Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Laba Bank Danamon Melesat 35% Jadi Rp 1,1 T di Kuartal I-2026

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 30 April 2026 | 11:46 WIB
Laba Bank Danamon Melesat 35% Jadi Rp 1,1 T di Kuartal I-2026
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) mengawali tahun 2026 dengan catatan gemilang. Anggota grup finansial global MUFG ini sukses membukukan laba bersih sebesar Rp 1,1 triliun pada kuartal I-2026, melonjak 35% secara tahunan (year-on-year/YoY). Foto ist.
  • Laba Danamon Q1-2026 melonjak 35% YoY menjadi Rp 1,1 triliun berkat efisiensi operasional.
  • Penyaluran kredit tembus Rp 216,2 triliun, tumbuh 9% didorong sektor korporasi dan konsumer.
  • Kualitas aset membaik dengan NPL turun ke 1,6% dan pencadangan kuat di level 290,6%.

Suara.com - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) mengawali tahun 2026 dengan catatan gemilang. Anggota grup finansial global MUFG ini sukses membukukan laba bersih sebesar Rp 1,1 triliun pada kuartal I-2026, melonjak 35% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Pertumbuhan laba yang signifikan ini ditopang oleh pendapatan operasional sebelum pencadangan (PPOP) yang naik 12% mencapai Rp 2,6 triliun. Direktur Utama Danamon, Nobuya Kawasaki, menyebut hasil ini merupakan buah dari strategi keseimbangan antara pertumbuhan kredit, penghimpunan dana, dan manajemen risiko yang ketat.

"Secara rinci, pertumbuhan kredit Danamon ditopang oleh berbagai lini bisnis," ujar Kawasaki dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2026).

Hingga 31 Maret 2026, total penyaluran kredit dan trade finance konsolidasian Danamon tumbuh 9% YoY menjadi Rp 216,2 triliun. Sektor Enterprise Banking & Financial Institution menjadi motor utama dengan kenaikan 11%, disusul SME Banking (9%), Consumer Banking (7%), dan Adira Finance (5%).

Tak hanya kredit, dari sisi pendanaan pun kinclong. Total simpanan nasabah (CASA dan Deposito) melonjak 16% YoY ke angka Rp 176,1 triliun. Bank berkode saham BDMN ini juga mencatatkan Net Interest Margin (NIM) yang kompetitif di level 7,6%.

Danamon juga berhasil memperbaiki kualitas asetnya. Rasio Non-Performing Loan (NPL) bruto turun ke level 1,6%, membaik 30 basis poin dari tahun lalu. Sementara itu, rasio Loan at Risk (LAR) tercatat di level 8,2%, atau membaik 2,4 poin persentase.

Untuk membentengi diri dari risiko ketidakpastian, Danamon mempertebal NPL coverage ratio hingga ke level 290,6%.

Salah satu pendongkrak performa Danamon di awal tahun ini adalah sinergi kuat dengan Adira Finance. Pinjaman sinergi (synergy loan) tercatat meroket 36% YoY, yang didorong oleh kesuksesan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta 2026.

Volume transaksi selama pameran otomotif tersebut naik 9% YoY dengan jangkauan lebih dari 580.000 pengunjung. Ke depan, Danamon berkomitmen mempercepat transformasi digital dan optimalisasi jaringan kantor untuk terus berkontribusi pada ekonomi nasional sepanjang 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dunia Lagi Nggak Menentu, Ini Resep Jaga Stabilitas Keuangan Biar Nggak Zonk

Dunia Lagi Nggak Menentu, Ini Resep Jaga Stabilitas Keuangan Biar Nggak Zonk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:35 WIB

OCBC Kantongi Laba Bersih Rp1,36 Triliun pada Kuartal I 2026

OCBC Kantongi Laba Bersih Rp1,36 Triliun pada Kuartal I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:19 WIB

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:52 WIB

Terkini

Dunia Lagi Nggak Menentu, Ini Resep Jaga Stabilitas Keuangan Biar Nggak Zonk

Dunia Lagi Nggak Menentu, Ini Resep Jaga Stabilitas Keuangan Biar Nggak Zonk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:35 WIB

AS Habiskan Rp 406 Triliun di Perang Iran, Inflasi 'Paman Sam' Melonjak

AS Habiskan Rp 406 Triliun di Perang Iran, Inflasi 'Paman Sam' Melonjak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:35 WIB

Pasar Lagi Goyang, Awas Emosi Bikin Cuan Melayang!

Pasar Lagi Goyang, Awas Emosi Bikin Cuan Melayang!

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:20 WIB

OCBC Kantongi Laba Bersih Rp1,36 Triliun pada Kuartal I 2026

OCBC Kantongi Laba Bersih Rp1,36 Triliun pada Kuartal I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:19 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:05 WIB

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:54 WIB

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:15 WIB

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:10 WIB

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:04 WIB

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:58 WIB