Usai Afrika, Kini Semen RI Tembus Pasar Prancis

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 05 Mei 2026 | 08:33 WIB
Usai Afrika, Kini Semen RI Tembus Pasar Prancis
PT Semen Padang, SIG mengirimkan 11.275 metrik ton (MT) semen dari Pelabuhan Teluk Bayur. Pengiriman ini adalah batch pertama dari total kontrak 31.500 MT yang dijadwalkan mengalir hingga Juli 2026. Foto SIG.
baca 10 detik
  • SIG ekspor perdana 11.275 MT semen ke Reunion Island, Prancis, via Teluk Bayur.
  • Produk raih sertifikat CE, bukti semen hijau SIG penuhi standar ketat Uni Eropa.
  • Ekspor dilakukan untuk tingkatkan utilisasi dan dukung pembangunan berkelanjutan.

Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) makin agresif mengepakkan sayap di pasar internasional. Tak tanggung-tanggung, raksasa semen pelat merah ini baru saja mencetak sejarah dengan menembus pasar Eropa melalui pengiriman perdana ke Reunion Island, wilayah teritori Prancis.

Melalui anak usahanya, PT Semen Padang, SIG mengirimkan 11.275 metrik ton (MT) semen dari Pelabuhan Teluk Bayur. Pengiriman ini adalah batch pertama dari total kontrak 31.500 MT yang dijadwalkan mengalir hingga Juli 2026.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengungkapkan bahwa langkah ini bukan sekadar ekspansi biasa, melainkan bukti nyata kualitas produk dalam negeri di mata dunia.

"Ekspor ke Reunion Island menunjukkan komitmen SIG memperkuat posisi di pasar global. Ini juga menjadi pengakuan atas keunggulan produk semen SIG yang ramah lingkungan," ujar Indrieffouny dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Apa yang membuat semen Indonesia bisa lolos ke pasar Eropa yang dikenal ketat? Kuncinya ada pada sertifikasi CE (Conformité Européenne). Produk semen tipe CEM I 52.5 N milik SIG telah mengantongi label ini, yang berarti produk tersebut memenuhi standar keselamatan dan perlindungan lingkungan tertinggi versi Uni Eropa.

Indrieffouny menyebut label "semen hijau" menjadi senjata utama (competitive advantage) perusahaan untuk bersaing di kancah global. Mengingat Reunion Island tengah gencar membangun infrastruktur, SIG melihat peluang besar untuk memasok material bangunan lainnya di masa depan.

"Di samping memperkuat pasar domestik, SIG memaksimalkan potensi pasar global untuk meningkatkan utilisasi dan kinerja perusahaan," tambahnya.

Langkah ini merupakan bagian dari transformasi strategis SIG. Dengan menggandeng mitra global yang fokus pada solusi berkelanjutan dan emisi karbon rendah, SIG optimistis bisa terus berkontribusi pada pembangunan dunia tanpa merusak bumi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors

Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 19:00 WIB

SIG Tuntaskan Proyek Rp 1,4 Triliun di Tuban

SIG Tuntaskan Proyek Rp 1,4 Triliun di Tuban

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:43 WIB

Semen Padang Dipastikan Degradasi usai Tumbang 0-1 dari Dewa United

Semen Padang Dipastikan Degradasi usai Tumbang 0-1 dari Dewa United

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 06:46 WIB

Terkini

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 20:40 WIB

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:35 WIB

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:32 WIB

Teknologi Elektronik Dibawa Lebih Dekat ke Konsumen Lewat Polytron Fest

Teknologi Elektronik Dibawa Lebih Dekat ke Konsumen Lewat Polytron Fest

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 20:23 WIB

Pajak Marketplace 0,5 Persen Berlaku 1 November, Ekonom UGM Ungkap Ancaman Seller Kabur

Pajak Marketplace 0,5 Persen Berlaku 1 November, Ekonom UGM Ungkap Ancaman Seller Kabur

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 20:22 WIB

Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik

Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:21 WIB

×