Tips Atur Properti, Mulai dari Desain Interior Ruang Terkoneksi Elektrik

M Nurhadi

Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:00 WIB
Tips Atur Properti, Mulai dari Desain Interior Ruang Terkoneksi Elektrik
Ilustrasi stop kontak Schneider Vivace E [Suara.com/Nhd]
baca 10 detik
  • Schneider Electric meluncurkan Vivace E untuk memenuhi kebutuhan estetika dan keamanan pada hunian serta ruang komersial modern.
  • Produk ini mengusung desain minimalis, ramping, dan frameless dengan berbagai pilihan warna untuk mendukung keselarasan visual interior ruang.
  • Vivace E telah memenuhi standar SNI dan sertifikasi IEC guna memitigasi risiko kelistrikan serta menjamin keselamatan pengguna properti.

Suara.com - Estetika kelistrikan kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai pelengkap teknis, melainkan telah menjadi elemen krusial yang menunjang nilai visual sebuah ruang bisnis sekaligus menjadi garda terdepan dalam sistem keamanan properti.

Dalam dunia arsitektur dan desain interior, detail kecil seperti perangkat kendali lampu dan titik daya listrik berfungsi untuk menjaga kesinambungan tema desain agar tetap bersih dan profesional.

Keselarasan visual ini memberikan impresi positif bagi operasional bisnis, sementara dari sisi fungsional, perangkat tersebut harus mampu memitigasi risiko kegagalan elektrikal yang dapat mengancam aset fisik maupun keselamatan pengguna.

Sebagai langkah untuk merespons kebutuhan pasar terhadap perangkat kelistrikan yang lebih terintegrasi, Schneider Electric menghadirkan Vivace E.

Peluncuran produk ini dilatarbelakangi oleh pergeseran cara masyarakat dalam mengelola ruang tinggal atau ruang kerja, di mana saat ini properti dipandang sebagai representasi gaya hidup, kebutuhan emosional, hingga nilai-nilai personal penghuninya.

Tren ini semakin kuat di Indonesia, di mana integrasi antara estetika material dan keamanan menjadi standar baru dalam meningkatkan kualitas hidup sehari-hari.

Dari Minimalisme ke Fungsi

Konsep desain interior global saat ini sedang bergeser dari sekadar gaya "Less is More" menuju pendekatan "Less but Better".

Minimalisme tidak lagi diartikan sebagai penciptaan ruang kosong yang hambar, melainkan sebuah proses kurasi elemen ruang yang lebih mendalam.

baca juga

Setiap komponen yang diletakkan dalam ruangan dituntut memiliki nilai fungsional, kualitas material yang tinggi, serta mampu memberikan kontribusi terhadap pengalaman emosional bagi pengguna ruang tersebut.

Pergeseran ini melahirkan tren warm minimalism, di mana hunian modern sering kali difungsikan secara multifungsi sebagai tempat bekerja sekaligus area pemulihan energi.

Dalam konteks ini, perangkat kelistrikan seperti sakelar harus mampu menyatu dengan dinding atau panel interior secara natural agar tidak merusak harmoni desain yang telah disusun.

Vivace e
Vivace e

Ariya Sradha, Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) DKI Jakarta, menekankan pentingnya integrasi elemen teknis tersebut.

“Dalam merancang sebuah hunian, detail kecil seperti sakelar dan stopkontak memiliki peran besar dalam menjaga kesatuan visual ruang. Desain yang terlalu menonjol atau tidak selaras dapat mengganggu keseluruhan komposisi. Karena itu, pendekatan desain yang clean, slim, dan frameless menjadi pilihan utama karena memungkinkan elemen tersebut menyatu secara natural dengan berbagai konsep interior,” jelasnya.

Selain faktor keindahan, aspek perlindungan tetap menjadi prioritas yang tidak dapat dikompromi. Risiko korsleting listrik yang berpotensi memicu kebakaran serta ancaman sengatan listrik menjadi perhatian utama bagi pemilik properti saat ini. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Tempat Tinggal, Hunian di Indonesia Kini Jadi Incaran Investasi

Bukan Cuma Tempat Tinggal, Hunian di Indonesia Kini Jadi Incaran Investasi

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:55 WIB

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:01 WIB

Di Balik Stabilitas Metropolitan Land: Strategi Cerdas Diversifikasi Bisnis Properti

Di Balik Stabilitas Metropolitan Land: Strategi Cerdas Diversifikasi Bisnis Properti

Video | Senin, 27 April 2026 | 21:45 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:13 WIB

Terkini

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

×