Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.394,125
LQ45 627,469
Srikehati 306,090
JII 380,924
USD/IDR 17.839

Prabowo Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi, Sosok Petingginya Pernah Dipenjara

M Nurhadi

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:26 WIB
Prabowo Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi, Sosok Petingginya Pernah Dipenjara
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan PP Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam akan mengatur tiga komoditas yakni kelapa sawit, batubara dan paduan besi. Nikel tidak termasuk. [Antara]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengevaluasi serta mengganti pimpinan Direktorat Jenderal Bea Cukai yang tidak kompeten.
  • Menkeu menyatakan kesiapan melaksanakan perintah Presiden untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Dirjen Bea Cukai, Djaka Budhi Utama, pada Rabu (20/5/2026).
  • Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama, yang menjabat sejak Mei 2025, memiliki aset bersih senilai Rp4,7 hingga Rp5,7 miliar.

Suara.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan tanggapan terkait instruksi tegas yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto mengenai kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Dalam arahan terbarunya, Presiden meminta agar pimpinan instansi tersebut segera diganti apabila tidak mampu melakukan perbaikan dan reformasi birokrasi yang signifikan.

Merespon hal tersebut, Menkeu Purbaya menyatakan kesiapannya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap posisi Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Kendati demikian, ia menegaskan memerlukan waktu untuk melakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan final.

"Tadi kalau kerjanya nggak bener disuruh copot aja? Nanti kita lihat deh. Kalau itu perintah, saya akan kerjakan," ujar Purbaya kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Sebelumnya, dalam agenda rapat paripurna di DPR RI, Presiden Prabowo Subianto secara khusus menyoroti performa DJBC yang dinilai memerlukan pembenahan mendasar di berbagai lini.

Presiden berpesan langsung kepada Menkeu agar tidak ragu mengganti pimpinan komoditas ekspor-impor tersebut jika terbukti tidak kompeten dalam membawa perubahan. 

Profil Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

Posisi Direktur Jenderal Bea dan Cukai saat ini dijabat oleh Djaka Budhi Utama. Lahir pada 9 November 1967, ia merupakan mantan perwira tinggi TNI Angkatan Darat (TNI-AD) yang resmi mengemban amanat sebagai Dirjen Bea Cukai Kementerian Keuangan sejak 23 Mei 2025.

Djaka merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1990 yang berasal dari kecabangan Infanteri (Kopassus). Sebelum ditunjuk memimpin DJBC, jenderal bintang tiga ini memiliki rekam jejak panjang di militer dan pemerintahan, dengan jabatan terakhir sebagai Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (Sestama BIN) serta Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (Irjen Kemhan) RI.

baca juga

Dalam perjalanan kariernya di era 1990-an, nama Djaka Budhi Utama tercatat sebagai salah satu anggota Tim Mawar di bawah Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI-AD, yang dinyatakan bertanggung jawab atas peristiwa penghilangan orang secara paksa pada periode 1997-1998.

Atas keterlibatan tersebut, Pengadilan Militer II pada tahun 1999 menjatuhkan vonis hukuman penjara selama satu tahun empat bulan, yang kemudian dikuatkan oleh Mahkamah Militer Agung pada tahun 2000, tanpa sanksi pemecatan dari dinas militer.

Setelah melewati masa hukuman, ia melanjutkan karirnya di TNI hingga mencapai pangkat Letnan Jenderal sebelum akhirnya mengambil pensiun dini untuk bertransaksi ke sipil sebagai Dirjen Bea Cukai.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama dalam konferensi persnya, Rabu (9/7/2025). (Foto Ist)
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama dalam konferensi persnya, Rabu (9/7/2025). (Foto Ist)

Penghasilan dan Estimasi Kekayaan

Sebagai pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan, posisi Direktur Jenderal Bea dan Cukai ditunjang dengan fasilitas pendapatan kedinasan yang diatur oleh regulasi negara.

Secara akumulatif, total penghasilan untuk jabatan setingkat ini dapat mencapai lebih dari Rp120 juta per bulan. Struktur tersebut terbentuk dari komponen gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS) pangkat tertinggi (Golongan IV/e) serta tunjangan kinerja (tukin) struktural eselon I yang berada di kisaran Rp117.375.000 per bulan.

Berdasarkan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir yang diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total nilai aset bersih yang dimiliki oleh Djaka Budhi Utama berada di estimasi angka Rp4,7 hingga Rp5,7 miliar.

Struktur kepemilikan aset tersebut didominasi oleh sektor properti berupa tanah dan bangunan senilai kurang lebih Rp3,5 miliar yang berlokasi di wilayah Tangerang Selatan dan Bogor.

Selain itu, tercatat kepemilikan satu unit kendaraan roda empat dengan taksiran nilai Rp250 juta hingga Rp256 juta, instrumen kas dan setara kas sebesar Rp769 juta, serta komponen harta bergerak lainnya. Di sisi lain, laporan tersebut juga mencantumkan kepemilikan kewajiban utang sebesar Rp258 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:10 WIB

PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah

PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:29 WIB

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:31 WIB

PDIP Respons Pujian Prabowo: Kami Tak Nyinyir, Tapi Tetap Kritis

PDIP Respons Pujian Prabowo: Kami Tak Nyinyir, Tapi Tetap Kritis

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:13 WIB

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:45 WIB

Dasco Sebut Pujian Prabowo untuk Megawati dan PDIP Keluar dari Lubuk Hati yang Paling Dalam

Dasco Sebut Pujian Prabowo untuk Megawati dan PDIP Keluar dari Lubuk Hati yang Paling Dalam

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:39 WIB

Terkini

LGI Cetak Rekor, Pendapatan Tembus Rp2,3 Triliun di Semester I 2026

LGI Cetak Rekor, Pendapatan Tembus Rp2,3 Triliun di Semester I 2026

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:24 WIB

Tebar Dana Rp3,07 T, Cek Jadwal Pembagian Dividen Interim BBCA

Tebar Dana Rp3,07 T, Cek Jadwal Pembagian Dividen Interim BBCA

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Bebas Jerawat! 5 Acne Spot Treatment Korea yang Bikin Jerawat Cepat Kering

Bebas Jerawat! 5 Acne Spot Treatment Korea yang Bikin Jerawat Cepat Kering

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Analis: Iran Ubah Strategi Perang, Serangan Kunci Paksa Amerika Serikat ke Perundingan

Analis: Iran Ubah Strategi Perang, Serangan Kunci Paksa Amerika Serikat ke Perundingan

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:19 WIB

Perkuat Deteksi Penyakit, Bisakah CT Scan Photon-Counting Jadi Strategi Ketahanan Kesehatan?

Perkuat Deteksi Penyakit, Bisakah CT Scan Photon-Counting Jadi Strategi Ketahanan Kesehatan?

Health | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:17 WIB

53 Titik Api Kepung Sulawesi Selatan, Kebakaran di Gowa hingga Enrekang

53 Titik Api Kepung Sulawesi Selatan, Kebakaran di Gowa hingga Enrekang

Sulsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Mengenal Pancaindra Manusia dan Fungsinya

Mengenal Pancaindra Manusia dan Fungsinya

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:15 WIB

If You Wish Upon Me: Menemukan Alasan Hidup dari Mereka yang Menanti Ajal

If You Wish Upon Me: Menemukan Alasan Hidup dari Mereka yang Menanti Ajal

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Kabareskrim Tak Hadir, Komisi III DPR Tunda Rapat Pembahasan Konflik Agraria

Kabareskrim Tak Hadir, Komisi III DPR Tunda Rapat Pembahasan Konflik Agraria

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Sunscreen Tanpa Oxybenzone dan Octinoxate Buat Apa? Ini 4 Rekomendasinya

Sunscreen Tanpa Oxybenzone dan Octinoxate Buat Apa? Ini 4 Rekomendasinya

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:08 WIB

×