Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Rupiah Tembus Rekor Terburuk Rp17.501, Beban Rakyat Kian Berat Akibat Harga Pangan yang Naik

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 12 Mei 2026 | 10:59 WIB
Rupiah Tembus Rekor Terburuk Rp17.501, Beban Rakyat Kian Berat Akibat Harga Pangan yang Naik
Aktivitas pedagang di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Selasa (2/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
baca 10 detik
  • Rupiah cetak rekor terburuk tembus Rp17.501 per dolar AS akibat sentimen negatif MSCI.
  • Harga pangan nasional kompak melonjak, cabai rawit merah tembus Rp68.650 per kilogram.
  • Aliran modal asing keluar deras dan harga beras naik, daya beli masyarakat kian terancam.

Suara.com - Awan mendung menyelimuti perekonomian domestik pada Selasa pagi (12/5/2026). Mata uang Garuda kembali tak bertenaga dan mencetak rekor sejarah baru yang kelam. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah ke level Rp17.501 per dolar AS, merosot 87 poin atau 0,50 persen dari penutupan sebelumnya.

Kondisi ini selaras dengan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia yang menetapkan posisi rupiah di angka Rp17.415. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebutkan bahwa pelemahan tajam ini merupakan imbas dari sentimen negatif pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI).

"Pengumuman MSCI memicu aliran modal asing keluar (outflow) yang cukup deras. Investor cenderung menghindari aset berisiko di pasar domestik, yang pada akhirnya menekan nilai tukar kita secara signifikan," ujar Lukman.

Ironisnya, kejatuhan nilai tukar rupiah ini terjadi bersamaan dengan lonjakan harga komoditas pangan nasional. Berdasarkan data Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan PIHPS Bank Indonesia, hampir seluruh kebutuhan pokok kompak merangkak naik, menciptakan tekanan ganda bagi daya beli masyarakat.

Harga beras, sebagai komoditas utama, mengalami kenaikan di semua lini. Beras kualitas super I kini menyentuh Rp16.950 per kg, sementara beras kualitas bawah naik hingga 3,1 persen menjadi Rp14.950 per kg.

Sektor bumbu dapur pun tak kalah "pedas". Cabai rawit merah melonjak tajam 7,52 persen ke angka Rp68.650 per kg, sementara cabai rawit hijau meroket hampir 11 persen di harga Rp54.150 per kg. Bawang merah dan bawang putih juga ikut menyumbang inflasi dengan kenaikan rata-rata di atas 1-2 persen.

Tak hanya beras dan cabai, harga gula pasir lokal kini menembus Rp19.250 per kg dan minyak goreng curah merangkak naik ke level Rp20.800 per kg. Telur ayam ras pun turut membebani konsumen dengan harga Rp31.350 per kg.

Kombinasi antara pelemahan kurs rupiah yang menambah biaya impor (imported inflation) dan kenaikan harga pangan lokal ini menjadi alarm keras bagi stabilitas ekonomi nasional di pertengahan Mei 2026 ini. Jika arus modal asing terus keluar dan harga pangan tak segera terkendali, tekanan terhadap kesejahteraan masyarakat diprediksi akan semakin dalam.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekor Buruk, Rupiah Sentuh Level Rp17.500 per Dolar AS

Rekor Buruk, Rupiah Sentuh Level Rp17.500 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:43 WIB

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:39 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB