IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

Achmad Fauzi

Selasa, 28 April 2026 | 17:07 WIB
IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900
Ilustrasi saham yang bergerak turun membuat IHSG berakhir melemah. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG melemah 0,48 persen ke level 7.072 pada Selasa, 28 April 2026 akibat ketidakpastian konflik Amerika Serikat dan Iran.
  • Pergerakan IHSG yang tertekan ini selaras dengan koreksi bursa Asia serta minimnya sentimen positif bagi pelaku pasar modal.
  • Bank of Japan mempertahankan suku bunga 0,75 persen sembari merevisi naik proyeksi inflasi serta menurunkan target pertumbuhan ekonomi Jepang.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terjun ke zona merah perdagangan, Selasa, 28 April 2026. Tekanan datang dari ketidakpastian global, terutama terkait konflik Amerika Serikat dan Iran yang belum menemukan titik terang.

Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG ditutup melemah 0,48 persen ke level 7.072,39. Pelemahan terjadi di tengah minimnya sentimen positif baru yang mampu mendorong pasar.

Kondisi ini juga sejalan dengan mayoritas bursa Asia yang ikut terkoreksi. Pelaku pasar masih mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dengan syarat pencabutan blokade oleh Amerika Serikat.

Namun hingga kini, belum ada kepastian terkait keputusan Presiden Donald Trump atas proposal tersebut, sehingga memicu ketidakpastian yang membebani pasar.

Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
IHSG terus Meloyo hingga nyaris ke level 6.900. [Suara.com/Alfian Winanto]

Secara teknikal, pergerakan IHSG masih menunjukkan tekanan. Hal ini tercermin dari pembentukan histogram negatif pada indikator MACD yang berlanjut, serta Stochastic RSI yang sudah memasuki area oversold.

IHSG bahkan sempat mendekati area gap di level 7.022 sebelum akhirnya ditutup di 7.072. Ke depan, indeks diperkirakan masih akan bergerak sideways dalam rentang 7.000 hingga 7.200.

Dari sisi global, Bank of Japan (BoJ) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 0,75% pada pertemuan April. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketidakpastian akibat konflik geopolitik dan kenaikan harga energi.

Menariknya, BoJ justru menaikkan proyeksi inflasi inti tahun fiskal 2026 menjadi 2,8 persen secara tahunan, dari sebelumnya 1,9 persen. Di sisi lain, proyeksi pertumbuhan ekonomi direvisi turun menjadi 0,5 persen dari sebelumnya 1 persen, meski ekonomi Jepang secara keseluruhan masih diperkirakan tumbuh moderat.

Pelaku pasar kini juga menantikan sejumlah data ekonomi penting. Dari Eropa, data Economic Sentiment diperkirakan turun ke level 94 pada April 2026 dari sebelumnya 96,6.

baca juga

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 30,32 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,48 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,10 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 352 saham bergerak naik, sedangkan 374 saham mengalami penurunan, dan 233 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada hari ini diantaranya, KOCI, ESIP, PPRE, LMPI, KJEN, LUCK, LAPD.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, JAWA, MBSS,PGUN, PSDN, PKPK, UDNG, FITT.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:53 WIB

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:58 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:20 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×