Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Irwan Febri

Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB
1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun
Agen BRILink Bambang Marogono yang menjadi BRILink terbaik di Klaten pada 2021. (Suara.com/Irwan Febri)
  • Hingga Maret 2026, PT Bank Rakyat Indonesia mencatat sebanyak 1,18 juta agen BRILink telah beroperasi menjangkau pelosok desa.
  • BRI Cabang Klaten mencatat 1.108 agen aktif dengan total perputaran uang mencapai Rp1,13 triliun per April 2026.
  • Perluasan layanan BRILink berhasil meningkatkan inklusi keuangan serta memberikan kemudahan akses transaksi perbankan bagi masyarakat secara efisien.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI mencatat perluasan layanan keuangan berbasis keagenan melalui BRILink terus menunjukkan pertumbuhan signifikan di seluruh Indonesia.

Hingga akhir Maret 2026, jumlah Agen BRILink secara nasional telah melampaui 1,18 juta agen yang tersebar di 66.450 desa. Capaian tersebut setara dengan menjangkau lebih dari 80 persen total desa di Indonesia.

Ekspansi ini menunjukkan peran BRILink sebagai ujung tombak layanan keuangan inklusif yang mendekatkan akses perbankan hingga ke pelosok desa.

Seiring dengan capaian nasional tersebut, pertumbuhan BRILink juga terlihat di daerah, termasuk Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Di wilayah ini, tercatat sebanyak 1.108 agen BRILink aktif yang tersebar di berbagai kecamatan.

Jumlah tersebut menempatkan Klaten sebagai salah satu dari 10 kantor cabang dengan agen BRILink terbanyak dari total 33 kantor cabang di bawah Regional Office Yogyakarta, berdasarkan data per 21 April 2026.

Petugas Penunjang Bisnis Keagenan (PPBK) BRI Cabang Klaten, Sugeng Priyanto, saat meninjau agen BRILink Bambang Margono, Jumat (8/5/2026). (Suara.com/Irwan Febri)
Petugas Penunjang Bisnis Keagenan (PPBK) BRI Cabang Klaten, Sugeng Priyanto, saat meninjau agen BRILink Bambang Margono, Jumat (8/5/2026). (Suara.com/Irwan Febri)

"Klaten kebetulan BRI unitnya banyak, sekitar 32 unit. Semakin banyak unitnya, semakin banyak agen BRILink. Jadi, salah satu dengan jumlah agen BRILink terbanyak se-Kanwil Yogyakarta," kata Petugas Penunjang Bisnis Keagenan (PPBK) BRI Cabang Klaten, Sugeng Priyanto, kepada Suara.com.

Bahkan, pencapaian BRI Cabang Klaten dalam pengembangan BRILink pernah menempati posisi kedua dari 33 cabang BRI di RO Yogyakarta pada medio tahun 2022-2023.

"Dulu ada peringkat, sekitar tahun 2022-2023. Peringkatnya berdasarkan nilai-nilai, ada jumlah agen, fee based income, transaksi, sales volume, dan lain-lain. Itu peringkat dua," imbuhnya.

Jumlah Transaksi Tembus 1 Juta, Perputaran Uang Rp1,13 Triliun

Tingginya aktivitas masyarakat melalui BRILink terlihat dari jumlah transaksi yang terus tumbuh. Hingga 22 April 2026, transaksi BRILink di Klaten tercatat lebih dari 1 juta transaksi.

Total sales volume atau perputaran uang yang tercatat mencapai Rp1,13 triliun hingga 22 April 2026. Aktivitas tersebut turut menyumbang fee based income (FBI) bagi BRI Cabang Klaten sebesar lebih dari Rp1,9 miliar.

Angka itu menunjukkan bahwa BRILink kini tidak hanya menjadi layanan tambahan, tetapi juga menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi masyarakat di Klaten.

Pemilik agen BRILink, Bambang Margono, saat melayani kosumen di tokonya. (Suara.com/Irwan Febri)
Pemilik agen BRILink, Bambang Margono, saat melayani kosumen di tokonya. (Suara.com/Irwan Febri)

"Kalau agen BRILink kan tujuan utamanya fee based, uang yang dihasilkan dari agen BRILink untuk BRI di Klaten. Tahun ini sampai April sudah sekitar Rp1,9 miliar," ujar Sugeng.

Ia menambahkan, skema pembagian fee antara BRI dan agen bersifat proporsional.

"Nanti fee kan pembagiannya fitfy-fifty, buat agen 50 persen dan BRI 50 persen. Kalau BRI dapat Rp1,9 M, agen minimal juga Rp1,9 M juga atau bahkan lebih karena kan dapat dari nasabah secara langsung juga," lanjut alumni UNY tersebut.

Salah satu agen BRILink di Klaten,  Bambang Margono, pun mengaku sehari-sehari mampu melayani rata-rata 70 transaksi selama lima bulan terakhir. Sejak menjadi agen dari tahun 2013, dirinya merasakan peningkatan ekonomi yang signifikan.

Hasil dari menjadi agen mampu membuatnya membeli toko dan dulunya disewa. Ia juga membeli tiga tanah di sekitar rumahnya sebagai investasi di masa tua.

"Alhamdulillah punya pemasukan. Toko ini dulu ngontrak, waktu masih pertama jadi agen BRILink. Sekarang toko sudah jadi milik sendiri dan direnovasi seperti sekarang," ungkap Bambang.

"Tiap hari bisa megang uang, bisa beli tanah, sudah tiga kali. Motor yang dulunya tidak baru yang bisa beli baru. Mudah-mudahan ya semakin maju usahanya," lanjutnya.

Manfaat BRILink Dirasakan Masyarakat

Keberadaan agen yang tersebar hingga desa-desa membuat masyarakat lebih mudah melakukan transaksi menjadi lebih fleksibel, tidak terbatas jam kerja bank.

Keberadaan agen BRILink turut membantu meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat karena layanan perbankan kini semakin mudah dijangkau.

Petugas Penunjang Bisnis Keagenan (PPBK) BRI Cabang Klaten, Sugeng Priyanto, saat meninjau agen BRILink Bambang Margono, Jumat (8/5/2026). (Suara.com/Irwan Febri)
Petugas Penunjang Bisnis Keagenan (PPBK) BRI Cabang Klaten, Sugeng Priyanto, saat meninjau agen BRILink Bambang Margono, Jumat (8/5/2026). (Suara.com/Irwan Febri)

"Dampaknya sekarang, masyarakat kapanpun dan berapapun bisa. Kalau di bank terbatas waktu, dari jam 8 sampai jam 3 sore," ujar Sugeng.

"Kalau di agen BRILink kan tidak ada batasan waktu. Nasabah mau bangun tidur ke agen BRILink bisa. Kalau dulu harus ke kantor nunggu kantor dulu," lanjutnya.

"Sekarang bangun tidur belum mandi mau langsung transaksi transfer dan tarik tunai bisa, tidak harus ke bank. Mau malam misalkan anaknya ngekos sekolah di luar daerah, butuh uangnya malam bisa setor malam," tuturnya menambahkan.

Hal ini turut dirasakan oleh Puji Astuti selaku nasabah di Klaten yang kerap menggunakan BRILink. Menurutnya, bertransaksi di BRILink lebih efisien karena tidak perlu mengantre.

Ia bahkan berharap semakin banyak adanya BRILink di desa. Bahkan, harapannya bisa ada di setiap RW (Rukun Warga) atau dukuh.

Pelanggan BRILink Bambang Margono, yakni Puji Astuti, usai melakukan transaksi pada Jumat (8/5/2026). (Suara.com/Irwan Febri)
Pelanggan BRILink Bambang Margono, yakni Puji Astuti, usai melakukan transaksi pada Jumat (8/5/2026). (Suara.com/Irwan Febri)

"Saya sering ke BRILink karena lebih efisien waktunya sama tidak usah antre. Dekat dari rumah. Aslinya BRI juga dekat, tapi antre," ujar Puji Astuti.

"Kalau bisa ya lebih merata. Ini kan tempat ramai ya. Kalau yang tempat, seperti warung-warung sekitar rumah per dukuh atau RW ada. Harapannya lebih banyak lagi," imbuhnya.

Meski jumlah agen terus meningkat, BRI Cabang Klaten menegaskan bahwa fokus utama saat ini bukan hanya kuantitas, tetapi kualitas agen aktif.

“Sebenarnya kami tidak mengejar kuantitas, lebih ke kualitas. Kalau jumlah sebenarnya banyak, ada 4.614. Tapi yang aktif transaksi 1.108 tadi,” ujar Sugeng.

“Sekarang kami fokus di 2026, dari yang sebelumnya belum aktif transaksi menjadi aktif transaksi. Memperbaiki kualitasnya, bukan hanya menambah jumlah,” tuturnya menutup.

Dari jaringan agen yang terus berkembang hingga perputaran uang yang mencapai triliunan rupiah, BRILink di Klaten menunjukkan bagaimana layanan keuangan sederhana dari warung-warung kecil mampu menjadi penggerak besar ekonomi masyarakat, sekaligus mendekatkan akses perbankan hingga ke pelosok desa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipastikan Degradasi, Semen Padang Janji Tetap Profesional saat Hadapi Persebaya Surabaya

Dipastikan Degradasi, Semen Padang Janji Tetap Profesional saat Hadapi Persebaya Surabaya

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:34 WIB

Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United

Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:04 WIB

Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?

Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:52 WIB

Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung

Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:45 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Hanya Satu yang Tercecer! 17 Tim Liga 1 Lolos Lisensi, PSBS Biak Ada Apa?

Hanya Satu yang Tercecer! 17 Tim Liga 1 Lolos Lisensi, PSBS Biak Ada Apa?

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:31 WIB

Terkini

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:14 WIB

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:48 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:09 WIB

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:06 WIB

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:54 WIB

Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu

Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:20 WIB