Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
Ilustrasi wisatawan (bali-airport.com)
baca 10 detik
  • Transaksi Traveloka melonjak tajam pada tanggal cantik (1.1 hingga 12.12).
  • Nilai transaksi di Indonesia tumbuh 40% pada periode Oktober-Desember 2025.
  • Bali dan Singapura tetap jadi favorit wisatawan untuk perjalanan praktis.

Suara.com - Platform perjalanan daring terkemuka, Traveloka, mencatat adanya pergeseran signifikan pada perilaku konsumen dalam merencanakan perjalanan di tengah tingginya harga energi global akibat konflik Timur Tengah.

Kini, para wisatawan Indonesia semakin mengandalkan momen kalender, khususnya fenomena "Tanggal Kembar" (seperti 10.10 hingga 12.12), sebagai acuan utama untuk melakukan pemesanan dan menentukan waktu keberangkatan.

Berdasarkan data internal Traveloka sepanjang Maret hingga Desember 2025, aktivitas kunjungan dan transaksi di platform tersebut melonjak tajam pada setiap tanggal cantik. Tren ini membuktikan bahwa promosi tematik di tanggal kembar telah menjadi katalisator utama bagi industri pariwisata digital.

"Para pengguna kami menunjukkan bahwa mereka ingin merencanakan perjalanannya di sekitar tanggal kembar," ujar Alex Jung, Kepala Pemasaran Traveloka dikutip Antara, Jumat (8/6/2026).

Secara regional di Asia Tenggara, Traveloka mencatat kenaikan kunjungan lebih dari 20% dan peningkatan transaksi hampir 25% dibandingkan hari biasa. Namun, pasar Indonesia menunjukkan performa yang jauh lebih agresif.

Pada kuartal keempat (Oktober–Desember), pertumbuhan nilai transaksi di Indonesia meroket hingga 40%. Lonjakan ini didorong oleh antusiasme masyarakat dalam memburu promosi tiket pesawat, hotel, hingga atraksi wisata yang sengaja dihadirkan platform untuk merespons minat pasar.

Meski minat perjalanan internasional tetap ada, wisatawan Indonesia terpantau masih memprioritaskan destinasi dalam negeri. Berikut adalah peta destinasi pilihan pengguna:

  • Domestik: Jakarta, Surabaya, Bali, Makassar, dan Medan.
  • Internasional (Jarak Dekat): Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, dan China.

Pilihan destinasi internasional tersebut cenderung didominasi oleh negara yang menawarkan akses praktis untuk perjalanan singkat (short getaway). Dengan adanya pergeseran pola ini, Traveloka berkomitmen untuk terus menghadirkan promosi terintegrasi guna mengakomodasi kebutuhan wisatawan yang semakin terencana.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:24 WIB

Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!

Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:08 WIB

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:21 WIB

Terkini

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 06:08 WIB

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB