Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:19 WIB
IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000
Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
  • IHSG melemah 0,81 persen ke level 6.045 pada perdagangan pagi hari Jumat, 22 Mei 2026 di Bursa Efek Indonesia.
  • Sebanyak 445 saham mengalami penurunan nilai akibat kekhawatiran pasar terhadap stabilitas makroekonomi serta risiko neraca pembayaran Indonesia.
  • BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG tetap dalam tren bearish dengan level support terdekat berada pada area psikologis 6.000.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tak berdaya pada awal perdagangan, Jumay, 22 Mei 2026. IHSG dibuka memerah 6.065.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.06 WIB, IHSG masih jatuh ke jurang 0,81 persen ke level 6.045.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,38 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,67 triliun, serta frekuensi sebanyak 177.400 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 132 saham bergerak naik, sedangkan 445 saham mengalami penurunan, dan 382 saham tidak mengalami pergerakan.

Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, TMPO, CITY, ESIP, PPGL, PKPK.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, RONY, LCKM, SOTS, IRSX, RALS.

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksikan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari ini setelah sehari sebelumnya anjlok hingga mendekati level psikologis 6.000.

Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan terakhir ditutup melemah 3,54 persen ke level 6.094 dengan aksi jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp 508 miliar di pasar reguler.

Pelemahan IHSG terjadi di tengah penguatan mayoritas bursa regional Asia serta penurunan harga minyak dunia. Sentimen global cenderung positif setelah muncul perkembangan terkait pembahasan proposal damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Namun, pasar domestik justru dibayangi kekhawatiran terhadap stabilitas makroekonomi Indonesia. Hal itu dipicu oleh pernyataan S&P Global Ratings yang menilai wacana pengendalian ekspor berpotensi menekan kinerja ekspor nasional, penerimaan pemerintah, hingga meningkatkan risiko terhadap neraca pembayaran Indonesia.

"Pasar juga merespons pernyataan S&P Global Ratings yang menilai wacana pengendalian ekspor berpotensi menekan kinerja ekspor, penerimaan pemerintah, serta meningkatkan risiko terhadap neraca pembayaran Indonesia," tulis riset BRI Danareksa Sekuritas.

Dari sisi teknikal, BRI Danareksa Sekuritas menilai IHSG masih berada dalam tren bearish. Level support terdekat diperkirakan berada di area 6.000, sementara support lanjutan di level 5.900. Adapun area resistance berada di kisaran 6.400.

Pelaku pasar juga disebut akan mencermati sejumlah data ekonomi penting, mulai dari Current Account Balance hingga pertumbuhan jumlah uang beredar atau M2 Money Supply yang dapat memengaruhi arah pergerakan pasar berikutnya.

Sementara itu, dari pasar global, indeks utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya. Dow Jones Industrial Average naik 0,55 persen ke level 50.285,66. Kemudian S&P 500 menguat 0,17 persen menjadi 7.445,72 dan Nasdaq Composite bertambah 0,087 persen ke posisi 26.293,10.

Untuk rekomendasi saham, BRI Danareksa Sekuritas menjagokan saham CPIN dan AMRT sebagai pilihan menarik untuk dicermati investor.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik

Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:47 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:49 WIB

Terkini

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:06 WIB

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:28 WIB

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:05 WIB

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:53 WIB

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:38 WIB

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:38 WIB