- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada PDIP karena konsisten menjadi oposisi untuk menjaga sistem demokrasi melalui check and balance.
- Andreas Hugo Pareira mewakili PDIP menyatakan terima kasih atas pujian Presiden Prabowo di Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta, Rabu.
- PDIP tetap berkomitmen menyampaikan kritik positif dan rasional terhadap pemerintah guna memberikan perspektif alternatif bagi jalannya roda pemerintahan.
Suara.com - Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan pujian kepada partainya ketika berpidato dalam Rapat Paripurna DPR RI.
Dia mengatakan bahwa PDIP yang kini berada di luar pemerintahan terus menjalankan fungsinya dalam menyampaikan kritik-kritik positif.
Menurut dia, kritik itu diperlukan untuk memberikan pandangan lain kepada pemerintah terkait situasi yang ada.
"Ya terima kasih Bapak Presiden memberikan pujian dan memang seharusnya PDI Perjuangan ada di luar (pemerintahan)," kata Andreas di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI itu mengatakan bahwa meski Presiden merasa pilu, tetapi kritik-kritik itu diperlukan agar Presiden bisa mendengar pandangan dari PDIP.
Menurut dia, kritik yang disampaikan bukan hanya soal rasa, tetapi soal rasionalitas dalam memandang suatu keadaan.
"Kritik-kritik itu tentu maksudnya baik gitu dan selama ini itu yang kami lakukan gitu," kata dia sebagaimana dilansir Antara.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya saat Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Rabu, mengucapkan terima kasih kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) karena saat ini menjadi satu-satunya partai di parlemen yang berada di luar pemerintahan.
Menurut Prabowo, PDIP telah berjasa untuk menjaga demokrasi di Indonesia, karena adanya oposisi memastikan adanya check and balance, terutama terhadap lembaga-lembaga eksekutif yang menjalankan pemerintahan.
"Tidak semua partai di sini bagian dari pemerintah, dan saya hormati, saya hargai itu, demokrasi kita perlu check and balance, saya faham dan mengerti, PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah, saya mengerti itu, sebenernya, saya ingin ucapkan terima kasih kepada PDIP. Saudara berjasa untuk demokrasi kita," kata Presiden Prabowo di hadapan 400 lebih anggota DPR RI dan sejumlah pejabat negara saat Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks MPR, DPR, DPD RI, Jakarta, Rabu.