Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:08 WIB
Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income
CBDK
baca 10 detik
  • PT Bangun Kosambi Sukses Tbk mencatatkan marketing sales sebesar 28% dari target tahun 2026 pada kuartal pertama tahun ini.
  • Pertumbuhan penjualan didorong oleh tingginya permintaan kaveling tanah komersial di kawasan strategis Central Business District PIK2 oleh pelaku usaha.
  • Perusahaan memperkuat basis pendapatan berulang melalui optimalisasi operasional gedung konvensi NICE dan rencana pembukaan hotel Hilton Jakarta PIK2.

Suara.com - Emiten PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) melaporkan capaian marketing sales sebesar 28% dari total target tahunan 2026 pada kuartal pertama tahun ini.

Realisasi awal tahun ini menjadi parameter penting bagi pelaku pasar dalam mengukur kekuatan fundamental perusahaan, terutama saat harga saham CBDK bertengger di posisi Rp4.630 per lembar.

Pertumbuhan penjualan pada periode ini didorong oleh tingginya permintaan kaveling tanah komersial di kawasan Central Business District (CBD) PIK2.

Pihak perseroan mengindikasikan bahwa minat pelaku usaha terhadap lahan strategis untuk ekspansi bisnis mulai menunjukkan pemulihan yang signifikan.

Pencapaian 28% dalam tiga bulan pertama dipandang sebagai indikator positif oleh para analis. Jika performa ini dapat dipertahankan hingga semester kedua, CBDK diyakini memiliki ruang yang cukup untuk menjaga stabilitas pendapatan serta memperkuat sentimen pasar terhadap pergerakan sahamnya.

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, menjelaskan bahwa perusahaan tetap konsisten pada strategi monetisasi kaveling komersial.

"Kami melihat adanya awal pemulihan appetite pelaku usaha untuk mengamankan lahan di lokasi strategis sebagai bagian dari keberlanjutan dan ekspansi usaha ke depan," ujar Steven dalam keterangannya kepada media, Minggu (3/5/2026).

Bagi kalangan investor, tren ini menjadi katalis penting. Keberhasilan penjualan di tahap awal sering kali menjadi landasan dalam membentuk ekspektasi kinerja keuangan untuk kuartal-kuartal berikutnya.

Namun, pergerakan harga saham ke depan akan tetap dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti fluktuasi suku bunga, daya beli di segmen properti premium, serta kondisi makroekonomi secara umum.

baca juga

Selain fokus pada penjualan unit, CBDK juga mulai memperkuat basis recurring income atau pendapatan berulang. Strategi ini dijalankan melalui optimalisasi operasional Nusantara Indonesia Convention Exhibition (NICE) serta rencana pembukaan hotel Hilton Jakarta PIK2 pada tahun mendatang.

Langkah diversifikasi ini dinilai strategis untuk mengurangi ketergantungan pendapatan dari sektor penjualan properti semata.

"Dengan telah beroperasinya NICE, yang merupakan salah satu area MICE terbesar di Indonesia, kami terus mendorong kegiatan MICE berskala nasional dan internasional dapat diselenggarakan di NICE PIK2," tambah Steven.

Di pasar modal, posisi saham pada level Rp4.630 per lembar menempatkan CBDK pada fase yang cukup sensitif. Apabila investor memandang capaian marketing sales ini sebagai bukti nyata keberhasilan ekspansi kawasan PIK2, maka saham berpotensi mendapatkan dukungan tambahan.

Namun sebaliknya, jika valuasi saat ini dianggap telah mencerminkan ekspektasi pertumbuhan di masa depan (priced in) atau melampaui realisasi kinerja, terbuka peluang bagi pelaku pasar untuk melakukan aksi ambil untung (profit taking). Kehati-hatian investor tetap diperlukan dalam mencermati konsistensi penjualan pada kuartal-kuartal selanjutnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan ringkasan informasi mengenai kinerja operasional emiten dan bukan merupakan rekomendasi jual atau beli saham. Investasi di pasar modal memiliki risiko fluktuasi harga; keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor dengan mempertimbangkan analisis fundamental dan teknikal secara mandiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fundamental Kuat Jadi Alasan Saham BBRI Masih Jadi Rekomendasi

Fundamental Kuat Jadi Alasan Saham BBRI Masih Jadi Rekomendasi

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:04 WIB

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:22 WIB

Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini

Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:57 WIB

IHSG Merana, BBCA Masih Dominasi Transaksi

IHSG Merana, BBCA Masih Dominasi Transaksi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:55 WIB

IHSG Terkapar ke Level 6.900 di Sesi I, 648 Saham Kebakaran

IHSG Terkapar ke Level 6.900 di Sesi I, 648 Saham Kebakaran

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 12:45 WIB

Dunia Lagi Nggak Menentu, Ini Resep Jaga Stabilitas Keuangan Biar Nggak Zonk

Dunia Lagi Nggak Menentu, Ini Resep Jaga Stabilitas Keuangan Biar Nggak Zonk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:35 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×