Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

IHSG Berbalik Arah, Dibuka Menguat Namun Langsung Merosot

Achmad Fauzi

Kamis, 30 April 2026 | 09:15 WIB
IHSG Berbalik Arah, Dibuka Menguat Namun Langsung Merosot
IHSG berbalik arah dari menguat ke melemah pada awal perdagangan hari ini. Foto Rina-Suara.com
  • IHSG di Bursa Efek Indonesia bergerak anjlok ke level 7.070 pada perdagangan Kamis pagi, 30 April 2026.
  • Sebanyak 3,27 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp1,53 triliun selama sesi perdagangan berlangsung.
  • Pasar diproyeksikan bergerak terbatas akibat tekanan jual investor asing serta kurangnya sentimen positif dari pasar global.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak dua arah di awal perdagangan, Kamis, 30 April 2026. IHSG dibuka menguat tipis ke level 7.103 atau 0,03 persen.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.05 WIB, IHSG justru anjlok 0,43 persen ke level 7.070.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,27 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,53 triliun, serta frekuensi sebanyak 177.200 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 234 saham bergerak naik, sedangkan 288 saham mengalami penurunan, dan 437 saham tidak mengalami pergerakan.

Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Usai libur Lebaran, IHSG sempat melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke level 7.084,62 dan bergerak berbalik arah menguat 1,05 persen atau naik 75 poin ke level 7.181,65 setelah beberapa menit dibuka. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].
IHSG berbalik arah dari menguat ke melemah pada awal perdagangan hari ini. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ADHI, HERO, INOV, ESIP, CSIS, APIC, PTPP.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya KONI, BOBA, MEGA, BLUE, SHIP, LAPD, UDNG.

Proyeksi IHSG

IHSG diperkirakan bergerak terbatas pada perdagangan hari ini, di tengah masih adanya tekanan jual dari investor asing serta minimnya sentimen kuat dari global.

Mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas, IHSG berpotensi bergerak dalam fase sideways dengan rentang support di level 7.000 dan resistance di 7.160.

Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,41 persen ke level 7.101,2 pada perdagangan Rabu (29/4/2026). Penguatan ini melanjutkan technical rebound setelah indeks sempat berada di area oversold dan mampu bertahan di atas level psikologis 7.000.

Meski demikian, tekanan pasar belum sepenuhnya mereda. Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 986 miliar di pasar reguler.

"Hal ini menunjukkan tekanan jual belum sepenuhnya mereda," tulis riset tersebut.

Dari sisi global, pergerakan bursa saham Amerika Serikat (AS) cenderung bervariasi. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,57 persen ke level 48.861,81. Sementara S&P 500 turun tipis 0,04 persen ke 7.135,95, dan Nasdaq Composite justru menguat 0,038 persen ke 24.673,24.

Di kawasan Asia, pergerakan pasar juga cenderung mixed. Hal ini dipengaruhi kabar dari Uni Emirat Arab yang berencana keluar dari OPEC, yang berpotensi mengubah peta suplai serta dinamika harga minyak global.

Selain itu, pelaku pasar juga mencermati arah kebijakan suku bunga Federal Reserve yang diproyeksikan tetap berada di level 3,75 persen.

BRI Danareksa menilai, sentimen menjelang libur panjang juga berpotensi menekan aktivitas transaksi di pasar saham domestik.

Dengan kondisi tersebut, investor disarankan mencermati sejumlah saham pilihan seperti CDIA, AKRA, dan SMDR yang dinilai memiliki potensi menarik dalam jangka pendek.

Secara keseluruhan, pergerakan IHSG dalam waktu dekat diperkirakan masih akan bergerak terbatas sambil menunggu katalis baru, baik dari dalam negeri maupun global.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wall Street Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Dunia Masih Jadi Biang Kerok

Wall Street Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Dunia Masih Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 07:53 WIB

Laporan Kinerja ISAT Kuartal I 2026, Buy atau Sell?

Laporan Kinerja ISAT Kuartal I 2026, Buy atau Sell?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 07:24 WIB

BBRI Jaga Margin di Tengah Gejolak Suku Bunga, Kinerja Kuartal I Lampaui Ekspektasi Pasar

BBRI Jaga Margin di Tengah Gejolak Suku Bunga, Kinerja Kuartal I Lampaui Ekspektasi Pasar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 06:52 WIB

Terkini

AS-Iran Damai: Pasar Melesat, Harga Minyak Diprediksi Terus Turun ke Level 70 Dolar

AS-Iran Damai: Pasar Melesat, Harga Minyak Diprediksi Terus Turun ke Level 70 Dolar

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:59 WIB

Utang Luar Negeri Membengkak Tembus Rp7.784 Triliun, Pemerintah Fokus Biayai 3 Sektor Ini

Utang Luar Negeri Membengkak Tembus Rp7.784 Triliun, Pemerintah Fokus Biayai 3 Sektor Ini

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:47 WIB

Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!

Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:18 WIB

PIK2 Jadi Magnet Investor, PANI Bukukan Laba Rp578 Miliar dan Tebar Dividen

PIK2 Jadi Magnet Investor, PANI Bukukan Laba Rp578 Miliar dan Tebar Dividen

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:02 WIB

BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 10:28 WIB

Rupiah Paling Perkasa di Asia, Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.726

Rupiah Paling Perkasa di Asia, Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.726

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:56 WIB

Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!

Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:38 WIB

Diikuti 45.000 Peserta, BTN Jakim 2026 Dorong Jakarta Menuju Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Diikuti 45.000 Peserta, BTN Jakim 2026 Dorong Jakarta Menuju Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:33 WIB

Investor Tahan Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp 2.729.000/Gram

Investor Tahan Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp 2.729.000/Gram

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:29 WIB

Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia

Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:23 WIB