Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:23 WIB
Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan
tarif listrik mei (dibuat menggunakan AI)
baca 10 detik
  • Isu kenaikan tarif listrik pada Mei 2026 muncul akibat gejolak ekonomi global dan pelemahan nilai tukar rupiah.
  • Menteri ESDM dan PLN menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik untuk periode April hingga Juni 2026.
  • Pemerintah mempertahankan tarif listrik tetap stabil guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung stabilitas ekonomi nasional.

Suara.com - Isu kenaikan tarif listrik kembali ramai dibicarakan masyarakat pada Mei 2026. Kekhawatiran tersebut muncul di tengah situasi ekonomi global yang masih bergejolak akibat tensi geopolitik internasional dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Kekhawatiran masyarakat semakin besar karena harga energi dunia ikut mengalami tekanan akibat konflik di Timur Tengah, termasuk memanasnya hubungan Amerika Serikat dan Iran.

Situasi geopolitik tersebut dikhawatirkan berdampak pada biaya energi nasional, termasuk tarif listrik dalam negeri.

Selain faktor geopolitik, pelemahan rupiah juga memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan penyesuaian tarif listrik.

Sebab, kebijakan tarif tenaga listrik memang dipengaruhi sejumlah indikator ekonomi makro seperti kurs rupiah, harga minyak mentah dunia, inflasi, dan harga batu bara acuan.

Lantas, apakah benar ada kenaikan tarif listrik di bulan Mei 2026 ini?

Petugas memeriksa meteran listrik di Rumah Susun Benhil 2, Jakarta, Selasa (7/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas memeriksa meteran listrik di Rumah Susun Benhil 2, Jakarta, Selasa (7/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik Mei 2026

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan menaikkan tarif listrik. Pemerintah menyebut evaluasi tarif memang terus dilakukan, tetapi belum menghasilkan kebijakan kenaikan tarif.

“Sampai dengan hari ini saya bicara ini dan exercise yang kami lakukan itu belum ada kenaikan tarif listrik. Nanti kalau ada nanti akan disampaikan ya,” ujar Bahlil usai rapat terbatas di Istana Negara beberapa waktu lalu.

PLN juga telah memberikan klarifikasi terkait kabar kenaikan tarif listrik yang beredar luas di media sosial. Perusahaan menegaskan informasi tersebut tidak benar dan meminta masyarakat lebih berhati-hati menerima informasi yang belum terverifikasi.

baca juga

Melalui akun media sosial resminya, PLN memastikan tarif tenaga listrik periode April hingga Juni 2026 masih sama seperti triwulan sebelumnya. Kebijakan tersebut diambil pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan mendukung daya beli masyarakat.

Penyesuaian tarif listrik sendiri mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PLN. Evaluasi tarif dilakukan setiap tiga bulan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan energi global.

PLN juga memastikan pelayanan kelistrikan tetap berjalan normal meski tarif listrik tidak mengalami perubahan. Perusahaan listrik negara tersebut meminta masyarakat hanya mengakses informasi melalui kanal resmi agar tidak mudah terpengaruh hoaks.

Tarif Listrik Per Mei 2026

Berikut daftar tarif listrik 13 golongan pelanggan nonsubsidi per Mei 2026:

  1. Golongan R-1/TR daya 900 VA sebesar Rp1.352 per kWh.
  2. Golongan R-1/TR daya 1.300 VA sebesar Rp1.445 per kWh.
  3. Golongan R-1/TR daya 2.200 VA sebesar Rp1.445 per kWh.
  4. Golongan R-2/TR daya 3.500 VA hingga 5.500 VA sebesar Rp1.700 per kWh.
  5. Golongan R-3/TR daya 6.600 VA ke atas sebesar Rp1.700 per kWh.
  6. Golongan B-2/TR daya 6.600 VA hingga 200 kVA sebesar Rp1.445 per kWh.
  7. Golongan B-3/Tegangan Menengah daya di atas 200 kVA sebesar Rp1.122 per kWh.
  8. Golongan I-3/Tegangan Menengah daya di atas 200 kVA sebesar Rp1.122 per kWh.
  9. Golongan I-4/Tegangan Tinggi daya 30.000 kVA ke atas sebesar Rp997 per kWh.
  10. Golongan P-1/TR daya 6.600 VA hingga 200 kVA sebesar Rp1.700 per kWh.
  11. Golongan P-2/Tegangan Menengah daya di atas 200 kVA sebesar Rp1.533 per kWh.
  12. Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum sebesar Rp1.700 per kWh.
  13. Golongan L/TR, TM, dan TT sebesar Rp1.645 per kWh.

Tarif listrik tersebut berlaku selama periode April hingga Juni 2026 sesuai keputusan pemerintah. Masyarakat diminta tetap bijak menggunakan listrik agar pengeluaran rumah tangga tetap terkendali meski tarif tidak mengalami kenaikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua

PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Pertumbuhan Pengguna Kendaraan Listrik di Jakarta Naik 9 Kali Lipat

Pertumbuhan Pengguna Kendaraan Listrik di Jakarta Naik 9 Kali Lipat

Otomotif | Senin, 27 April 2026 | 19:18 WIB

Terkini

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:10 WIB

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

×