Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:14 WIB
Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres
Commercial and External Affairs Director PT SiCepat Ekspres, Imam Sedayu Pusponegoro. [Suara.com/Novi Suci]
baca 10 detik
  • Industri logistik nasional menghadapi tantangan pelemahan daya beli masyarakat serta tekanan nilai tukar rupiah sepanjang tahun ini.
  • SiCepat Ekspres berupaya menjaga efisiensi biaya melalui inovasi pengalihan moda pengiriman dari jalur udara ke jalur laut.
  • Direktur SiCepat menyatakan biaya pengiriman terjangkau dapat memulihkan permintaan masyarakat sekaligus menjaga pertumbuhan sektor perdagangan digital nasional.

Suara.com - Pelemahan daya beli masyarakat dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah dinilai menjadi tantangan bagi industri logistik nasional tahun ini.

Menanggapi hal itu, perusahaan jasa logistik, SiCepat Ekspres menilai kondisi tersebut masih dapat diantisipasi melalui efisiensi biaya pengiriman dan inovasi di sektor logistik.

Commercial and External Affairs Director SiCepat Ekspres Imam Sedayu Pusponegoro mengatakan biaya logistik yang lebih murah justru dapat menjadi pemicu untuk memulihkan permintaan masyarakat.

Menurut dia, harga pengiriman yang lebih terjangkau bisa mendorong aktivitas konsumsi, terutama pada sektor perdagangan digital yang masih menjadi penopang utama pertumbuhan logistik.

"Daya beli yang tadinya mungkin melemah, tapi dengan biaya logistik atau pengiriman yang lebih murah mereka akan men-trigger demand. Akhirnya demand-nya pulih lagi," kata Imam dalam program Executive Talk di Kantor Suara.com, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Ia menjelaskan pelaku industri logistik saat ini tidak bisa hanya mengandalkan pola bisnis lama di tengah situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Perusahaan dituntut mencari cara-cara baru agar biaya operasional tetap efisien tanpa membebani konsumen.

Salah satu langkah yang dilakukan SiCepat ialah mengalihkan sebagian pengiriman dari jalur udara ke moda laut. Strategi itu ditempuh setelah biaya avtur mengalami kenaikan yang berdampak pada ongkos logistik.

Imam mengatakan peralihan tersebut dilakukan untuk menjaga biaya pengiriman tetap terkendali sehingga konsumen tidak merasakan dampak signifikan dari tekanan biaya energi.

"Again tadi ya, itu kembali lagi bagaimana pelaku logistik ini bisa berinovasi. Kalau kita bisa merespons geopolitik tadi dengan membangun resiliency energi, kemudian ada perubahan moda dari air freight ke sea freight," ujarnya.

baca juga

Dia menilai inovasi menjadi kunci agar industri logistik tetap mampu bertumbuh meski dihadapkan pada tantangan ekonomi.

Menurut Imam, selama pelaku industri dapat menemukan cara yang lebih efisien dalam operasional, prospek pertumbuhan sektor logistik masih cukup terbuka.

"Kalau bicara apakah optimis? Selama kita bisa mengupayakan berinovasi, kita cukup optimis," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Anjlok Lagi, Danantara Sumberdaya Indonesia Jadi Biang Kerok

Rupiah Anjlok Lagi, Danantara Sumberdaya Indonesia Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:57 WIB

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:21 WIB

Rupiah Melemah Tekan Industri Telekomunikasi, XLSmart Fokus Kejar Pelanggan Berkualitas

Rupiah Melemah Tekan Industri Telekomunikasi, XLSmart Fokus Kejar Pelanggan Berkualitas

Tekno | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:33 WIB

Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen

Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:03 WIB

Prabowo Patok Rupiah Hingga Rp 17.500/USD di RAPBN 2027

Prabowo Patok Rupiah Hingga Rp 17.500/USD di RAPBN 2027

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 10:54 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×