Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB
SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit
Commercial and External Affairs Director PT SiCepat Ekspres, Imam Sedayu Pusponegoro. [Suara.com/Novi Suci]
baca 10 detik
  • SiCepat Ekspres memproyeksikan industri logistik nasional mampu mencapai pertumbuhan dua digit di tengah tantangan ekonomi global tahun ini.
  • Ekonomi digital yang konsisten tumbuh tinggi menjadi faktor utama pendorong ekspansi industri logistik melalui sektor perdagangan elektronik.
  • Perusahaan logistik terus melakukan inovasi operasional dan efisiensi moda transportasi untuk menjaga permintaan di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Suara.com - Industri logistik nasional diperkirakan masih akan melanjutkan tren pertumbuhan positif sepanjang tahun ini. Di tengah tantangan kenaikan biaya energi hingga ketidakpastian geopolitik global, SiCepat Ekspres tetap optimistis sektor logistik masih mampu mencatatkan pertumbuhan dua digit.

Commercial and External Affairs Director SiCepat Ekspres Imam Sedayu Pusponegoro mengatakan kinerja industri logistik pada kuartal pertama menunjukkan perkembangan yang cukup baik dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

"Jadi kuartal pertama kita bisa bilang cukup bagus. Cukup bagus compare to kuartal pertama tahun 2023, tumbuh gitu ya. Artinya kita melihat bahwa tren ini masih terus berlangsung," kata Imam dalam program Executive Talk Suara.com, Rabu (20/5/2026).

SiCepat Terdekat Tasikmalaya. Ilustrasi cabang SiCepat Jalan Mangkubumi Tasikmalaya. (Google Maps/ Hilman Maulana)
Ilustrasi gerai SiCepat. (Google Maps/ Hilman Maulana)

Ia mengungkapkan proyeksi pertumbuhan logistik nasional tahun ini yang berada di kisaran 9,3 persen masih berpeluang meningkat, terutama bagi perusahaan yang fokus pada sektor ekonomi digital.

Menurut Imam, pertumbuhan ekonomi digital yang secara konsisten berada di level tinggi menjadi faktor penting yang menopang industri logistik.

"Kalau bicara teman-teman logistik yang fokus di ekonomi digital, kita masih optimis bahwa bisa tumbuh di atas 10 persen, double digit," ujarnya.

Imam menjelaskan pertumbuhan ekonomi digital dalam beberapa tahun terakhir berada di kisaran 15-20 persen. Tren tersebut dinilai masih akan memberikan ruang ekspansi bagi industri logistik, terutama yang berkaitan dengan e-commerce, marketplace, dan social commerce.

"Karena kita lihat memang ekonomi digital ini dari tahun ke tahun pertumbuhannya bisa sekitar 15 sampai dengan 20 persen," katanya.

Meski demikian, Imam mengakui sejumlah tantangan masih membayangi industri logistik, mulai dari gejolak geopolitik global hingga pelemahan daya beli masyarakat.

baca juga

Namun dia menilai kondisi tersebut masih dapat diantisipasi melalui berbagai inovasi operasional, salah satunya dengan mencari moda transportasi yang lebih efisien.

"Again, itu kembali lagi bagaimana pelaku logistik ini bisa berinovasi. Kalau kita bisa merespons geopolitik tadi dengan membangun resiliency energi, kemudian ada perubahan moda dari air freight ke sea freight, biaya pengiriman yang lebih murah akan men-trigger demand," ucap Imam.

Dia menilai ongkos logistik yang lebih terjangkau berpotensi mendorong kembali aktivitas belanja masyarakat sehingga permintaan dapat kembali tumbuh.

"Kalau bicara apakah optimis? Selama kita bisa mengupayakan inovasi, kita cukup optimis," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen

Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:03 WIB

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:23 WIB

Tren Baru Lebaran, Banyak Warga RI Kirim Paket ke Luar Negeri untuk Keluarga

Tren Baru Lebaran, Banyak Warga RI Kirim Paket ke Luar Negeri untuk Keluarga

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:19 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Semakin Melorot, Gimana Nasib Harga Pertamax?

Harga Minyak Dunia Semakin Melorot, Gimana Nasib Harga Pertamax?

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 09:36 WIB

IHSG Mulai Bergerak ke Level 5.900 Pagi Ini

IHSG Mulai Bergerak ke Level 5.900 Pagi Ini

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 09:21 WIB

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Awal Pekan, Senin 6 Juli 2026

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Awal Pekan, Senin 6 Juli 2026

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 09:06 WIB

Harga Emas Antam Masih Sama Rp2,67 Juta/Gram, Layak untuk Dibeli

Harga Emas Antam Masih Sama Rp2,67 Juta/Gram, Layak untuk Dibeli

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 09:02 WIB

IHSG Uji Level 6.000: Cek 6 Saham Rekomendasi, BUMI Ikut Disebut

IHSG Uji Level 6.000: Cek 6 Saham Rekomendasi, BUMI Ikut Disebut

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 08:49 WIB

RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut

RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 08:39 WIB

Danantara Percepat Perampingan BUMN, Libatkan Kejagung hingga BPK

Danantara Percepat Perampingan BUMN, Libatkan Kejagung hingga BPK

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 08:34 WIB

Komisi Ojol 8% Berlaku, Pendapatan Naik? Ini Kata Driver Ojol!

Komisi Ojol 8% Berlaku, Pendapatan Naik? Ini Kata Driver Ojol!

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 07:42 WIB

Perempuan Tak Lagi Perlu Buktikan Mampu, Kini Tantangannya Akses Modal hingga Teknologi

Perempuan Tak Lagi Perlu Buktikan Mampu, Kini Tantangannya Akses Modal hingga Teknologi

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 07:34 WIB

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

×