Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Husna Rahmayunita, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan Karena IHSG Anjlok (Gemini AI)
baca 10 detik
  • IHSG merosot 3,76 persen pada sesi pertama, memicu kepanikan investor ritel di bursa.
  • Trading Halt adalah penghentian sementara perdagangan dari BEI jika indeks turun 5 persen. 
  • Jangan ikut panic selling, siapkan uang tunai, dan diversifikasi aset ke instrumen emas. 

Suara.com - Pasar saham Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Senin (18/5/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam. Tekanan jual yang masif memaksa IHSG terjun bebas hingga 3,76 persen (252,971 poin) ke level 6.470,348, setelah sempat terpuruk ke titik terendah di 6.441.

Melihat portofolio yang memerah lebam, banyak investor ritel yang mulai panik dan bertanya-tanya: "Apakah bursa akan dihentikan? Kapan Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menekan tombol darurat?"

Tombol darurat yang dimaksud dalam dunia pasar modal dikenal dengan istilah Trading Halt.

Namun, meski koreksi hari ini terbilang tajam, mengapa perdagangan masih terus berjalan? Mari kita bedah apa itu trading halt dan bagaimana aturan mainnya di BEI.

OJK sedang memproses seleksi jajaran direksi Bursa Efek Indonesia periode mendatang melalui mekanisme penilaian kemampuan dan kepatutan. [Antara]
OJK sedang memproses seleksi jajaran direksi Bursa Efek Indonesia periode mendatang melalui mekanisme penilaian kemampuan dan kepatutan. [Antara]

Apa Itu Trading Halt? 

Dikutup dari Treasury.id, Trading Halt adalah penghentian sementara seluruh aktivitas perdagangan saham atau instrumen keuangan lainnya di bursa efek.

Ibarat sebuah mobil yang melaju tak terkendali di turunan tajam, trading halt adalah rem darurat yang ditarik oleh otoritas bursa untuk mencegah kecelakaan fatal.

Kebijakan ini bukan bertujuan untuk merugikan investor, melainkan sebaliknya: melindungi pasar dari kepanikan yang tidak rasional.

Saat terjadi aksi jual massal yang didorong oleh emosi sesaat atau berita mengejutkan, trading halt memberikan waktu (cooling down) bagi para pelaku pasar untuk mencerna informasi, menenangkan diri, dan menganalisis situasi secara objektif sebelum kembali mengambil keputusan finansial.

baca juga

Mengapa IHSG Hari Ini (Belum) Kena Trading Halt?

Jika penurunan 3,76 persen hari ini sudah membuat pasar panik, mengapa BEI tidak segera menghentikan perdagangan? Jawabannya ada pada regulasi baku yang telah ditetapkan.

BEI memiliki parameter khusus (protokol krisis) untuk mengaktifkan trading halt berdasarkan persentase penurunan IHSG dalam satu hari perdagangan:

  • Penurunan 5 persen: Jika IHSG anjlok hingga 5 persen, BEI akan membekukan perdagangan selama 30 menit.
  • Penurunan 10 persen: Jika setelah dibuka kembali IHSG terus merosot hingga menyentuh 10 persen, perdagangan akan dihentikan lagi selama 30 menit.
  • Penurunan 15 persen: Jika penurunan mencapai 15 persen, bursa akan menghentikan seluruh perdagangan saham hingga akhir sesi perdagangan hari itu (Suspensi Penuh).
  • Karena IHSG pada sesi I hari ini "baru" menyentuh penurunan 3,76 persen, batas psikologis dan regulasi 5 persen dari BEI belum terlampaui. Oleh karena itu, sistem masih mengizinkan transaksi jual-beli berjalan secara normal.

Di Balik Layar: Apa Saja Pemicu Trading Halt?

Selain karena fluktuasi indeks gabungan yang ekstrem (seperti yang mengancam IHSG hari ini), trading halt juga bisa terjadi pada saham atau komoditas spesifik karena beberapa alasan krusial:

  • Rilis Berita Material Mendadak: Adanya pengumuman akuisisi, kebangkrutan, atau laporan keuangan yang jauh di luar ekspektasi pasar.
  • Gangguan Teknis (System Error): Jika server bursa mengalami kendala yang merugikan proses pencocokan harga (order matching).
  • Indikasi Manipulasi (Gorengan Saham): Pergerakan harga satu saham yang tidak wajar akibat indikasi insider trading atau manipulasi bandar.

Strategi Cuan Saat Pasar Dilanda Kepanikan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:06 WIB

Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini

Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:47 WIB

IHSG Anjlok 26,45 Persen, Mimpi Indah Purbaya Buyar Tahun Ini?

IHSG Anjlok 26,45 Persen, Mimpi Indah Purbaya Buyar Tahun Ini?

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:04 WIB

Terkini

Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS

Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang

Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:23 WIB

Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI

Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:23 WIB

Amerika Serikat: Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81

Amerika Serikat: Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Cara Ampuh Membersihkan Keran Kamar Mandi Agar Kinclong, Cuma Pakai Bahan Ini

Cara Ampuh Membersihkan Keran Kamar Mandi Agar Kinclong, Cuma Pakai Bahan Ini

Sumut | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Kimpul Bu Tin: Ketika Umbi Lokal Bertemu Kreativitas Zaman Now

Kimpul Bu Tin: Ketika Umbi Lokal Bertemu Kreativitas Zaman Now

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme

Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:18 WIB

Bukan 2 Jam, Keluarga Tahanan KPK Dapat 'Bonus' Waktu Kunjungan di Hari Kemerdekaan

Bukan 2 Jam, Keluarga Tahanan KPK Dapat 'Bonus' Waktu Kunjungan di Hari Kemerdekaan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:13 WIB

Cara Mematikan Watermark Gemini di Pengaturan Google Terbaru

Cara Mematikan Watermark Gemini di Pengaturan Google Terbaru

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan

Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:08 WIB

×