Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:19 WIB
Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa
Ilustrasi batik. Foto ist.
baca 10 detik
  • Hawien Wilopo sukses bangun Batik Gunung Kendil berbekal hobi gambar sejak SD.
  • Omzet pulih pascapandemi berkat pendampingan digital & pameran global Rumah BUMN SIG.
  • Produk Batik Lasem Rembang sukses tembus pasar Belanda, Jerman, hingga Jepang.

Suara.com - Berawal dari hobi menggambar sejak duduk di bangku sekolah dasar, Hawien Wilopo kini sukses mentransformasi bakatnya menjadi pundi-pundi rupiah yang menggiurkan. Melalui merek Batik Tulis Lasem Gunung Kendil, pria asal Rembang, Jawa Tengah ini berhasil membawa wastra nusantara menembus pasar mancanegara.

Kepiawaian Hawien dalam menorehkan tinta canting menciptakan perpaduan motif modern tanpa meninggalkan pakem tradisional Batik Lasem. Hasilnya, produk Gunung Kendil mendapat tempat spesial di hati kolektor lokal hingga internasional. Setiap bulannya, sedikitnya 150 karya berupa kain dan pakaian jadi ludes terjual dengan omzet mencapai Rp150 juta per tahun.

Namun, perjalanan Hawien tidaklah selalu mulus. Ia mengaku tidak memiliki latar belakang pembatik profesional. Langkahnya dimulai pada 2010 saat membantu desain teman, hingga akhirnya nekat membuka usaha sendiri pada 2012 setelah mengikuti pelatihan.

"Usaha saya ramai saat itu, sampai akhirnya pandemi Covid-19 membuat penjualan menurun. Alhamdulillah, saya bergabung dengan Rumah BUMN (RB) Rembang pada 2021," kenang Hawien.

Keputusan bergabung dengan RB Rembang yang dikelola oleh PT Semen Gresik di bawah naungan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjadi titik balik. Di sana, Hawien mendapatkan pendampingan intensif, mulai dari manajemen usaha hingga optimalisasi platform digital.

Efeknya luar biasa. Produk Gunung Kendil mulai melanglang buana ke berbagai pameran bergengsi, seperti Festival Tong Tong di Den Haag Belanda (2022), Side Event G20 di Bali, hingga Inacraft 2024. Kini, peminat karyanya tak hanya dari penjuru Nusantara, tapi juga merambah Jerman, Belgia, Italia, Korea, hingga Jepang.

"Terima kasih SIG dan Semen Gresik. Keberadaan RB Rembang sangat membantu UMKM untuk berkembang," tuturnya.

Keberhasilan ini juga memberikan dampak sosial. Hawien kini mempekerjakan tujuh karyawan tetap dan memberdayakan masyarakat sekitar saat pesanan melonjak. Harga produknya pun bervariasi, mulai dari Rp200 ribu hingga mencapai Rp7 juta untuk mahakarya kain batik tulisnya.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengapresiasi pencapaian Gunung Kendil. Menurutnya, SIG melalui RB Rembang berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM agar mampu bersaing secara profesional di level global.

baca juga

"Semoga lebih banyak lagi UMKM yang sukses sehingga dapat berkontribusi lebih terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional," pungkas Vita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Afrika, Kini Semen RI Tembus Pasar Prancis

Usai Afrika, Kini Semen RI Tembus Pasar Prancis

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:33 WIB

Tanda-tanda Ekonomi RI Lesu Muncul dari BPS

Tanda-tanda Ekonomi RI Lesu Muncul dari BPS

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:14 WIB

Perjalanan Batik Tulis Ethnic Gendhis, dari Ruang Tamu hingga Ekspor ke Inggris

Perjalanan Batik Tulis Ethnic Gendhis, dari Ruang Tamu hingga Ekspor ke Inggris

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 06:30 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×