Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Hindari Saham-saham Ini Jelang Rebalancing MSCI

Achmad Fauzi

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:47 WIB
Hindari Saham-saham Ini Jelang Rebalancing MSCI
Analis mengungkapkan beberapa saham yang harus dihindari jelang pengumuman rebalancing MSCI.
baca 10 detik
  • MSCI akan mengumumkan rebalancing pasar modal Indonesia pada 12 Mei 2026 yang berpotensi mengeluarkan sejumlah konstituen lama.
  • Analis menyatakan tidak ada saham baru yang masuk karena banyak emiten gagal memenuhi persyaratan Foreign Inclusion Factor.
  • Saham seperti BREN dan DSSA terancam keluar dari indeks akibat tingginya konsentrasi kepemilikan saham oleh pihak tertentu.

Suara.com - Lembaga pemeringkat MSCI sebentar lagi akan mengumumkan Rebalancing pasar modal Indonesia pada 12 Mei 2026 sekitar pukul 23.00 waktu setempat. Dalam Rebalancing itu terdapat beberapa saham yang terlempar daftar terlempar dari Index MSCI.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi, memandang tidak akan ada saham-saham baru yang masuk dalam MSCI Index. Namun, justru banyak saham-saham yang berpotensi hengkang dari daftar indx tersebut.

Keluarnya beberapa saham ini, karena tidak memenuhi persyaratan free float Foreign Inclusion Factor (FIF), di mana porsi saham kepemilikan saham publik lebih besar.

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Analis mengungkapkan beberapa saham yang harus dihindari jelang pengumuman MSCI. [Suara.com/Alfian Winanto]

"MSCI mengumumkan hasil rebalancing 12 Mei 2026 (waktu AS), tidak ada saham baru masuk, tapi konstituen lama berpotensi keluar atau disesuaikan," ujarnya kepada Suara.com, Selasa (12/5/2026).

Abida menuturkan, saham-saham yang harus dihindari jelas yaitu PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA).

Sementara, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, mengungkapkan dalam risetnya BREN dan DSSA memang terancam terlempar karena daftar saham dengan kepemilikian terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concertration (HSC) yang masing-masing sebesar 97,3 persen dan 95,8 persen.

Tak hanya dua saham tersebut, beberapa saham juga berpotensi terlempar dari MSCI Index. Misalnya PT Amman Mineral Internasional (AMMN), PT Petrinco Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN).

Saham-saham tersebut mengalami penurunan FIF karena keterbukaan kepemilikan saham lebih dari 1 persen.

Sementara, saham-saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) yang diproyeksikan turun kasta dalam indeks tersebut.

baca juga

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Jadi Biang Kerok IHSG Terperosok Jatuh ke Level 6.800 di Sesi I

Rupiah Jadi Biang Kerok IHSG Terperosok Jatuh ke Level 6.800 di Sesi I

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:04 WIB

Intip Kisi-kisi Rebalancing MSCI

Intip Kisi-kisi Rebalancing MSCI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:47 WIB

Alarm Bahaya dari MSCI: Pasar Modal RI Terancam Kehilangan Taji di Mata Global

Alarm Bahaya dari MSCI: Pasar Modal RI Terancam Kehilangan Taji di Mata Global

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:26 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×