Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 24 April 2026 | 18:13 WIB
Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional
Ilustrasi properti perumahan. [Unsplash]
baca 10 detik
  • Pasar properti 2026 lebih rasional dan didominasi pembeli kategori end-user.
  • Stabilitas inflasi dan suku bunga KPR jadi kunci utama penentu permintaan rumah.
  • Infrastruktur dan reputasi pengembang kini lebih dipertimbangkan dibanding sekadar harga.

Suara.com - Wajah pasar properti Indonesia di tahun 2026 tampil beda. Bukan lagi soal aksi borong impulsif seperti era booming masa lalu, kini pasar bergerak lebih tenang, terukur, dan berbasis kebutuhan riil (end-user driven).

Kebijakan moneter ketat dari bank sentral global dalam dua tahun terakhir memang memaksa pembiayaan properti menjadi lebih selektif. Namun, di tengah bayang-bayang suku bunga, secercah harapan muncul dari inflasi domestik yang mulai jinak, memberi napas bagi daya beli masyarakat.

Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, menilai fundamental ekonomi nasional masih menjadi benteng utama. Menurutnya, konsumsi dan investasi dalam negeri tetap menjadi mesin pertumbuhan yang solid.

"Prospek ekonomi domestik kita masih cukup kuat. Prospek investasi dalam negeri juga masih cukup kuat," ujar Josua dalam Seminar Property Outlook bertajuk “Membaca Arah Perkembangan dan Peluang Pasar Properti di Tahun 2026” di Jakarta.

Josua menggarisbawahi bahwa stabilitas inflasi adalah kunci. Keputusan pemerintah menahan harga BBM bersubsidi dianggap sangat krusial dalam meredam gejolak harga yang bisa merembet ke sektor perbankan.

"Kalau inflasi terkendali, suku bunga juga diharapkan tidak naik banyak. Ini akan berpengaruh kepada KPR, karena 70 sampai 80 persen pembiayaan properti residensial ditopang oleh perbankan," imbuhnya.

Meski demikian, ia tak menampik adanya tantangan di kelas menengah. Kelompok penopang utama ini masih berjuang pulih sepenuhnya pascapandemi, dengan sebagian beralih ke sektor informal. Harapannya, kenaikan investasi dapat memicu penyerapan tenaga kerja yang nantinya mengerek daya beli properti.

Senada dengan Josua, pengamat properti Anton Sitorus melihat pasar saat ini memasuki fase yang lebih "dewasa". Jika dulu spekulasi merajalela, kini konsumen jauh lebih berhitung.

"Pasar properti hari ini lebih quiet, lebih rasional, dan lebih end-user driven," jelas Anton.

baca juga

Ia memotret adanya ketimpangan performa antar segmen. Sektor industri kini menjadi primadona dan ritel mulai merangkak naik, sementara pasar apartemen masih merayap pelan. Di mata Anton, infrastruktur tetap menjadi "dewa penolong" bagi nilai properti.

"Infrastruktur itu silent multiplier. Konektivitas datang lebih dulu, baru harga mengikuti," tuturnya.

Menariknya, perilaku konsumen kini bergeser. Harga bukan lagi satu-satunya penentu. Reputasi pengembang, kualitas proyek, dan kemudahan akses transportasi publik menjadi variabel yang tidak bisa ditawar.

"Timing memang penting. Tetapi sekarang selection lebih penting. Lokasi, tipe proyek, dan siapa pengembangnya sangat dipertimbangkan," tutup Anton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026

SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 17:51 WIB

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:16 WIB

BI Guyur Insentif Rp427,9 Triliun Buat Perbankan, Bank Asing Juga Kebagian

BI Guyur Insentif Rp427,9 Triliun Buat Perbankan, Bank Asing Juga Kebagian

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:26 WIB

Terkini

4 Shio Beruntung 11 September 2026, Giliran Beban Lama Lepas

4 Shio Beruntung 11 September 2026, Giliran Beban Lama Lepas

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 20:10 WIB

Soroti Isu Ketahanan Pangan, Ratusan Mahasiswa Lintas Kampus Ikuti Forum Rembuk Pangan di Jogja

Soroti Isu Ketahanan Pangan, Ratusan Mahasiswa Lintas Kampus Ikuti Forum Rembuk Pangan di Jogja

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 20:07 WIB

BRI Telah Menyalurkan KPP Rp12 Triliun, Mayoritas Penerima Kalangan UMKM

BRI Telah Menyalurkan KPP Rp12 Triliun, Mayoritas Penerima Kalangan UMKM

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 20:05 WIB

Prabowo Wacanakan Merger BMKG-Badan Geologi, DPR Usul BNPB Ikut Dilebur dalam Satu Kementerian

Prabowo Wacanakan Merger BMKG-Badan Geologi, DPR Usul BNPB Ikut Dilebur dalam Satu Kementerian

News | Kamis, 10 September 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Diaspora, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Perkuat Layanan Diaspora, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 20:00 WIB

Review Film Mayday: Laga Spionase Seru Berbalut Komedi yang Menghibur!

Review Film Mayday: Laga Spionase Seru Berbalut Komedi yang Menghibur!

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 20:00 WIB

BRImo Taiwan Menang Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Layani Kebutuhan Finansial Diaspora

BRImo Taiwan Menang Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Layani Kebutuhan Finansial Diaspora

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 19:57 WIB

Unisa Yogyakarta Sambut Mahasiswi Biarawati Katolik, Bukti Komitmen Inklusivitas

Unisa Yogyakarta Sambut Mahasiswi Biarawati Katolik, Bukti Komitmen Inklusivitas

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 19:53 WIB

BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi, Buka Akses Finansial Lebih Luas bagi Diaspora

BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi, Buka Akses Finansial Lebih Luas bagi Diaspora

Jatim | Kamis, 10 September 2026 | 19:53 WIB

BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Mudahkan Akses Finansial Diaspora

BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Mudahkan Akses Finansial Diaspora

Jabar | Kamis, 10 September 2026 | 19:50 WIB

×