Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 11 Mei 2026 | 08:36 WIB
Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Pemilik kendaraan melakukan pengisian daya kendaraan listrik di SKPLU, Jakarta, Senin (7/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Aloha PIK 2 targetkan 1,4 juta wisatawan di 2026 lewat kuliner dan fasilitas modern.
  • Fasilitas SPKLU Ultra Fast Charging hadir dukung ekosistem kendaraan listrik di PIK 2.
  • Strategi integrasi wisata lifestyle dan infrastruktur hijau untuk tarik turis mancanegara.

Suara.com - Destinasi wisata pesisir Aloha PIK 2 menetapkan target ambisius dengan membidik 1,4 juta kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2026. Guna mencapai angka tersebut, pengelola tidak hanya mengandalkan daya tarik kuliner, tetapi juga memperkuat infrastruktur pendukung melalui penyediaan fasilitas modern bagi pengguna kendaraan listrik.

Salah satu terobosan terbaru yang dihadirkan adalah peresmian SPKLU Center hasil kolaborasi dengan PT PLN (Persero). Fasilitas pengisian daya kendaraan listrik ini memungkinkan pengunjung mengisi daya kendaraan mereka sambil menikmati pemandangan laut dan ragam kuliner khas Aloha.

Operation Deputy Division Head Commercial Retail 2 Agung Sedayu Group, Ang Fu Shen, menegaskan bahwa relevansi infrastruktur dengan kebutuhan masyarakat urban menjadi kunci utama kenyamanan pengunjung.

“Bukan hanya kuliner, kawasan ini memiliki pemandangan yang bagus. Sambil mengecas kendaraan listrik, pengunjung bisa menikmati seluruh fasilitas yang ada. Kami ingin memastikan pengalaman berwisata menjadi lebih lengkap,” ujar Ang Fu Shen, Sabtu (9/5/2026).

Destinasi Pantas Pasir Putih Aloha PIK (Instagram)
Destinasi Pantas Pasir Putih Aloha PIK (Instagram)

Penyediaan SPKLU di Aloha PIK 2 bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan bagian dari visi besar pengembangan ekosistem Electric Vehicle (EV) di kawasan PIK 2. Ang Fu Shen menyebutkan adanya rencana penambahan titik pengisian daya dengan jarak antar-SPKLU sekitar 2 hingga 3 kilometer.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, menjelaskan bahwa SPKLU Center di Aloha merupakan yang pertama di Banten dengan konsep terpusat. Fasilitas ini dilengkapi dengan teknologi Ultra Fast Charging untuk efisiensi waktu pengguna.

“Kehadiran SPKLU di lokasi strategis seperti Aloha PIK 2 membuktikan bahwa pengisian daya kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern, bukan lagi kendala bagi pengguna kendaraan listrik,” kata Adi.

Dengan integrasi antara gaya hidup hijau, fasilitas rekreasi, dan kemudahan akses, Aloha PIK 2 optimistis mampu menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di kawasan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:43 WIB

Terkini

Bahlil Akan Tambah Kuota Produksi Batubara 2026

Bahlil Akan Tambah Kuota Produksi Batubara 2026

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 13:11 WIB

BBCA Jebol di Bawah Rp 5.000, Ini Target Harga Saham Perbankan Menurut Analis

BBCA Jebol di Bawah Rp 5.000, Ini Target Harga Saham Perbankan Menurut Analis

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 13:08 WIB

IHSG Hancur Lebur di Sesi 1, Saham BBCA dan Big Banks Catat Harga Termurah!

IHSG Hancur Lebur di Sesi 1, Saham BBCA dan Big Banks Catat Harga Termurah!

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:54 WIB

Asing Lepas Saham Perbankan Triliunan Rupiah Hingga Sesi I, BBCA Paling Banyak

Asing Lepas Saham Perbankan Triliunan Rupiah Hingga Sesi I, BBCA Paling Banyak

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:41 WIB

Purbaya Pamer Setoran Pajak Sektor Industri Tumbuh Tinggi, Perdagangan Naik 52,4%

Purbaya Pamer Setoran Pajak Sektor Industri Tumbuh Tinggi, Perdagangan Naik 52,4%

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:08 WIB

Tak Jadi di Minerba, Bahlil Bilang Skema Bagi Hasil Hanya Sektor Migas

Tak Jadi di Minerba, Bahlil Bilang Skema Bagi Hasil Hanya Sektor Migas

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:07 WIB

Meski Bisa Tentukan Harga Ekspor, DSI Diklaim Tak Akan Ambil Untung Berlebihan

Meski Bisa Tentukan Harga Ekspor, DSI Diklaim Tak Akan Ambil Untung Berlebihan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:58 WIB

Rupiah Jebol Rp18.110 dan IHSG Ambles 3%, Pasar Tak Percaya Jurus Baru Perry dan Purbaya?

Rupiah Jebol Rp18.110 dan IHSG Ambles 3%, Pasar Tak Percaya Jurus Baru Perry dan Purbaya?

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:50 WIB

IHSG Anjlok Parah Saat Rupiah Melemah Rp18.126, Analis Sebut Bisa Lebih Parah

IHSG Anjlok Parah Saat Rupiah Melemah Rp18.126, Analis Sebut Bisa Lebih Parah

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:37 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Susut Rp23 Triliun Dalam Sebulan, Tapi Rupiah Kian Melemah

Cadangan Devisa Indonesia Susut Rp23 Triliun Dalam Sebulan, Tapi Rupiah Kian Melemah

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:03 WIB