Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Perang Tak Kunjung Usai, Trump Sebut Proposal Perdamaian Iran Sebagai 'Sampah'

M Nurhadi

Selasa, 12 Mei 2026 | 07:25 WIB
Perang Tak Kunjung Usai, Trump Sebut Proposal Perdamaian Iran Sebagai 'Sampah'
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Instagram.com/realdonaldtrump)
baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump menyatakan kesepakatan gencatan senjata dengan Iran berada dalam kondisi kritis akibat penolakan proposal perdamaian.
  • Ketegangan di Selat Hormuz menyebabkan harga minyak dunia melonjak dan memicu penurunan produksi OPEC ke level terendah.
  • Pemerintah Amerika Serikat memberlakukan sanksi baru terhadap pihak yang membantu Iran mengirimkan minyak ke negara China.

Suara.com - Harapan akan perdamaian di Timur Tengah kian menipis. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata dengan Iran kini berada dalam kondisi kritis atau "sedang dalam alat bantu hidup".

Pernyataan keras ini muncul setelah Teheran memberikan respons atas proposal perdamaian AS yang justru menunjukkan jurang perbedaan sangat dalam di antara kedua belah pihak.

Ketegangan ini bermula sejak perang pecah pada 28 Februari lalu. Iran mengajukan syarat berat untuk menghentikan perang, termasuk tuntutan kompensasi kerusakan perang, penghentian blokade laut oleh AS, jaminan tidak ada serangan susulan, serta pemulihan penjualan minyak mereka.

Selain itu, Teheran bersikeras atas kedaulatan mereka di Selat Hormuz, jalur vital yang memasok seperlima kebutuhan energi dunia, yang saat ini mereka tutup.

Donald Trump tidak menyembunyikan kemarahannya terhadap dokumen balasan dari Iran tersebut. Ia menganggap tuntutan Teheran sebagai penghinaan terhadap upaya diplomasi yang telah berjalan sejak gencatan senjata parsial dimulai pada 7 April.

"Saya menyebutnya kondisi terlemah saat ini, setelah membaca potongan sampah yang mereka kirimkan. Saya bahkan tidak menyelesaikan membacanya," cetus Trump dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).

Kegagalan diplomasi ini berdampak langsung pada pasar energi global. Harga minyak mentah berjangka jenis Brent melonjak 3% hingga menembus angka $104 per barel.

Penutupan Selat Hormuz memaksa produsen minyak memangkas ekspor, hingga produksi OPEC pada bulan April dilaporkan jatuh ke level terendah dalam lebih dari dua dekade.

Di dalam negeri, kebijakan luar negeri Trump mulai mendapat penolakan dari pemilih Amerika, terutama karena lonjakan harga bensin menjelang pemilu sela.

baca juga

Berdasarkan jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis Senin, dua dari tiga warga Amerika merasa Trump belum menjelaskan dengan gamblang tujuan keterlibatan militer AS di Iran.

Sekitar 66% responden, termasuk sepertiga pendukung Partai Republik dan hampir seluruh pendukung Demokrat, mengkritik kurangnya transparansi pemerintah terkait visi perang ini.

Situasi ini dimanfaatkan oleh Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, yang memperingatkan bahwa pembayar pajak Amerika akan menanggung beban ekonomi yang semakin berat jika perang terus berlanjut.

Sanksi Baru dan Gejolak di Selat Hormuz

Sebagai bentuk tekanan tambahan, Pemerintah AS pada hari Senin memberlakukan sanksi baru terhadap individu dan perusahaan yang diduga membantu Iran mengirimkan minyak ke China.

Langkah ini bertujuan untuk memutus jalur pendanaan militer dan program nuklir Teheran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Sebut Proposal Damai Iran Sampah, Ancaman Perang Besar Menanti

Donald Trump Sebut Proposal Damai Iran Sampah, Ancaman Perang Besar Menanti

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 06:47 WIB

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 22:08 WIB

Donald Trump: Saya Tidak Suka Surat dari Iran!

Donald Trump: Saya Tidak Suka Surat dari Iran!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Bersumpah Tidak Akan Tunduk pada Tekanan Amerika Serikat, Harga Minyak Makin Runyam

Iran Bersumpah Tidak Akan Tunduk pada Tekanan Amerika Serikat, Harga Minyak Makin Runyam

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:14 WIB

Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli

Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:48 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:21 WIB

Terkini

Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM

Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:49 WIB

BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG

BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:43 WIB

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:23 WIB

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:09 WIB

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:55 WIB

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:44 WIB

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:40 WIB

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:15 WIB

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:14 WIB