Beli Saham Global Kini Bisa Lewat Token Kripto

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:28 WIB
Beli Saham Global Kini Bisa Lewat Token Kripto
Ilustrasi perdagangan saham di Wall Street. [Pexels].
baca 10 detik
  • Bitget luncurkan Stocks 2.0 dengan sistem saham token 1:1.
  • Volume trading saham token Bitget tembus US$1 miliar.
  • Saham Apple hingga NVIDIA kini bisa diperdagangkan via token.

Suara.com - Platform exchange kripto global Bitget resmi meluncurkan Bitget Stocks 2.0, versi terbaru produk saham berbentuk token (tokenized stocks) yang diklaim menghadirkan likuiditas lebih tinggi, transparansi aset yang lebih baik, dan efisiensi modal bagi investor yang ingin mengakses pasar saham global melalui teknologi blockchain.

Produk yang diterbitkan oleh Reality tersebut memungkinkan pengguna memperdagangkan saham-saham global dalam bentuk token dengan dukungan penuh ekosistem Bitget, termasuk akses trading dan keamanan aset.

Peluncuran Stocks 2.0 menjadi langkah agresif Bitget dalam memperluas pasar Real World Assets (RWA) yang tengah berkembang pesat. Melalui pembaruan ini, investor dapat memperoleh eksposur terhadap saham-saham global dengan mekanisme pemetaan ekonomi 1:1 terhadap aset dasarnya.

Bitget menyebut produk terbaru ini menawarkan pengalaman trading yang lebih dekat dengan pasar saham konvensional melalui likuiditas yang lebih dalam, eksekusi transaksi lebih cepat, serta biaya transaksi yang lebih rendah.

Selain itu, pengguna dapat melakukan transaksi langsung menggunakan stablecoin USDT. Dividen tunai yang dibagikan emiten akan dikonversi ke USDT dan dikreditkan ke akun pengguna, sementara dividen saham serta aksi korporasi seperti stock split dan reverse split akan disesuaikan secara otomatis pada kepemilikan token.

CEO Bitget, Gracy Chen, menilai tokenisasi aset akan menjadi tren besar dalam industri keuangan global dalam beberapa tahun ke depan.

“Menjelang 2030, lebih dari 10% aset keuangan global berpotensi ditokenisasi. Transformasi ini akan didorong oleh akses yang lebih luas, kedalaman pasar, dan kepatuhan regulasi,” ujarnya.

Keunggulan lain yang ditawarkan adalah biaya transaksi yang relatif kompetitif. Bitget menetapkan biaya dasar sebesar 0,1%, sementara biaya Maker/Taker dapat mencapai 0,05% melalui penggunaan token BGB.

Peluncuran Stocks 2.0 juga memperkuat posisi Bitget sebagai salah satu pelopor perdagangan saham yang ditokenisasi. Per Januari 2026, volume perdagangan kumulatif saham token di platform tersebut telah menembus US$1 miliar, sedangkan volume futures saham tercatat melampaui US$10 miliar.

baca juga

Pada tahap awal, Bitget menghadirkan 36 aset saham dan ETF populer yang telah ditokenisasi, termasuk saham Apple, Amazon, Meta, Tesla, Alphabet, NVIDIA, dan Microsoft.

Langkah ini menunjukkan semakin kaburnya batas antara pasar modal tradisional dan industri aset digital, sekaligus membuka peluang baru bagi investor untuk mengakses saham global melalui platform kripto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Tiba-tiba Hijau Saat Pembukaan Jumat Pagi ke Level 5.846, Saham TPIA Jagoan

IHSG Tiba-tiba Hijau Saat Pembukaan Jumat Pagi ke Level 5.846, Saham TPIA Jagoan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:14 WIB

IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini

IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:18 WIB

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:16 WIB

Terkini

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Sport | Senin, 07 September 2026 | 22:16 WIB

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

News | Senin, 07 September 2026 | 22:12 WIB

Raja Juli Belum Diperiksa KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing, Ini Alasannya

Raja Juli Belum Diperiksa KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing, Ini Alasannya

News | Senin, 07 September 2026 | 22:04 WIB

Pasokan Air Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Abu Vulkanik

Pasokan Air Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Abu Vulkanik

News | Senin, 07 September 2026 | 21:58 WIB

City Run di Surabaya, Menyusuri Rute Bersejarah Hingga Meracik Parfum

City Run di Surabaya, Menyusuri Rute Bersejarah Hingga Meracik Parfum

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 21:56 WIB

HAARP Disebut Bisa Picu Gempa dan Gunung Meletus, Ini Fakta Ilmiah yang Membantahnya

HAARP Disebut Bisa Picu Gempa dan Gunung Meletus, Ini Fakta Ilmiah yang Membantahnya

News | Senin, 07 September 2026 | 21:54 WIB

Prabowo Minta Semua Penduduk Punya Rekening Koran, Ini Alasannya

Prabowo Minta Semua Penduduk Punya Rekening Koran, Ini Alasannya

News | Senin, 07 September 2026 | 21:53 WIB

Abu Krakatau Serang Lampung, Kasus ISPA di Tanggamus Langsung Melonjak

Abu Krakatau Serang Lampung, Kasus ISPA di Tanggamus Langsung Melonjak

Lampung | Senin, 07 September 2026 | 21:47 WIB

Purbaya Minta Anggaran Kemenkeu Rp 49,8 Triliun di 2027, Ini Rincian Programnya

Purbaya Minta Anggaran Kemenkeu Rp 49,8 Triliun di 2027, Ini Rincian Programnya

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 21:45 WIB

×