Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

IHSG Ambruk 2,53% dan 624 Saham Anjlok di Sesi I, TINS Bisa Jadi Pilihan Investor

Achmad Fauzi

Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:48 WIB
IHSG Ambruk 2,53% dan 624 Saham Anjlok di Sesi I, TINS Bisa Jadi Pilihan Investor
IHSG kembali ambruk lagi sesi I ini. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG melemah 147 poin atau 2,53 persen ke level 5.692 pada sesi pertama perdagangan Jumat, 5 Juni 2026.
  • Pelemahan dipicu ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah akibat negosiasi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang rapuh.
  • Sentimen negatif lain berasal dari kekhawatiran arus keluar modal asing serta rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat periode Mei.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk lagi pada perdagangan sesi I, Jumat, 5 Juni 2026. IHSG pada sesi pertama perdagangan turun 147 poin atau 2,53 persen ke level 5.692.

Berdasarkan riset Pilarmas Investindo Sekuritas, menjelaskan pelemahan IHSG sejalan dengan tekanan yang juga terjadi di bursa saham Asia.

Pelaku pasar masih dibayangi ketidakpastian terkait proses gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang dinilai masih rapuh.

"Laporan tentang negosiasi yang terhenti kontras dengan pernyataan Presiden Donald Trump bahwa pembicaraan terus berlanjut dan hampir selesai, membuat pasar waspada terhadap risiko geopolitik baru di Timur Tengah," tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya.

Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan negosiasi perdamaian dengan Iran mendekati tahap akhir dan mengisyaratkan tidak ingin kembali ke konflik berskala penuh. Namun di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut belum ada kemajuan berarti dalam pembicaraan tersebut.

Ketidakpastian semakin bertambah setelah kelompok Hizbullah yang didukung Iran menolak proposal gencatan senjata yang dimediasi AS antara Israel dan Lebanon.

Selain perkembangan geopolitik, perhatian investor juga tertuju pada laporan ketenagakerjaan AS periode Mei yang dinilai dapat memberikan petunjuk mengenai kondisi pasar tenaga kerja serta arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau The Fed.

Pilarmas menilai data tenaga kerja AS yang masih menunjukkan ketahanan ekonomi berpotensi memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun. Kondisi tersebut dipicu kekhawatiran terhadap tekanan inflasi akibat kenaikan harga energi yang dipengaruhi konflik di Timur Tengah.

Dari dalam negeri, tekanan terhadap IHSG masih dipengaruhi oleh pelemahan nilai tukar rupiah serta kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi berlanjutnya arus keluar modal asing atau capital outflow.

Sentimen lain yang turut membebani pasar adalah kegelisahan investor terkait kemungkinan peninjauan atau reklasifikasi status pasar modal Indonesia oleh MSCI. Meski demikian, sebelumnya Bursa Efek Indonesia menyatakan optimistis Indonesia tetap mempertahankan status sebagai emerging market dalam penilaian MSCI tahun ini.

Untuk rekomendasi perdagangan, Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan beli saham PT Timah Tbk (TINS) dengan area support dan resistance pada level 3.100 hingga 3.390.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan sesi I ini, sebanyak 23,37 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 21,07 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,29 juta kali.

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 115 saham bergerak naik, sedangkan 624 saham mengalami penurunan, dan 220 saham tidak mengalami pergerakan.

Pada sesi pertama perdagangan hari ini, saham-saham yang mencatatkan kenaikan terbesar antara lain MPRO, ABDA, RGAS, TPIA, dan MUTU.

Sementara saham yang mengalami pelemahan terdalam adalah APIC, WEHA, ALKA, ASPR, dan CBUT.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beli Saham Global Kini Bisa Lewat Token Kripto

Beli Saham Global Kini Bisa Lewat Token Kripto

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:28 WIB

IHSG Tiba-tiba Hijau Saat Pembukaan Jumat Pagi ke Level 5.846, Saham TPIA Jagoan

IHSG Tiba-tiba Hijau Saat Pembukaan Jumat Pagi ke Level 5.846, Saham TPIA Jagoan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:14 WIB

IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini

IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:18 WIB

Terkini

3 Aturan yang Bisa Bikin IHT Bangkrut Menurut Para Buruh

3 Aturan yang Bisa Bikin IHT Bangkrut Menurut Para Buruh

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:02 WIB

Jakarta dan Bali 100 Persen Teraliri Listrik, Bagaimana Nasib Wilayah Lainnya?

Jakarta dan Bali 100 Persen Teraliri Listrik, Bagaimana Nasib Wilayah Lainnya?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:55 WIB

Ekspor Satu Pintu Mulai Jalan, Ini Daftar Tugas-tugas Danantara Sumberdaya Indonesia

Ekspor Satu Pintu Mulai Jalan, Ini Daftar Tugas-tugas Danantara Sumberdaya Indonesia

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:48 WIB

Penyebab Rupiah Terus Merosot, Nilai Tukarnya Rp18.066 per Dolar Hari Ini

Penyebab Rupiah Terus Merosot, Nilai Tukarnya Rp18.066 per Dolar Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:29 WIB

Update Harga Pangan: Cabai dan Daging Murah, Minyak Goreng Melonjak Naik

Update Harga Pangan: Cabai dan Daging Murah, Minyak Goreng Melonjak Naik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:07 WIB

Data Center Terisi Penuh Sebelum Operasi, Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam

Data Center Terisi Penuh Sebelum Operasi, Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:49 WIB

Telkom Luncurkan AIcosystem, Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri

Telkom Luncurkan AIcosystem, Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:38 WIB

Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI

Pelemahan Rupiah ke Rp 18.000 Ikut Ancam Industri Minuman Kemasan RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:21 WIB

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:08 WIB

Kata Toko Ritel Mewah Milik Djarum Soal Kehadiran Kopdes Merah Putih

Kata Toko Ritel Mewah Milik Djarum Soal Kehadiran Kopdes Merah Putih

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:02 WIB