Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.394,125
LQ45 627,469
Srikehati 306,090
JII 380,924
USD/IDR 17.839

Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik

M Nurhadi

Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:47 WIB
Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik
Pekerja mengamati layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
baca 10 detik
  • Sektor barang konsumsi di Indonesia terbukti tangguh menghadapi berbagai tantangan makroekonomi berkat kekuatan daya beli masyarakat domestik.
  • Pemerintah mendukung stabilitas konsumsi melalui berbagai program stimulus untuk menjaga daya beli rumah tangga di tengah tantangan ekonomi.
  • BNI Sekuritas merekomendasikan sektor konsumsi sebagai aset investasi defensif dengan potensi kenaikan harga saham dalam jangka menengah.

Suara.com - Di tengah ketidakpastian regulasi yang menyelimuti sejumlah sektor industri di Indonesia, sektor barang konsumsi (consumer goods) justru memperlihatkan posisi yang kian solid.

Para analis menilai sektor ini tetap menjadi pilihan utama bagi investor yang mencari aset defensif dengan sensitivitas rendah terhadap fluktuasi suku bunga maupun volatilitas nilai tukar mata uang asing.

Secara historis, daya tahan sektor konsumer domestik telah teruji melewati berbagai badai makroekonomi besar.

Mulai dari Krisis Keuangan Global, fenomena taper tantrum, anjloknya harga komoditas, pandemi Covid-19, hingga periode pelemahan nilai tukar Rupiah, sektor ini tetap mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan yang tangguh.

Meskipun perusahaan di sektor ini sempat menghadapi tekanan pada laba bersih (earnings) akibat inflasi harga bahan baku dan depresiasi Rupiah, sebagian besar emiten papan atas terbukti memiliki pricing power yang kuat.

Kekuatan dalam menentukan harga ini memungkinkan mereka untuk memulihkan margin keuntungan secara bertahap seiring berjalannya waktu.

Risiko Kebijakan yang Terkendali

Berbeda dengan sektor pertambangan atau industri berat yang rentan terhadap intervensi kebijakan, risiko regulasi di sektor konsumer dinilai relatif lebih moderat.

Sebagian besar kebijakan pemerintah saat ini memang menyentuh sisi hulu, seperti regulasi impor gandum pakan, tepung kedelai, dan gula rafinasi. Namun, dampak dari aturan tersebut di sisi hilir dinilai masih dalam batas yang dapat dikelola dengan baik oleh pelaku industri.

baca juga

Selain itu, dukungan pemerintah melalui berbagai program perlindungan daya beli rumah tangga—seperti subsidi bahan bakar, langkah stimulus fiskal, hingga program makanan bergizi gratis—menjadi bantalan kuat bagi konsumsi domestik.

Rupiah yang lebih stabil juga memberikan angin segar bagi perusahaan produsen bahan pokok yang mengandalkan bahan baku impor, sementara sektor ritel akan diuntungkan melalui peningkatan Same Store Sales Growth (SSSG) akibat daya beli masyarakat yang terjaga.

Saat ini, valuasi sektor konsumer telah menyentuh posisi terendah secara siklus. Ditambah dengan tingkat kepemilikan institusional yang masih tergolong rendah, kondisi ini menciptakan pengaturan teknikal yang sangat mendukung potensi re-rating atau kenaikan harga saham dalam jangka menengah.

Dalam pandangan BNI Sekuritas, emiten di sektor staples (kebutuhan pokok) menawarkan karakteristik yang sangat defensif. Di sisi lain, sektor ritel memberikan potensi keuntungan (upside) yang lebih besar apabila momentum konsumsi masyarakat kembali menguat secara signifikan.

Berdasarkan analisis tersebut, BNI Sekuritas menetapkan sektor konsumer sebagai preferensi utama dalam portofolio investasi defensif. Untuk pilihan saham (top picks), BNI Sekuritas merekomendasikan investor untuk mencermati saham PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).

Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan analisis pasar dan rekomendasi sekuritas. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Selalu lakukan riset mandiri atau berkonsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan transaksi saham.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:49 WIB

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Asing Kabur Bawa Dana Rp 51,42 T dari Pasar Saham Hari Ini, ANTM Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:54 WIB

Zona Merah Lagi, IHSG Ditutup Anjlok ke Level 6.094

Zona Merah Lagi, IHSG Ditutup Anjlok ke Level 6.094

Foto | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:17 WIB

IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!

IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:08 WIB

Terkini

Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi

Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi

Jakarta | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Ahli Sebut Penyitaan Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Harus Didahului Pidana Asal

Ahli Sebut Penyitaan Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Harus Didahului Pidana Asal

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Mebidang

Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Mebidang

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Perempuan Adat Gelar Aksi Tolak PSN Mbay Lambo, Aparat: Wah Saya Lagi Nonton Film Porno

Perempuan Adat Gelar Aksi Tolak PSN Mbay Lambo, Aparat: Wah Saya Lagi Nonton Film Porno

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Anak Kris Dayanti Terpilih Jadi Paskibra, Netizen Malah Umbar Komentar Jahat Soal Ordal

Anak Kris Dayanti Terpilih Jadi Paskibra, Netizen Malah Umbar Komentar Jahat Soal Ordal

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Hanya Melempar Senyum, Wakil Rektor Unsoed Terpantau Jalani Pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas

Hanya Melempar Senyum, Wakil Rektor Unsoed Terpantau Jalani Pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas

Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas

Riau | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Tips Masak Nasi Pakai Rice Cooker agar Hasilnya Pulen, Segini Takaran Airnya!

Tips Masak Nasi Pakai Rice Cooker agar Hasilnya Pulen, Segini Takaran Airnya!

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora

Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:06 WIB

×