Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:35 WIB
Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) II 2026 di Kantor OJK, Jakarta, Kamis (7/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan pelemahan rupiah di Jakarta pada Mei 2026 dipicu tekanan kondisi ekonomi global.
  • Faktor penyebab mencakup kenaikan suku bunga Amerika Serikat, tensi geopolitik, serta tingginya kebutuhan valuta asing domestik musiman.
  • Bank Indonesia melakukan intervensi pasar secara maksimal dan memperkuat koordinasi pemerintah guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) memastikan terus berada di pasar dalam menjaga rupiah. Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyebutkan pelemahan mata uang Garuda disebabkan oleh faktor tekanan global.

Menurutnya, pelemahan mata uang merupakan fenomena global yang dialami oleh hampir seluruh negara di dunia.

Menghadapi situasi tersebut, Bank Indonesia berkomitmen melakukan langkah intervensi secara all out, guna menjaga stabilitas pasar dan memastikan volatilitas tetap terkendali demi menjaga stabilitas ekonomi nasional.

"Seluruh mata uang dunia itu melemah. Nah kita jaga tingkat pelemahannya itu tidak terlalu tinggi dengan all out tadi loh. Nah, kenapa rupiah itu melemah nilai tukar negara lain juga melemah? Yaitu faktor global," kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Perry menjelaskan bahwa tekanan terhadap mata uang domestik dipicu oleh kombinasi faktor eksternal yang cukup berat, mulai dari lonjakan harga minyak hingga tensi geopolitik di Timur Tengah.

Selain itu, kenaikan suku bunga AS yang mencapai level 4,41 persen telah memperkasa posisi dolar AS di pasar global.

Uang Rupiah (pexels.com/Robert Lens)
Uang Rupiah (pexels.com/Robert Lens)

"Kondisi ini memicu terjadinya aliran modal keluar atau outflow investasi asing dari negara-negara pasar berkembang (emerging markets), yang secara langsung berdampak pada fluktuasi nilai tukar di berbagai wilayah," ungkapnya.

Selain faktor global, terdapat faktor musiman domestik yang terjadi pada periode April dan Mei, di mana permintaan valuta asing (valas) cenderung meningkat.

Kebutuhan valas ini meningkat seiring dengan tingginya aktivitas masyarakat untuk ibadah Umrah dan persiapan keberangkatan Haji dan juga banyak korporask melakukan pembayaran utang luar negeri.

baca juga

"Di saat yang sama, korporasi juga banyak melakukan repatriasi dividen serta pembayaran utang luar negeri, baik untuk pokok maupun bunga, yang menambah tekanan terhadap permintaan dolar," jelasnya.

Menanggapi berbagai tantangan tersebut, Perry Warjiyo memastikan bahwa Bank Indonesia tetap siaga di pasar untuk menjaga stabilitas kurs Rupiah melalui berbagai instrumen kebijakan moneter yang tersedia.

BI juga terus memperkuat koordinasi pemerintah secara erat dan melaporkan perkembangan secara rutin kepada Presiden untuk memastikan dukungan penuh dalam menjaga ketahanan ekonomi Indonesia dari dampak ketidakpastian global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:54 WIB

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah?

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah?

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:48 WIB

Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun

Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:43 WIB

Nilai Tukar Rupiah Diramal Bisa Terus Melemah Hingga ke Level Rp 17.550/USD

Nilai Tukar Rupiah Diramal Bisa Terus Melemah Hingga ke Level Rp 17.550/USD

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:49 WIB

Rupiah Tembus Rp17.437, Bank Indonesia : Semua Mata Uang Negara Berkembang Melemah

Rupiah Tembus Rp17.437, Bank Indonesia : Semua Mata Uang Negara Berkembang Melemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:36 WIB

Rupiah Ambruk, Ekonomi RI Triwulan I-2026 Minus 0,77 Persen

Rupiah Ambruk, Ekonomi RI Triwulan I-2026 Minus 0,77 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:33 WIB

Terkini

Habib Jafar dan Wamensos Bekali SDM Sekolah Rakyat Cara Mendidik Siswa

Habib Jafar dan Wamensos Bekali SDM Sekolah Rakyat Cara Mendidik Siswa

News | Jum'at, 06 November 2026 | 09:52 WIB

Bitcoin Melesat Tembus ke Level 80.000 USD Lagi, Ini Pendorongnya

Bitcoin Melesat Tembus ke Level 80.000 USD Lagi, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 09:49 WIB

Peran Krusial Irjen Slamet Uliandi di Kasus Penyadapan Prabowo: Si Pemberi Izin Operasi Gelap

Peran Krusial Irjen Slamet Uliandi di Kasus Penyadapan Prabowo: Si Pemberi Izin Operasi Gelap

News | Jum'at, 06 November 2026 | 09:49 WIB

bank bjb Raih Pengakuan High Dividend,  Bukti  Fundamental Perusahaan Terjaga Solid

bank bjb Raih Pengakuan High Dividend, Bukti Fundamental Perusahaan Terjaga Solid

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 09:48 WIB

Bolehkah Handbody Dicampur dengan Minyak Zaitun? Ini Manfaat dan Efek Sampingnya

Bolehkah Handbody Dicampur dengan Minyak Zaitun? Ini Manfaat dan Efek Sampingnya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 09:48 WIB

Raka Cahyana Akui Motivasi Pemain Berlipat usai Kedatangan Pelatih Baru Jelang Lawan Dewa United

Raka Cahyana Akui Motivasi Pemain Berlipat usai Kedatangan Pelatih Baru Jelang Lawan Dewa United

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 09:47 WIB

Kenapa Ruben Onsu Diboikot dan Didemo di Depan Gedung TV? Ternyata Ini Pemicunya

Kenapa Ruben Onsu Diboikot dan Didemo di Depan Gedung TV? Ternyata Ini Pemicunya

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 09:47 WIB

Perbedaan RAM dan Memori Internal HP, Jangan sampai Salah Paham

Perbedaan RAM dan Memori Internal HP, Jangan sampai Salah Paham

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 09:42 WIB

Profil Irjen Slamet Uliandi: Dulu Berjasa Seret Sambo, Kini Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo

Profil Irjen Slamet Uliandi: Dulu Berjasa Seret Sambo, Kini Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 09:41 WIB

Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp18.106, Ini Pemicunya

Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp18.106, Ini Pemicunya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 09:41 WIB

×