Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Waspada! Ini Penipuan yang Sering Muncul di Transaksi Digital

Achmad Fauzi

Selasa, 05 Mei 2026 | 08:13 WIB
Waspada! Ini Penipuan yang Sering Muncul di Transaksi Digital
Ilustrasi Transaksi Digital
baca 10 detik
  • OVO mendukung kampanye GEBER PK Bank Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penipuan transaksi digital.
  • Pelaku penipuan digital sering mencuri data pribadi korban melalui tautan berbahaya, file APK, serta penyebaran nomor layanan palsu.
  • OVO mengimbau masyarakat menjaga keamanan data melalui verifikasi ketat serta tidak membagikan kode OTP atau PIN kepada pihak lain.

Suara.com - Transaksi digital kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Mulai dari belanja, bayar tagihan, hingga kirim uang bisa dilakukan hanya lewat genggaman.

Namun di balik kemudahan tersebut, ancaman penipuan digital justru semakin meningkat dan kian beragam.

Platform pembayaran digital OVO menyoroti fenomena ini dengan mendorong masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang terus berkembang.

Hal ini disampaikan dalam dukungan terhadap Gerakan Bersama Edukasi Perlindungan Konsumen (GEBER PK) yang diinisiasi Bank Indonesia bersama pelaku industri.

Head of Strategy, Integrated Marketing Communication, OVO, Asep Haekal, mengatakan perusahaan percaya bahwa edukasi menjadi garis pertahanan pertama dalam menghadapi risiko penipuan digital.

Kode referral OVO terbaru 2024 tanpa syarat
Ilustrasi transaksi digital lewat Ovo

"Melalui dukungan terhadap GEBER PK, OVO mendorong masyarakat untuk lebih waspada dengan membiasakan langkah sederhana seperti cek dan verifikasi, serta memastikan transaksi hanya dilakukan melalui kanal resmi agar terhindar dari berbagai modus penipuan," ujarnya seperti dikutip di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Seiring meningkatnya penggunaan layanan digital, modus penipuan pun ikut berkembang. Tidak hanya memanfaatkan celah teknologi, pelaku juga kerap memanfaatkan kondisi psikologis korban, seperti rasa panik, terburu-buru, hingga kurangnya verifikasi saat bertransaksi.

Salah satu modus yang sering terjadi adalah penyebaran nomor layanan pelanggan palsu. Pelaku mencantumkan kontak tidak resmi di internet atau media sosial, lalu mengarahkan korban untuk menghubungi melalui aplikasi pesan instan.

Setelah itu, korban diminta memberikan data pribadi seperti OTP, PIN, hingga informasi akun, bahkan diarahkan melakukan transfer dengan dalih penyelesaian masalah.

baca juga

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk mewaspadai modus undangan digital atau file APK berisi malware, serta penawaran promo atau cashback palsu yang mengarah ke situs tidak resmi untuk mencuri data login pengguna.

Untuk meminimalkan risiko, OVO mengimbau masyarakat membiasakan langkah sederhana seperti tidak sembarangan mengklik tautan, tidak membagikan kode OTP atau PIN kepada siapa pun, serta selalu melakukan pengecekan sebelum menyelesaikan transaksi.

Prinsip yang diusung pun sederhana, jika ragu sebaiknya berhenti sejenak dan melakukan verifikasi terlebih dahulu. Edukasi ini menjadi bagian penting agar masyarakat tetap bisa menikmati kemudahan transaksi digital tanpa harus khawatir terhadap ancaman penipuan.

Melalui kampanye GEBER PK dengan pesan #KalauRaguStopDulu, OVO berharap kesadaran masyarakat terhadap keamanan digital semakin meningkat, sehingga tercipta ekosistem transaksi yang lebih aman, nyaman, dan terpercaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi

BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:01 WIB

Perkuat Ekosistem Ekonomi Terintegrasi, Bank Jakarta Pacu Transaksi Digital

Perkuat Ekosistem Ekonomi Terintegrasi, Bank Jakarta Pacu Transaksi Digital

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:37 WIB

Transaksi Digital Melonjak, Bank Mega Syariah Raup DPK Rp709 Miliar

Transaksi Digital Melonjak, Bank Mega Syariah Raup DPK Rp709 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:42 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×