Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:15 WIB
Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak
Tiga rumah belajar yang didirikan Harita Nickel adalah Rumah Belajar Simore di Desa Gambaru, Rumah Belajar di Desa Ocimaloleo, dan Rumah Belajar Nyinga Moi di Desa Fluk--diresmikan 2 Mei 2026. (Dok: Harita Nickel) (Dok: Harita Nickel)

Suara.com - Upaya meningkatkan literasi di Maluku Utara menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka buta aksara penduduk usia 10 tahun ke atas berhasil ditekan menjadi 1,05 persen, menurun dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 1,12 persen. Selain itu, masyarakat Maluku Utara juga tercatat memiliki kegemaran membaca yang berada di atas rata-rata nasional.

Namun, capaian tadi belum sepenuhnya mencerminkan kondisi ideal. Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (ILPM) di wilayah ini masih berada di bawah rata-rata nasional. ILPM sendiri menjadi indikator penting dalam mengukur ketersediaan perpustakaan serta sarana belajar sepanjang hayat yang mendukung budaya literasi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa akses terhadap bahan bacaan, terutama bagi anak-anak dan generasi muda, masih menjadi tantangan. Faktor geografis kepulauan serta keterbatasan infrastruktur menjadi hambatan nyata yang perlu diatasi bersama.

Di sinilah pentingnya kolaborasi multipihak, termasuk kontribusi sektor swasta. Salah satu langkah konkret dilakukan Harita Nickel, perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan, melalui pembangunan rumah belajar informal.

Hingga saat ini, telah berdiri tiga rumah belajar, yaitu Rumah Belajar Simore di Desa Gambaru, Rumah Belajar Ocimaleo di Desa Ocimaleo, dan yang terbaru Rumah Belajar Nyinga Moi di Desa Fluk yang diresmikan pada 2 Mei 2026.

Rumah belajar ini menjadi ruang alternatif bagi anak-anak untuk mendapatkan tambahan pembelajaran literasi dan numerasi dasar di luar jam sekolah. Kegiatan belajar dirancang menyenangkan melalui pendekatan bermain, sehingga anak-anak dapat belajar tanpa tekanan.

Sebagai bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang pendidikan, fasilitas yang disediakan meliputi buku bacaan, permainan edukatif, guru pendamping, hingga makanan ringan untuk anak. Kegiatan sehari-hari dimulai dengan membaca selama 15 menit, dilanjutkan dengan pendampingan membaca dan menulis, mendongeng, permainan edukatif, hingga menonton film edukasi bersama.

Program ini telah memberikan manfaat kepada 210 siswa, membantu mereka meningkatkan keterampilan membaca sekaligus memperluas wawasan.

Dalam menggelar kegiatan sehari-hari,  Rumah Belajar memberikan pengajaran kepada siswa sebagai berikut:

baca juga
  • Dibuka dengan kegiatan membaca 15 menit
  • Lalu ada pendampingan bagi mereka yang kurang lancar membaca (mengenal huruf, membaca, menulis, menyusun kata, dan kalimat)
  • Mendongeng dan menceritakan kembali
  • Permainan edukatif (ketangkasan, kuis ilmu pengetahuan umum)
  • Nonton bareng film edukasi

Sedangkan kelengkapan fasilitas di Rumah Belajar berupa:

  • Buku-buku bacaan
  • Paket permainan edukatif anak
  • Guru pendamping rumah belajar
  • Snack anak

Dampak positif dari kehadiran Rumah Belajar ini pun dirasakan langsung oleh masyarakat. 

Hamsiah Drakel, salah satu orang tua, mengungkapkan, “Setiap sore anak-anak di sini datang dengan hati senang. Mereka tidak hanya membaca, tapi juga bermain setelahnya. Saya bisa melihat kegembiraan mereka setiap sore, rasanya seperti stres mereka di rumah hilang ketika belajar dan bermain di sini.” 

Senada pandangan Nadia Abdullah, salah satu orang tua anak. Ia menyoroti perubahan perilaku anak-anak di era digital.

 “Anak-anak sekarang banyak main HP, jadi kurang fokus belajar. Dengan adanya rumah belajar ini, kami berharap mereka bisa lebih fokus dan punya kegiatan yang lebih bermanfaat,” paparnya.

Dari sisi psikologis, keberadaan rumah belajar juga membawa dampak yang lebih luas. 

“Kehadiran ruang publik komunal seperti rumah belajar dapat mereduksi stres, mempererat hubungan sosial, dan menumbuhkan harapan orang tua terhadap anak-anaknya,” jelas Syaiful Bahry, S.Psi, MA, Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara sekaligus Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Maluku Utara.

Harita Nickel mendirikan Rumah Belajar untuk menyediakan pendidikan informal dengan menciptakan ruang belajar yang nyaman bagi anak-anak, pelajar, dan masyarakat sekitar. (Dok: Harita Nickel)
Harita Nickel mendirikan Rumah Belajar untuk menyediakan pendidikan informal dengan menciptakan ruang belajar yang nyaman bagi anak-anak, pelajar, dan masyarakat sekitar. (Dok: Harita Nickel)

Ia juga menambahkan, “Inisiatif sektor swasta dalam pendidikan non-formal seperti Rumah Belajar Simore pada dasarnya akan dipandang positif, strategis, dan bahkan diperlukan, terutama dalam konteks sosial Maluku Utara. Bahkan perlu diapresiasi atas keberhasilannya dalam gerakan literasi mencerdaskan masa depan anak-anak di lingkaran industri. Perlu juga diakui secara akademik sebagai bagian penting dari pendidikan non-formal. selaras dengan pendekatan psikologi komunitas dalam meningkatkan kesejahteraan mental, dan secara nyata memenuhi kebutuhan psikososial masyarakat lokal, terutama di wilayah dengan tekanan struktural seperti lingkar industri. Bahkan dalam banyak kasus, justru ruang-ruang kecil seperti ini yang menjadi fondasi kuat bagi ketahanan mental, kohesi sosial, dan pembangunan manusia jangka panjang.”

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pendekatan belajar yang ramah anak. 

“Pendekatan belajar tanpa tekanan seperti yang diterapkan di Rumah Belajar justru sangat baik dalam membangun self-esteem (harga diri) dan kepercayaan diri anak, terutama bagi anak yang belum lancar membaca. Secara psikologis, anak belajar paling efektif saat merasa aman, dihargai, dan tidak takut salah. Dengan rasa aman dan dihargai, anak akan lebih berani untuk mencoba. Untuk meningkatkan rasa aman dan harga diri anak pada saat proses belajar mengajar seorang pengajar tidak boleh membandingkan anak yang satu dengan anak yang lain, tidak memberi label lambat belajar pada anak, karena setiap anak punya gaya dan daya tangkap belajar yang berbeda-beda. Selanjutnya guru harus dapat bersikap hangat dan selalu suportif pada anak dan jangan lupa memberikan apresiasi kepada anak ketika ada kemajuan dalam proses belajar membaca. Misalnya dengan memberi hadiah kartu huruf, hal ini memotivasi anak untuk lebih giat belajar,” ungkap Syaiful Bahry.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari pemerintah daerah. Mulyadi Tutupoho, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Maluku Utara, mengatakan, “Inisiatif ini sangat membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya anak-anak di desa.”

Sementara itu, Latif Supriadi, Executive Vice President External Relations Harita Nickel, menegaskan komitmen perusahaan.

“Rumah belajar ini merupakan komitmen nyata Harita Nickel dalam mewujudkan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat pada pilar pendidikan. Kami berharap Rumah Belajar ini dapat menjadi ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar sekaligus bermain, sekaligus menjadi sarana untuk memperluas wawasan, membentuk karakter, serta membimbing mereka agar bijak dalam memanfaatkan teknologi di tengah perkembangan zaman,” jelas Latif Supriadi.

Atas kontribusi Harita Nickel, program Rumah Belajar ini juga meraih penghargaan Subroto Awards 2025 dalam kategori Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Terinovatif Komoditas Mineral bidang pendidikan.

Melalui kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat, inisiatif seperti rumah belajar menjadi langkah nyata dalam memperkuat fondasi literasi, khususnya di wilayah 3T. Lebih dari sekadar tempat belajar, ruang-ruang ini menjadi harapan baru bagi masa depan generasi muda.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Pendidikan Papua, Komite Otonomi Khusus Nyatakan Siap Dukung Sekolah Rakyat

Perkuat Pendidikan Papua, Komite Otonomi Khusus Nyatakan Siap Dukung Sekolah Rakyat

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:30 WIB

Peringatan Hari Otonomi Daerah: Wamendagri Bima Dorong Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Efisien

Peringatan Hari Otonomi Daerah: Wamendagri Bima Dorong Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Efisien

News | Senin, 27 April 2026 | 15:15 WIB

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik

News | Senin, 27 April 2026 | 11:50 WIB

Kualitas Air Terjaga, Nelayan Halmahera Penuhi Kebutuhan Gizi Karyawan Harita Nickel

Kualitas Air Terjaga, Nelayan Halmahera Penuhi Kebutuhan Gizi Karyawan Harita Nickel

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:09 WIB

Harita Nickel Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pulau Obi Melalui Revitalisasi Sekolah

Harita Nickel Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pulau Obi Melalui Revitalisasi Sekolah

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:29 WIB

Cara Harita Nickel Gerakkan Roda Ekonomi Kerakyatan

Cara Harita Nickel Gerakkan Roda Ekonomi Kerakyatan

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:34 WIB

Terkini

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

×