Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini

Achmad Fauzi

Senin, 18 Mei 2026 | 12:47 WIB
Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini
IHSG merosot tajam pada perdagangan sesi I hari ini. [Suara.com/Alfian Winanto].
baca 10 detik
  • IHSG merosot 3,76 persen ke level 6.470 pada sesi pertama perdagangan hari Senin, 18 Mei 2026.
  • Pelemahan terjadi akibat aksi jual saham global, ketegangan geopolitik Timur Tengah, serta perlambatan ekonomi di China.
  • Tekanan domestik dipicu depresiasi rupiah serta kekhawatiran pasar terhadap kebijakan ekonomi pemerintah saat ini di Indonesia.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih ambles pada sesi pertama perdagangan Senin, 18 Mei 2026. IHSG pada sesi I turun 252 poin atau 3,76 persen ke level 6.470.

Mengutip riset Pilarmas Investindo Sekuritas, tekanan datang dari sentimen global dan domestik, mulai dari aksi jual tajam di Wall Street hingga memanasnya konflik di Timur Tengah.

Pilarmas menyebut pelemahan IHSG sejalan dengan pergerakan bursa regional Asia yang juga berada di zona merah setelah pasar merespons negatif aksi jual besar-besaran di pasar saham Amerika Serikat pada akhir pekan lalu.

Selain itu, pasar juga dibayangi kekhawatiran meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan minyak global.

IHSG merosot tajam pada perdagangan sesi I hari ini. [ANTARA].
IHSG merosot tajam pada perdagangan sesi I hari ini. [ANTARA].

"Pasar cenderung lebih berhati-hati di tengah ketegangan geopolitik yang kembali meningkat di Timur Tengah," tulis Pilarmas dalam risetnya.

Sentimen negatif muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan peringatan keras kepada Iran. Sikap keras Washington terhadap Teheran dinilai meningkatkan risiko eskalasi konflik di kawasan tersebut.

Kondisi semakin memanas setelah muncul laporan adanya serangan terhadap fasilitas energi di kawasan Teluk Persia pada akhir pekan. Situasi ini memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi terganggunya distribusi minyak dunia, terutama karena Selat Hormuz disebut masih sebagian besar tertutup.

Tak hanya faktor geopolitik, perlambatan ekonomi China juga menjadi perhatian investor. Produksi industri China pada April 2026 hanya tumbuh 4,1 persen secara tahunan, melambat dibandingkan Maret yang mencapai 5,7 persen dan berada di bawah ekspektasi pasar sebesar 5,9 persen.

Sementara itu, penjualan ritel China hanya naik 0,2 persen secara tahunan pada April 2026, jauh melambat dibandingkan kenaikan 1,7 persen pada Maret dan di bawah proyeksi pasar sebesar 2 persen.

baca juga

Pilarmas menilai perang tarif dagang dan konflik Timur Tengah mulai menggerus momentum pertumbuhan ekonomi China sebagai salah satu motor ekonomi dunia.

Dari dalam negeri, pasar keuangan domestik juga mendapat tekanan akibat pelemahan nilai tukar rupiah yang telah menembus level Rp17.600 per dolar Amerika Serikat.

Pelaku pasar juga bereaksi negatif terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut masyarakat di pedesaan tidak menggunakan dolar AS.

Menurut Pilarmas, komentar tersebut justru memunculkan kekhawatiran investor terhadap komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan kredibilitas ekonomi nasional.

"Pelaku pasar menilai pernyataan itu memperlihatkan kurangnya kepekaan pemerintah terhadap urgensi stabilisasi mata uang," tulis Pilarmas.

Di tengah tekanan pasar, Pilarmas merekomendasikan saham Astra International atau ASII untuk aksi beli dengan level support di 5.725 dan resistance di 6.050.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan sesi I, sebanyak 20,07 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,94 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,71 juta kali.

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 90 saham bergerak naik, sedangkan 715 saham mengalami penurunan, dan 154 saham tidak mengalami pergerakan.

Pada sesi pertama perdagangan hari ini, saham-saham yang mencatat penguatan terbesar di antaranya BLUE, BPTR, ABDA, LABS, dan GSMF.

Sementara saham dengan pelemahan terbesar yakni DSSA, TPIA, AMMN, APIC, dan KONI.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham BCA Punya Harapan, Segini Target Harga Hari Ini

Saham BCA Punya Harapan, Segini Target Harga Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:31 WIB

IHSG Anjlok 26,45 Persen, Mimpi Indah Purbaya Buyar Tahun Ini?

IHSG Anjlok 26,45 Persen, Mimpi Indah Purbaya Buyar Tahun Ini?

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:04 WIB

IHSG Longsor Lebih dari 4%, Sentuh Level Terendah Baru dalam 52 Minggu!

IHSG Longsor Lebih dari 4%, Sentuh Level Terendah Baru dalam 52 Minggu!

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 10:48 WIB

Terkini

Kemerdekaan yang Sesungguhnya: 254 Napi di Jateng Pulang, Ribuan Lain Dapat Harapan Baru

Kemerdekaan yang Sesungguhnya: 254 Napi di Jateng Pulang, Ribuan Lain Dapat Harapan Baru

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Tiga Dara | 81 Tahun Indonesia, Seperti Apa Arti Merdeka Hari Ini?

Tiga Dara | 81 Tahun Indonesia, Seperti Apa Arti Merdeka Hari Ini?

Video | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Polda Aceh Selidiki Kericuhan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Masjid Raya Baiturrahman

Polda Aceh Selidiki Kericuhan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Masjid Raya Baiturrahman

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim

Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim

Batam | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:28 WIB

4 Rice Cooker 1,8 Liter Murah dengan Fitur Lengkap, Mulai Rp100 Ribuan

4 Rice Cooker 1,8 Liter Murah dengan Fitur Lengkap, Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:23 WIB

d'Alba White Truffle First Spray Serum untuk Kulit Apa? Ini Review Jujur Pengguna

d'Alba White Truffle First Spray Serum untuk Kulit Apa? Ini Review Jujur Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:21 WIB

Seribu Teman Kurang, Satu Musuh Kebanyakan: Buku Seni Menemukan Kawan dan Menumbuhkan Diri

Seribu Teman Kurang, Satu Musuh Kebanyakan: Buku Seni Menemukan Kawan dan Menumbuhkan Diri

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Korut Trending Topic Gegara Foto Prabowo Berkibar di Langit, Apa Hubungannya?

Korut Trending Topic Gegara Foto Prabowo Berkibar di Langit, Apa Hubungannya?

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Sosok Caliya Azaria Ivana, Siswi SMAN 1 Palembang yang Jadi Pembawa Baki HUT RI ke-81

Sosok Caliya Azaria Ivana, Siswi SMAN 1 Palembang yang Jadi Pembawa Baki HUT RI ke-81

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:17 WIB

Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan

Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:16 WIB

×