Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
Pembangkit Listrik Milik PLN NP. /[Dok PLN NP].
  • PLN Nusantara Power mencatatkan produksi energi hijau sebesar 245 GWh melalui program cofiring biomassa pada kuartal pertama tahun 2026.
  • Pencapaian tersebut melampaui target sebesar 14,7 persen dan berhasil mereduksi emisi karbon sebanyak 286 ribu ton CO2e secara nasional.
  • Metode cofiring diterapkan pada unit PLTU eksisting untuk menghasilkan energi bersih sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat lokal.

Suara.com - PLN Nusantara Power (PLN NP) mencatatkan produksi energi hijau sebesar 245 Gigawatt hour (GWh) dari program cofiring biomassa pada kuartal pertama tahun 2026. Capaian ini melampaui target yang ditetapkan sebesar 14,7 persen. 

Melalui produksi energi hijau tersebut, anak usaha PLN ini melaporkan telah mereduksi emisi karbon sebesar 286 ribu ton CO2e sepanjang tiga bulan pertama tahun ini. Sebagai informasi, pada tahun 2025 lalu, implementasi cofiring di 25 unit PLTU milik perusahaan telah menghasilkan 1.041 GWh energi hijau dan mereduksi 1,17 juta ton CO2e.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menjelaskan bahwa cofiring biomassa merupakan metode transisi energi yang diterapkan secara bertahap pada aset pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) eksisting.

Ilustrasi pengumpulan bahan baku EBT Biomassa lewat sistem marketplace. [Dok PLN].
Ilustrasi pengumpulan bahan baku EBT Biomassa lewat sistem marketplace. [Dok PLN].

"Program ini merupakan upaya optimalisasi aset pembangkit yang ada untuk menghasilkan energi yang lebih bersih dengan tetap menjaga keandalan pasokan listrik," ujar Ruly lewat  keterangannya pada Kamis (30/4/2026).

Data perusahaan menunjukkan tren pertumbuhan produksi energi hijau yang positif. Pada tahun 2025, produksi tercatat naik 21,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Ruly menambahkan bahwa keberhasilan di 25 unit PLTU ini membuktikan bahwa penurunan emisi dapat dilakukan tanpa mengganggu operasional pembangkitan.

Selain aspek lingkungan, program cofiring ini memanfaatkan sumber daya lokal untuk memenuhi kebutuhan biomassa, yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi di daerah sekitar pembangkit.

Ke depan, PLN NP berencana terus memperluas inisiatif rendah emisi ini guna mendukung target Net Zero Emissions nasional. Perusahaan saat ini mengoperasikan infrastruktur pembangkitan sebagai salah satu subholding pembangkitan di Asia Tenggara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raksasa Jepang Tokyo Gas & Hanwa 'Geruduk' Pohuwato, Ada Apa?

Raksasa Jepang Tokyo Gas & Hanwa 'Geruduk' Pohuwato, Ada Apa?

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 08:18 WIB

Realisasi Biomassa di Bawah Target, Ombudsman: Berpotensi Maladministrasi

Realisasi Biomassa di Bawah Target, Ombudsman: Berpotensi Maladministrasi

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 20:53 WIB

PLN EPI Manfaatkan Limbah Aren dan Kayu Jadi Biomassa

PLN EPI Manfaatkan Limbah Aren dan Kayu Jadi Biomassa

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 17:27 WIB

Terkini

Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak

Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?

Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:06 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:02 WIB

Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG

Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:59 WIB

BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo

BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:51 WIB

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:36 WIB

Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi

Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:28 WIB

Program Kompor Listrik Masih Digeber Mas Bahlil di 2027, Anggarannya Rp 815 M

Program Kompor Listrik Masih Digeber Mas Bahlil di 2027, Anggarannya Rp 815 M

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:22 WIB

Tembus Rp1,4 Triiun, Gaji ke-13 untuk TNI-Polri Telah Cair

Tembus Rp1,4 Triiun, Gaji ke-13 untuk TNI-Polri Telah Cair

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:17 WIB

Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis

Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:12 WIB