- BPI Danantara resmi membentuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia pada 18 Mei 2026 sebagai perantara ekspor komoditas nasional.
- Perusahaan ini akan menjadi makelar perdagangan komoditas minyak kelapa sawit, batu bara, serta paduan logam ke luar negeri.
- Luke Thomas Mahony ditunjuk sebagai Direktur yang didukung kepemilikan saham mayoritas oleh PT Danantara Investment Management sebagai pendiri.
Suara.com - BPI Danantara telah membentuk BUMN yang akan menjadi makelar ekspor komoditas, minyak kelapa sawit mentah, batu bara, dan paduan logam PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI)
Nantinya, Danantara Sumberdaya Indonesia ini akan sebagai perantara antara perusahaan komoditas di dalam negeri ke penjual asing.
Berdasarkan data Direktot Jenderal Administrasi Hukum Umum yang beredar di media sosial, DSI baru dibentuk pada 18 Mei 2026.
Adapun, modal dasar pembentukan DSI untuk Seri A senilai Rp 99.750.000, di mana harga per lembar Rp 250.000 dengan jumlah lembar saham 399. Sedangkan untuk Seri B sebesar Rp 250.000, di mana harga per lembar saham Rp 250.000 dengan jumlah lembar saham.
![Direktur PT Danantara Sumberdaya Indonesia, Luke Thomas Mahony. [Linkedin].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/21/16724-luke-thomas-mahony.jpg)
Sementara, modal yang ditempatkan untumk DSI untuk Seri A sebesar Rp 24.750.000 yang mana harga saham per lembarnya Rp 250.000 dengan jumlah sahamnya mencapai 99. Lalu, untuk Seri B, Seri B sebesar Rp 250.000, di mana harga per lembar saham Rp 250.000 dengan jumlah lembar saham.
Danantara juga memberikan penyetoran modal senilai Rp 25.000.000 dalam bentuk uang kepada DSI.
Dilihat dari komposisi kepemilikan saham, mayoritas saham Seri A DSI digenggam oleh PT Danantara Investment Management (DIM) yang dikepalai oleh Pandu Sjahrir dengan jumlah saham 99.
Sisanya, saham Seri B sebesar 1 persen dipegang oleh PT Danantara Mitra Sinergi.
Kemudian, struktur pengurus DSI hanya memiliki satu komisaris dan satu direksi. Direktur DSI diduduki oleh Luke Thomas Mahony, dan jabatan Komisaris dipegang oleh Harold Jonathan Dharma TJ.
Profil Luke Thomas Mahony
Luke Thomas Mahony bukan orang baru di lingkungan Danantara. Berdasarkan data Linkedin pribadi, sebelum memegang direksi DSI, Luke Mahony sempat menjabat sebagao SEVP Business Performance & Optimization Danantara Indonesia mulai dari September 2025 lalu.
Kemudian, Luke Mahony juga berkarir di PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) sebagai Chief Strategy and Technical Officer dari Juli 2024 hingga September 2025.
Luke Mahony memang lama berada di Grup Vale di mana, sempat menjadi Direksi dan Chief Technical Officer di Vale Base Metals. Selain itu, masih di Grup Vale Luke Mahony menduduki jabatan strategis yang dimulai pada tahun 2014 hingga 2022.
Berikut karir Luke Mahony:
- SEVP Business Performance & Optimization – Danantara Indonesia: September 2025 – sekarang
- Chief Strategy and Technical Officer – PT Vale Indonesia Tbk: Juli 2024 – September 2025
- Director - Technical – Vale Base Metals: Februari 2024 – Agustus 2024
- Chief Technical Officer – Vale Base Metals: Desember 2022 – Februari 2024
- Global Head of Technology & Innovation – Vale: Oktober 2021 – Desember 2022
- Global Head of Geology, Mine Engineering, Geotechnical, Tailings Dams and Technology – Vale: Januari 2019 – Desember 2021
- Technical Executive - Global Coal Business – Vale: Januari 2017 – Maret 2019
- General Manager Resource Development & Long Term Planning – Vale: Juli 2014 – Januari 2017