Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:43 WIB
Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun
Rupiah masih tertekan dolar AS dan betah di level Rp 17.410/USD. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa]
baca 10 detik
  • Rupiah terkapar di level Rp17.410 per dolar AS akibat tensi panas Timur Tengah.
  • Subsidi & kompensasi energi jebol Rp118,7 T, melonjak drastis 266,5 persen.
  • Kenaikan konsumsi BBM dan LPG kian membebani APBN di tengah depresiasi rupiah.

Suara.com - Kombinasi maut antara ambruknya nilai tukar rupiah dan membengkaknya beban subsidi energi kini mengancam kesehatan kas negara (APBN).

Berdasarkan data perdagangan Selasa (5/5/2026) pagi, mata uang Garuda tak berdaya dan terperosok ke level Rp17.410 per dolar AS. Pelemahan 17 poin atau 0,10 persen ini mempertegas tren negatif rupiah di tengah ketidakpastian global yang kian mencekik.

Analis mata uang DOO Financial Futures, Lukman Leong, menyebut rupiah makin tertekan akibat eskalasi konflik di Timur Tengah yang membuat dolar AS perkasa. Meski pasar menanti data PDB kuartal I, rupiah diprediksi tetap akan betah di zona merah pada rentang Rp17.350 hingga Rp17.450 per dolar AS.

Kondisi ini diperparah dengan laporan keuangan negara yang kian mengkhawatirkan. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi subsidi dan kompensasi melonjak drastis hingga menyentuh angka Rp118,7 triliun per akhir Maret 2026.

Angka ini sangat mengerikan karena meroket tajam sebesar 266,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Artinya, uang rakyat habis tersedot hanya untuk menahan dampak fluktuasi harga energi dan pelemahan rupiah.

"Realisasi subsidi dan kompensasi dipengaruhi oleh fluktuasi ICP, depresiasi nilai tukar rupiah, serta peningkatan volume BBM, LPG dan listrik," tulis Kemenkeu dalam laporan APBN KITA, dikutip Selasa (5/5/2026).

Rinciannya pun bikin geleng-geleng kepala. Dari total tersebut, dana kompensasi membengkak hingga Rp66,5 triliun dan subsidi mencapai Rp52,2 triliun. Gejolak harga minyak dunia akibat tensi geopolitik global menjadi biang keladi utama yang membuat APBN harus "berdarah-darah".

Di sisi lain, konsumsi domestik juga tak terkendali. Realisasi subsidi BBM naik 9,2 persen menjadi 3,17 juta kilo liter, sementara gas melon LPG 3 kg naik 3,8 persen. Beban subsidi pupuk dan KUR pun ikut merangkak naik, menambah beban berat pada pundak keuangan negara.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Diramal Bisa Terus Melemah Hingga ke Level Rp 17.550/USD

Nilai Tukar Rupiah Diramal Bisa Terus Melemah Hingga ke Level Rp 17.550/USD

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:49 WIB

Rupiah Tembus Rp17.437, Bank Indonesia : Semua Mata Uang Negara Berkembang Melemah

Rupiah Tembus Rp17.437, Bank Indonesia : Semua Mata Uang Negara Berkembang Melemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:36 WIB

Rupiah Ambruk, Ekonomi RI Triwulan I-2026 Minus 0,77 Persen

Rupiah Ambruk, Ekonomi RI Triwulan I-2026 Minus 0,77 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:33 WIB

Terkini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 01:44 WIB

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 00:08 WIB

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 23:57 WIB

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:51 WIB

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:25 WIB

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:28 WIB

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:20 WIB

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

×