IHSG Hancur Lebur di Sesi 1, Saham BBCA dan Big Banks Catat Harga Termurah!

M Nurhadi

Senin, 08 Juni 2026 | 12:54 WIB
IHSG Hancur Lebur di Sesi 1, Saham BBCA dan Big Banks Catat Harga Termurah!
Gedung Bank Central Asia (BCA) di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia anjlok sebesar 2,87% pada perdagangan Senin, 8 Juni 2026.
  • Pelemahan indeks dipicu oleh aksi lepas saham perbankan besar serta depresiasi Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat.
  • Tekanan jual investor global menyebabkan mayoritas saham di bursa domestik mengalami koreksi harga secara masif hari ini.

Suara.com - Pasar modal Indonesia mengalami tekanan hebat pada perdagangan awal pekan, Senin (8/6/2026). Saham-saham perbankan berkapitalisasi pasar raksasa (big banks) atau kategori KBMI IV kembali berguguran secara masif, yang secara langsung menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ke zona merah dengan koreksi yang sangat dalam.

Sejak bel pembukaan perdagangan pagi, IHSG terpantau langsung anjlok sebanyak 214 poin atau sekitar 3,75% ke level 5.390. Penurunan tajam di awal paruh waktu ini dilaporkan melampaui rata-rata pelemahan yang terjadi di mayoritas bursa saham kawasan Asia.

Tekanan jual yang belum mereda sepanjang perdagangan membuat IHSG sempat menyentuh titik terendahnya di level 5.346,33 atau merosot hingga 245 poin (4,36%) dari basis penutupan sebelumnya.

Pada penutupan perdagangan sesi I siang ini, IHSG akhirnya sedikit memangkas jarak pelemahan dan bertengger di level 5.434,30, atau terkoreksi sebesar 160,46 poin (2,87%). Indeks LQ45 juga ikut turun sebesar 2,77% ke posisi 542,32.

Merosotnya kepercayaan pasar di lantai bursa ini sejalan dengan volatilitas tinggi yang melanda nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS).

Mata uang Garuda dilaporkan melemah tipis hingga melampaui level psikologis baru dengan menyentuh kisaran Rp18.121 hingga Rp18.169 per Dolar AS.

Secara akumulatif, kejatuhan nilai tukar Rupiah terpantau telah ambles lebih dari 10% jika dihitung sejak awal tahun (year to date/ytd). Tekanan ini kian diperberat oleh pergerakan komoditas energi global, di mana harga minyak mentah jenis Brent bertengger di level US$97,07 per barel.

Sektor Perbankan KBMI IV Jadi Pemberat Indeks

Sektor perbankan raksasa yang biasanya menjadi motor penggerak indeks justru menjadi lagging movers utama akibat aksi lepas saham oleh investor global:

baca juga
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Mengalami penurunan signifikan hingga sempat menyentuh Rp4.900 per lembar, sebelum ditutup di level Rp4.960 atau melemah 2,27% pada sesi I dengan nilai transaksi mencapai Rp2,02 triliun.
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Sempat ambles hingga 4,01% ke level Rp2.630, dan berakhir di posisi Rp2.660 atau minus 2,92% di sesi I dengan total perputaran modal sebesar Rp1,06 triliun.
  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Terkoreksi ke harga Rp3.750, sebelum parkir di level Rp3.820 per lembar saham atau turun tipis 0,52%.
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI): Mengalami pelemahan sebesar Rp130 atau drop 4,05% dan tertahan di posisi Rp3.080.
Saham BBCA catat rekor terburuk [Stockbit]
Saham BBCA catat rekor terburuk [Stockbit]

Selain sektor perbankan, saham telekomunikasi pelat merah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga menjadi penekan utama pergerakan indeks setelah harganya longsor sebesar 11,96% ke level Rp2,430.

Data perdagangan BEI mencatat total nilai transaksi pada paruh pertama hari ini mencapai Rp12,92 triliun, di mana porsi pasar reguler menyumbang sebesar Rp12,53 triliun dan pasar negosiasi sebesar Rp388,15 miliar. Adapun volume saham yang berpindah tangan mencapai 20,24 miliar lembar saham.

Kondisi pasar secara umum menunjukkan dominasi tren bearish yang kuat, di mana sebanyak 973 saham harganya rontok, 192 saham bergerak stagnan, dan hanya 132 saham yang berhasil mencatatkan kenaikan harga.

Di tengah kejatuhan pasar, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) tampil anomali menjadi motor penggerak utama (leading mover).

Saham TPIA meroket hingga 21,07% (naik Rp275) ke level Rp1.580 per lembar saham dan diperdagangkan aktif sebanyak 139.867 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp1,7 triliun.

Beberapa emiten lain yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah STAR (+22,76%), OBAT (+22,28%), GRIA (+21,21%), serta CTBN yang naik Rp1.225 menjadi Rp7,450. Sebaliknya, posisi top losers dipimpin oleh saham ritel kesehatan SRAJ yang anjlok 15,00% ke level Rp10.200, disusul oleh ANJT (-14,95%) dan SUPA (-14,89%).

Disclaimer: Artikel berita ini disusun berdasarkan rangkuman data real-time perdagangan Bursa Efek Indonesia sesi I tanggal 8 Juni 2026. Berita ini bersifat informatif seputar situasi pasar modal dan tidak dimaksudkan sebagai saran, instruksi, atau rekomendasi untuk melakukan transaksi jual-beli instrumen keuangan tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asing Lepas Saham Perbankan Triliunan Rupiah Hingga Sesi I, BBCA Paling Banyak

Asing Lepas Saham Perbankan Triliunan Rupiah Hingga Sesi I, BBCA Paling Banyak

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:41 WIB

Rupiah Jebol Rp18.110 dan IHSG Ambles 3%, Pasar Tak Percaya Jurus Baru Perry dan Purbaya?

Rupiah Jebol Rp18.110 dan IHSG Ambles 3%, Pasar Tak Percaya Jurus Baru Perry dan Purbaya?

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:50 WIB

IHSG Anjlok Parah Saat Rupiah Melemah Rp18.126, Analis Sebut Bisa Lebih Parah

IHSG Anjlok Parah Saat Rupiah Melemah Rp18.126, Analis Sebut Bisa Lebih Parah

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:37 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Susut Rp23 Triliun Dalam Sebulan, Tapi Rupiah Kian Melemah

Cadangan Devisa Indonesia Susut Rp23 Triliun Dalam Sebulan, Tapi Rupiah Kian Melemah

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:03 WIB

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 10:36 WIB

Saat Rupiah Kian Tertinggal, Jangan Keliru Membaca Ramainya Wisata Belanja

Saat Rupiah Kian Tertinggal, Jangan Keliru Membaca Ramainya Wisata Belanja

Your Say | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Bentuk Apresiasi, SPX Express Beri Hadiah Umrah untuk 10 Kurir Berprestasi

Bentuk Apresiasi, SPX Express Beri Hadiah Umrah untuk 10 Kurir Berprestasi

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Mengapa Botoh Pilkades Sulit Diberantas dan Bagaimana Mereka Merusak Demokrasi Desa?

Mengapa Botoh Pilkades Sulit Diberantas dan Bagaimana Mereka Merusak Demokrasi Desa?

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Bukan dari Iklan! Media Lokal Yogyakarta Ini Bertahan Hidup Lewat Event dan Konten, Begini Taktiknya

Bukan dari Iklan! Media Lokal Yogyakarta Ini Bertahan Hidup Lewat Event dan Konten, Begini Taktiknya

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Rumor Naturalisasi Taisei Marukawa Bikin Lawan-lawan Timnas Indonesia Ketar-ketir

Rumor Naturalisasi Taisei Marukawa Bikin Lawan-lawan Timnas Indonesia Ketar-ketir

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Peringatan Dini BMKG, 13 Kecamatan di Jakarta Berpotensi Diterpa Angin Kencang

Peringatan Dini BMKG, 13 Kecamatan di Jakarta Berpotensi Diterpa Angin Kencang

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Belanja Dini Hari Tumbuh 40,5 Persen, Brand F&B Punya Peluang Menjangkau Konsumen di Luar Jam Sibuk

Belanja Dini Hari Tumbuh 40,5 Persen, Brand F&B Punya Peluang Menjangkau Konsumen di Luar Jam Sibuk

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamine di Belawan Sudah Dipantau Aparat Sejak Agustus

Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamine di Belawan Sudah Dipantau Aparat Sejak Agustus

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:56 WIB

AFC Dukung Infantino Kembali Pimpin FIFA, Padahal Sempat Berseteru soal Proyek Rp71,8 Triliun

AFC Dukung Infantino Kembali Pimpin FIFA, Padahal Sempat Berseteru soal Proyek Rp71,8 Triliun

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Instruksikan Bersih-bersih Total

Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Instruksikan Bersih-bersih Total

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Nobar Film Bapak Paling Jujur, Anies Baswedan Bicara soal Integritas hingga Sentilan Politik

Nobar Film Bapak Paling Jujur, Anies Baswedan Bicara soal Integritas hingga Sentilan Politik

Entertainment | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:53 WIB

×