Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Senin, 27 April 2026 | 11:50 WIB
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik
Wamendagri memberikan piagam penghargaan kepada Pemprov Jawa Timur yang diterima Gubernur Khofifah Indar Parawansa (Suara.com/CNR ukirsari)

Suara.com - Berlokasi di Plaza Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, pada Senin (27/1/2026), digelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026.

Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) adalah Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto. Sedangkan peserta adalah para gubernur, wali kota, serta jajaran Eselon I berbagai kementerian.

Suasana Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 di plaza kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta (27/1/2026). (Suara.com/CNR ukirsari)
Suasana Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 di plaza kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta (27/1/2026). (Suara.com/CNR ukirsari)

Upacara itu menjadi puncak peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini, mengusung tema "Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita", dan digelar berlandaskan amanat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1996 tentang Hari Otonomi Daerah. Dengan sesi penutup dilaksanakan pembacaan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian tentang apresiasi kepada para penerima penghargaan otonomi daerah terbaik.

Piagam penghargaan diberikan kepada pemerintahan daerah tingkat provinsi, kabupaten, serta kota atas prestasi mereka dalam menyelenggarakan Pemerintahan Daerah (Pemda). Penilaian didasarkan kepada Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025, dan diberikan dalam bentuk skor angka serta status kinerja tinggi.

Dalam pidatonya selaku Irup serta mewakili Mendagri, Wamen Bima Arya Sugianto menyampaikan bahwa otonomi daerah adalah buah dari demokrasi.

"Ada satu kata yang sangat lekat dengan otonomi daerah, menjadi ruh, yaitu kewenangan, yang menjadi pembeda dengan 30 tahun lalu atau era sebelumnya. Otonomi daerah bukan hal yang statis dan tidak berubah. Tiga puluh tahun adalah proses untuk terus menyempurnakan, memperbaiki, mengevaluasi otonomi daerah melalui konseksi kewenangan yang lekat dengan otonomi daerah," papar Wamendagri Bima Arya Sugiarto.

Dilanjutkannya, "Kewenangan tanpa integritas hanya melahirkan kesewenang-wenangan. Sedangkan desentralisasi tanpa diiringi dan diimbangi oleh keadilan juga hanya akan memproduksi ketimpangan-ketimpangan. Otonomi daerah sekali lagi bukan hanya soal kewenangan, tapi juga adalah tanggung jawab. Tanggung jawab untuk membangun negeri."

Menurut Wamendagri Bima Arya Sugiarto, mulai gubernur, wali kota, para pimpinan pemerintahan daerah, para eselon, camat, sampai kepala desa mesti mumpuni untuk membangun peperintahan yang efektif.

"Apabila kita mengevaluasi 30 tahun perjalanan otonomi daerah, maka akan tampak pekerjaan rumah terbesar hari ini bagi kita semua: meningkatkan di kapasitas fisikal daerah dan kemandirian ekonomi daerah. Kepala daerah menghadapi tantangan yang tidak mudah pada tiga tingkatan. Tingkat lokal: tuntutan dari konstituen pemilihan rakyat dan warga. Tingkat nasional: mengawal program-program prioritas dan Asta Cita, karena otonomi daerah ditegaskan dalam poin ketujuh dari Asta Cita. Lalu tingkat global adalah tantangan geopolitik," tukasnya.

Wamendagri memberikan piagam penghargaan kepada Pemprov DI Yogyakarta (Suara.com/CNR ukirsari)
Wamendagri memberikan piagam penghargaan kepada Pemprov DI Yogyakarta (Suara.com/CNR ukirsari)

"Tidak mudah, tetapi percayalah para kepala daerah yang sangat kami banggakan, banyak inspirasi hari ini dari rekan-rekan kepala daerah untuk mengatasi, menghadapi, dan bahkan menaklukkan tantangan-tantangan tadi. Ada kepala daerah yang tidak takluk pada tantangan, tidak takluk pada cobaan tantangan dan ujian, tetapi bisa memaksimalkan kesempatan. Ada kepala daerah yang tidak hanya berkeluh kesah dalam menghadapi masalah tapi menjemput untuk kemudian melaksanakan," ujar Bima Arya Sugianto yang disambut tepuk tangan bagi para penerima apresiasi Pemda terbaik.

Dalam kesempatan itu, Wamendagri juga menyampaikan ada 30 pemerintah provinsi (pemprov), pemerintah kabupaten (pemkab), dan pemerintah kota (pemkot) yang hadir sebagai penerima penghargaan atas prestasinya berdasar penilaian Kemendagri.

Hadirin peserta Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 di plaza kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta (27/1/2026) yang terdiri dari para gubernur, wali kota, serta jajaran Eselon I berbagai kementerian. (Suara.com/CNR ukirsari)
Hadirin peserta Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 di plaza kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta (27/1/2026) yang terdiri dari para gubernur, wali kota, serta jajaran Eselon I berbagai kementerian. (Suara.com/CNR ukirsari)

"Jujur, masih banyak tantangan di depan, masih ada kesenjangan regulasi untuk melakukan inovasi. Dibutuhkan statecraft: cara mengelola daerah yang lebih efektif. Menghadirkan tata kelola dan efisiensi adalah cara baru mengelola pemerintahan, dan kami menyampaikan apresiasi kepala daerah untuk efisiensi APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), semoga menjadi motivator bagi semua kepala daerah seluruh Indonesia," tegas Bima Arya Sugiarto.

Adapun provinsi, kabupaten, sampai kota yang menerima apresiasi adalah: lima provinsi meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan. Juga ada 15 kabupaten meliputi Banyuwangi sampai Hulu Sungai Selatan, serta sembilan pemerintahan kota, termasuk di antaranya Kota Tangerang dan Kota Semarang. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Percepat Transisi Energi, Mendagri Dorong Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Percepat Transisi Energi, Mendagri Dorong Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:50 WIB

Kemendagri Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok Tetap Terjaga Menjelang Idulfitri 2026

Kemendagri Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok Tetap Terjaga Menjelang Idulfitri 2026

News | Senin, 16 Maret 2026 | 17:31 WIB

Kemendagri Dorong Modernisasi Alutsista dan Penguatan Anggaran Daerah Untuk Damkar

Kemendagri Dorong Modernisasi Alutsista dan Penguatan Anggaran Daerah Untuk Damkar

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 08:15 WIB

Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026

Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026

News | Senin, 02 Februari 2026 | 22:13 WIB

Kemendagri Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat BPBD di Seluruh Daerah

Kemendagri Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat BPBD di Seluruh Daerah

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 11:58 WIB

Terkini

Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, Pemprov DKI Siapkan 3 Rusun dan Fasilitas Lengkap

Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, Pemprov DKI Siapkan 3 Rusun dan Fasilitas Lengkap

News | Senin, 27 April 2026 | 12:21 WIB

Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus

Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus

News | Senin, 27 April 2026 | 12:05 WIB

Sorot Kekerasan Ekstrem di Jalur Angkot Tanah Abang, Anggota DPRD Kevin Wu: Alarm Serius Bagi DKI

Sorot Kekerasan Ekstrem di Jalur Angkot Tanah Abang, Anggota DPRD Kevin Wu: Alarm Serius Bagi DKI

News | Senin, 27 April 2026 | 12:05 WIB

Isu Reshuffle Sore Ini: Qodari Dikabarkan Geser ke Bakom RI, Dudung  Abdurachman Masuk KSP?

Isu Reshuffle Sore Ini: Qodari Dikabarkan Geser ke Bakom RI, Dudung Abdurachman Masuk KSP?

News | Senin, 27 April 2026 | 12:02 WIB

Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump

Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump

News | Senin, 27 April 2026 | 11:59 WIB

Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington

Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington

News | Senin, 27 April 2026 | 11:58 WIB

Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total

Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total

News | Senin, 27 April 2026 | 11:55 WIB

Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas

Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas

News | Senin, 27 April 2026 | 11:43 WIB

Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi

Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi

News | Senin, 27 April 2026 | 11:42 WIB

Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia

Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia

News | Senin, 27 April 2026 | 11:39 WIB