil Beri Peringatan Harga BBM Nonsubsidi Bisa Naik Terus, Jika...

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 20 April 2026 | 17:55 WIB
Bahlil Beri Peringatan Harga BBM Nonsubsidi Bisa Naik Terus, Jika...
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia harga BBM nonsubsidi bisa terus alami kenaikan jika harga minyak dunia terus melonjak. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan harga BBM nonsubsidi di Indonesia berpotensi kembali naik mengikuti dinamika pasar minyak dunia.
  • Penyesuaian harga dilakukan pada produk seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex yang kini telah mengalami kenaikan tarif.
  • Pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar tidak akan mengalami penyesuaian harga sesuai regulasi yang berlaku.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memungkinkan harga BBM nonsubsidi bisa alami kenaikan kembali. Hal ini terjadi jika harga minyak dunia terus meroket.

Bahlil memastikan, khusus untuk BBM non subsidi penyesuaiannya mengikuti dinamika harga minyak global. 

"Saya katakan bahwa kalau yang untuk BBM non-subsidi, itu ada penyesuaian harga. Tahap pertama mungkin sekarang dilakukan seperti sekarang. Tahap berikutnya kita lihat penyesuaiannya," ujar Bahlil saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Senin (20/4/2026). 

Petugas mengangkat nozzle mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax Turbo usai melayani pelanggan di SPBU COCO Jalan Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom].
Petugas mengangkat nozzle mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax Turbo usai melayani pelanggan di SPBU COCO Jalan Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom].

Untuk diketahui, sejumlah produk BBM non subsidi mengalami kenaikan harga, seperti Pertamax Turbo naik menjadi Rp 19.400 per liter, sementara Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing melonjak ke angka Rp 23.600 dan Rp 23.900 per liter. 

Sementara untuk Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green tidak mengalami kenaikan harga. Pertamax masih dibanderol seharga Rp12.300 per liter dan Pertamax Green di harga Rp12.900 per liter. 

Terkait kedua produk tersebut, Bahlil mengaku tidak dapat memastikan harganya tetap stabil. Penentuan harganya tetap mengacu pada dinamika pasar minyak global. 

"Kalau harganya turun, ya enggak naik. Tapi kalau harganya begini terus (naik), ya mungkin pasti ada penyesuaian," katanya. 

Namun demikian, Bahlil menegaskan, harga BBM bersubsidi seperti, Pertalite dan Solar tidak mengalami penyesuaian.

"Karena kan yang bisa kita jamin, negara, pemerintah,  bisa menjamin itu kan adalah harga (BBM) subsidi. Dan itu kan Peraturan Menteri ESDM 2022 kan sudah jelas itu ada formulasinya," pungkas Bahlil.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil

Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 16:23 WIB

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tak Berpengaruh ke Orang Kaya

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tak Berpengaruh ke Orang Kaya

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 16:15 WIB

Harga LPG Non-Subsidi 'Terbang', Bahlil: Pemerintah Tak Campur Tangan, Ikut Harga Dunia!

Harga LPG Non-Subsidi 'Terbang', Bahlil: Pemerintah Tak Campur Tangan, Ikut Harga Dunia!

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 15:55 WIB

Terkini

Mac & Cheese: Kisah Kocak Dua Makanan yang Menemukan Persahabatan

Mac & Cheese: Kisah Kocak Dua Makanan yang Menemukan Persahabatan

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Tak Hanya Jualan Candi dan Keraton untuk Dongkrak Pariwisata, Jogja Bidik Javanese Wellness Tourism

Tak Hanya Jualan Candi dan Keraton untuk Dongkrak Pariwisata, Jogja Bidik Javanese Wellness Tourism

Jogja | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Ricuh Suporter Persita vs Persija Berujung Sanksi, Total Denda Tembus Rp130 Juta

Ricuh Suporter Persita vs Persija Berujung Sanksi, Total Denda Tembus Rp130 Juta

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away

Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Arti Bau Kemenyan atau Bunga Kantil di Rumah padahal Tidak Ada Wewangian

Arti Bau Kemenyan atau Bunga Kantil di Rumah padahal Tidak Ada Wewangian

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Rahasia Awet Muda BCL di Usia 40-an: Tolak Ubah Wajah, Pilih Cara Ini Agar Tetap Segar

Rahasia Awet Muda BCL di Usia 40-an: Tolak Ubah Wajah, Pilih Cara Ini Agar Tetap Segar

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:47 WIB

Leapmotor Sebut Penghapusan Ganjil Genap Bisa Pengaruhi Minat Beli Mobil Listrik

Leapmotor Sebut Penghapusan Ganjil Genap Bisa Pengaruhi Minat Beli Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Suahasil Bantah Gaji PNS Dicairkan Lewat Kopdes, Tetap dari Kas Negara

Suahasil Bantah Gaji PNS Dicairkan Lewat Kopdes, Tetap dari Kas Negara

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:37 WIB

Perempuan Pelaku Usaha Perlu Lebih dari Sekadar Modal untuk Berkembang

Perempuan Pelaku Usaha Perlu Lebih dari Sekadar Modal untuk Berkembang

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:33 WIB

BI Mau Cabut Izin PJP jika Gunakan QRIS untuk Transaksi Judol

BI Mau Cabut Izin PJP jika Gunakan QRIS untuk Transaksi Judol

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:30 WIB

×