BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Minggu, 10 Mei 2026 | 13:58 WIB
BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026
Harga rumah mengalami perlambatan pada kuartal I-2026. [Antara]
baca 10 detik
  • Bank Indonesia mencatat pertumbuhan harga properti residensial pada kuartal I 2026 sebesar 0,62 persen secara tahunan.
  • Penjualan unit properti residensial pada periode yang sama mengalami penurunan cukup dalam sebesar 25,67 persen.
  • Dana internal pengembang menjadi sumber pendanaan utama pembangunan, sedangkan konsumen dominan menggunakan skema Kredit Pemilikan Rumah.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) melaporkan harga properti residensial di pasar primer pada kuartal I 2026 masih mencatat pertumbuhan terbatas.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny, mengatakan berdasarkan Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR), Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada periode tersebut tumbuh sebesar 0,62 persen secara tahunan (year on year/yoy).

"Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya yang mencapai 0,83 persen (yoy)," ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Ilustrasi perumahan/KPR. [Antara]
Harga rumah mengalami perlambatan pada kuartal I-2026. [Antara]

Di sisi lain, penjualan rumah atau unit properti residensial secara keseluruhan mengalami kontraksi cukup dalam. Penjualan tercatat turun sebesar 25,67 persen (yoy), berbalik arah dibandingkan triwulan IV 2025 yang sempat tumbuh 7,83 persen (yoy).

"Angka tersebut berbanding terbalik dengan pertumbuhan pada triwulan IV 2025 yang sempat menguat di angka 7,83 persen (yoy)," bebernya.

Berdasarkan tipe properti, penjualan unit residensial tipe menengah tercatat mengalami peningkatan. Namun, penjualan rumah tipe kecil dan tipe besar masih lemah dan belum menunjukkan penguatan pasar yang signifikan.

Dari sisi pendanaan, dana internal pengembang masih menjadi sumber utama pembangunan proyek properti residensial. Ramdan menyebut pangsa pendanaan internal mencapai 80,66 persen dari total kebutuhan pembiayaan perusahaan.

Sementara dari sisi konsumen, skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih menjadi pilihan utama dalam pembelian properti di pasar primer. Pangsa penggunaan KPR tercatat mencapai 69,87 persen dari total skema pembelian.

Kondisi tersebut menunjukkan peran penting sektor perbankan dan kebijakan BI dalam menjaga daya beli masyarakat di sektor hunian.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:22 WIB

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:35 WIB

Terkini

Subsidi Upah Rp900.000 Cair Sekaligus, Cek Rekening Sekarang!

Subsidi Upah Rp900.000 Cair Sekaligus, Cek Rekening Sekarang!

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:04 WIB

Hindari Fatherless, Anggota Komisi IX DPR RI: Ayah Harus Hadir dalam Tumbuh Kembang Anak

Hindari Fatherless, Anggota Komisi IX DPR RI: Ayah Harus Hadir dalam Tumbuh Kembang Anak

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 21:59 WIB

Klasemen Super League Usai Persib Bandung Tumbang, Persija Jakarta Masih di Puncak!

Klasemen Super League Usai Persib Bandung Tumbang, Persija Jakarta Masih di Puncak!

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 21:50 WIB

Anggota DPR Berang Herman Deru Tak Hadir, Rapat Komisi VII dengan Pemprov Sumsel Batal

Anggota DPR Berang Herman Deru Tak Hadir, Rapat Komisi VII dengan Pemprov Sumsel Batal

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 21:45 WIB

Dorong Kreativitas Digital, Axioo Pongo Ajak Mahasiswa IPB University 'Explorasi' AI

Dorong Kreativitas Digital, Axioo Pongo Ajak Mahasiswa IPB University 'Explorasi' AI

Bogor | Minggu, 08 November 2026 | 21:45 WIB

Viral Aksi Drifting di Jalan Pondok Indah, Polisi Buru Identitas Mobil dan Pelakunya

Viral Aksi Drifting di Jalan Pondok Indah, Polisi Buru Identitas Mobil dan Pelakunya

News | Minggu, 08 November 2026 | 21:43 WIB

Sulap Limbah Dapur Jadi Penyubur Tanah, Langkah Mama-Mama Wujudkan Kemandirian Pangan

Sulap Limbah Dapur Jadi Penyubur Tanah, Langkah Mama-Mama Wujudkan Kemandirian Pangan

News | Minggu, 08 November 2026 | 21:31 WIB

Mantan dan Eks Persija Cetak Gol, Java United Pecundangi Persib Bandung

Mantan dan Eks Persija Cetak Gol, Java United Pecundangi Persib Bandung

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 21:16 WIB

IHSG Ditutup Hijau di Ujung Pekan, Analis Beri Peringatan Ini untuk Senin Besok

IHSG Ditutup Hijau di Ujung Pekan, Analis Beri Peringatan Ini untuk Senin Besok

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 20:48 WIB

Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS

Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 20:45 WIB

×